Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jatuhnya Sultan Andara! Kena Boikot Parah, Saham Ambruk, Raffi Ahmad Diambang Kehancuran?

Sabtu, 31 Oktober 2026 17:30 WIB

Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis

Sabtu, 31 Oktober 2026 16:59 WIB
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Sabtu, 31 Oktober 2026 16:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jatuhnya Sultan Andara! Kena Boikot Parah, Saham Ambruk, Raffi Ahmad Diambang Kehancuran?
  • Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis
  • Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November
  • Harry Kane Kalahkan Kylian Mbappe di Ballon d’Or 2026, Cuma Beda 28 Poin!
  • Hujan Turun Terus? Ini 5 Wisata Indoor di Bandung yang Bikin Liburan Tetap Asyik
  • Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut
  • Badai Boikot Paling Parah? Fakta Mengejutkan Dibalik Hancurnya Rans Carnival 2026!
  • Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

KPU KBB Kerahkan 4.808 Pantarlih untuk Coklit Data Pemilih Pilkada 2024

By Putra JuangSenin, 1 Juli 2024 17:52 WIB2 Mins Read
Monitoring pelaksanaan coklit di Desa Rancasenggang, Kecamatan Sindangkerta. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengerahkan 4.808 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dalam proses pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih untuk Pilkada serentak 2024.

Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman mengatakan, Coklit dilakukan di 2.562 tempat pemungutan suara (TPS) dengan daftar penduduk potensial pemilih pemilihan (DP4) sebanyak 1.315.016 jiwa.

“Coklit berlangsung satu bulan atau dari sejak 24 Juni hingga 24 Juli 2024. Petugas pantarlih akan mendatangi setiap rumah warga untuk mencocokkan data yang ada dengan kondisi real saat ini di lapangan. Jadi kepada masyarakat saya harapkan bisa menerima petugas kami dengan baik,” kata Ripqi di Padalarang, Minggu (30/6/2024).

Menurutnya, petugas Pantarlih melakukan Coklit pemilih berdasarkan data yang tersedia dalam DP4 serta pemilih terakhir pada Pemilu 2024 lalu.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Bandung Harap Proses Pilkada 2024 Berjalan Kondusif dan Sejuk

Hal ini dilakukan, kata Ripqi, untuk mengetahui data keluarga pemilih secara pasti. Sehingga akan diketahui data pemilih, apakah berkurang atau bertambah dibandingkan pemilu pada Februari 2024 lalu.

“Dalam satu bulan ini kita targetkan selesai, pada hari kelima sudah 20 persen yang terdata dalam Coklit. Ini juga untuk mengetahui apakah ada penambahan atau pengurangan jumlah pemilih. Kita harapkan selesai sesuai waktu,” katanya.

Baca Juga:  Jelang Pilkada 2024, Wenti Frihadianti Dicopot dari Jabatan Ketua KPU Kota Bandung

Namun demikian, Ripqi menjelaskan terdapat perbedaan antara coklit data pemilih Pemilu 2024 dengan Pilkada 2024. Coklit data pemilih Pilkada 2024 akan memperhatikan kondisi pemilih disabilitas dengan kemudahannya ke TPS.

“Itu tergantung pada kondisi geografis, tetapi dengan tetap memperhatikan satu KK (kartu keluarga) itu dalam satu TPS,” ungkapnya.

Ripqi menyebut, setiap TPS Pantarlih ditugaskan sebanyak satu sampai dua orang tergantung jumlah pemilih.

Baca Juga:  KPU Jabar Minta Persiapan Kebutuhan Logistik Pilkada 2024 Dikebut

“Ketentuannya jika satu TPS jumlah pemilihnya mencapai 600 orang, maka Pantarlih akan ditugaskan sebanyak 2 orang. Tapi jika pemilih di satu TPS dibawah 400, maka Pantarlih akan ditugaskan satu orang,” imbuhnya.

Untuk itu, Ripqi mengimbau kepada masyarakat agar dapat memberikan informasi yang benar terkait anggota keluarga dimaksud, sehingga kedepan masyarakat bisa menyalurkan hak pilih pada Pilkada di Kabupaten Bandung Barat nantinya.

“Prosesnya petugas meminta lembaran kartu keluarga untuk mencocokan. Jadi saya berharap masyarakat bisa membantu petugas Pantarlih dalam proses Coklit,” tandasnya. (Adv)

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat pilkada
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sapa Ribuan Warga di Jalak Harupat, Rajiv NasDem Buktikan Janji Kampanye Bukan Sekadar Pemanis

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Kemensos Proses Data Penerima Bansos Tahap 4, KPM Wajib Cek Hal Ini Sebelum November

Hanya Lemari Ini yang Utuh! Keajaiban Al-Qur’an Selamat dari Kebakaran Madrasah di Garut

Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak

Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025

Bansos

Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.