bukamata.id – Kebakaran hebat yang meluluhlantakkan sebuah madrasah di Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendadak menjadi sorotan tajam warganet di berbagai platform digital. Pasalnya, di tengah puing-puing bangunan yang hangus menjadi arang, ditemukan sebuah keajaiban yang membuat siapa pun bergidik takjub: tumpukan kitab suci Al-Qur’an di dalam sebuah lemari dilaporkan sama sekali utuh dan bersih dari jilatan api.
Momen luar biasa ini pertama kali mencuat ke publik setelah seorang anggota pemadam kebakaran yang bertugas di lokasi kejadian membagikannya lewat rekaman video. Hingga Sabtu (31/10/2026), tayangan tersebut terus menuai ribuan interaksi.
Dalam rekaman berdurasi singkat itu, sang petugas memperlihatkan kondisi bagian dalam lemari penyimpanan berwarna merah yang dikelilingi puing gosong. Anehnya, kitab-kitab suci di dalamnya tidak menunjukkan bekas terbakar sedikit pun.
“Kuasa Allah ini mah Bos. Yang lain mah terbakar, Al Qur’an mah tidak,” ujar petugas tersebut dalam rekaman yang sontak memancing decak kagum warganet.
Ragam komentar langsung membanjiri unggahan tersebut. Sebagian besar netizen merasa takjub lantaran fenomena itu di luar nalar manusia. Terlebih, di sekitar lokasi penyimpanan terdapat benda-benda yang secara teori fisika sangat mudah memicu ledakan besar saat terkena hawa panas ekstrem.
“Padahal ada (pewangi ruangan) yg mengandung gas harusnya meledak dan teebakar… Logika manusia gak bakalan nyampe ternyata,” tulis pemilik akun @shi**********.
Berdasarkan penelusuran, insiden nahas ini terjadi di kawasan Padasuka, Kecamatan Cikajang, Garut, pada Jumat (30/10/2026) siang. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Garut, Usep Basuki Eko, mengonfirmasi bahwa amukan si jago merah telah melalap Madrasah Nurul Yakin serta satu unit rumah milik warga bernama Ujang Sofyan.
“Kebakarannya dilaporkan pada pukul 13.45 WIB. Objek yang terbakar bangunan semi permanen,” ungkap Eko saat dikonfirmasi.
Menurut hasil asesmen sementara, pemicu musibah ini diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek alias korsleting listrik. Kendati demikian, Eko mengaku sangat terkejut sekaligus terperangah ketika menerima laporan bahwa kitab suci umat Islam tersebut selamat tanpa kurang suatu apa pun di tengah kobaran api yang membakar habis bangunan di sekitarnya.
“Saya cuman bisa mengucap Masya Allah. Kami semakin yakin memang Allah akan melindungi ayat-ayatnya,” pungkas Eko dengan nada takjub.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










