bukamata.id – Usai menuntaskan misi penting di panggung kontinental, Persib Bandung langsung dihadapkan pada agenda domestik yang tak kalah krusial. Tantangan berat menanti sang Pangeran Biru yang akhir pekan ini bertindak sebagai tuan rumah.
Akhir pekan ini, tepatnya pada Minggu (1/11/2026), Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, bakal menjadi saksi bisu bentrokan antara Persib melawan tim promosi asal Bumi Tambun Bungai, Isenmulang Kalteng FC. Duel ini diprediksi menyita perhatian publik pencinta bola tanah air, mengingat kedua kubu membawa misi dan motivasi yang sangat kontras.
Bagi skuad asuhan pelatih kepala Persib, partai kandang kali ini adalah panggung pembuktian untuk menjaga konsistensi permainan di tengah padatnya kalender kompetisi. Meski diunggulkan dari segi materi pemain dan dukungan suporter fanatik, Bobotoh, Maung Bandung dilarang keras memandang sebelah mata sang tamu.
Mengupas Kekuatan Laskar Isen Mulang: Mantan Tim Divisi Bawah yang Mulai Menebar Ancaman
Bagi sebagian suporter mungkin masih asing dengan peta kekuatan Isenmulang Kalteng FC musim ini. Klub asal Palangka Raya tersebut sejatinya memiliki rekam jejak transformasi yang unik di kancah sepak bola nasional.
Sebelum melejit dengan identitas barunya saat ini, klub kebanggaan warga Kalimantan Tengah ini sempat malang melintang menggunakan bendera Farmel FC serta Adhyaksa FC. Perjuangan panjang mereka akhirnya berbuah manis usai sukses mengamankan tiket promosi dari ketatnya persaingan kompetisi Championship musim 2025–2026.
Menariknya, penamaan “Isen Mulang” sendiri diambil langsung dari filosofi luhur masyarakat adat Dayak Ngaju/Sangen. Istilah tersebut bukan merujuk pada tokoh historis, melainkan sebuah semboyan pantang mundur yang sarat akan semangat juang tinggi.
Tren Positif: Modal Berbahaya Tim Tamu ke Kandang Lawan
Meski saat ini masih tertahan di zona merah klasemen sementara Super League—tepatnya di peringkat ke-16 dengan raihan 7 angka dari 7 pertandingan—jangan pernah remehkan grafik performa Laskar Isen Mulang belakangan ini.
Alih-alih tampil kedodoran, grafik permainan skuad debutan ini justru menunjukkan tren peningkatan yang signifikan sepanjang bulan Oktober 2026. Tercatat, mereka sukses mengukir catatan mentereng tiga laga beruntun tanpa tersentuh kekalahan:
- 24 Oktober 2026: Menahan imbang tanpa gol (0-0) saat menjamu perlawanan ketat PSIM Yogyakarta.
- 20 Oktober 2026: Sukses mencuri angka tandang usai bermain imbang 1-1 kontra Java United.
- 16 Oktober 2026: Membuat publik away terkejut lewat kemenangan tipis namun krusial 1-0 di markas Persijap Jepara.
Sebelum melejit dengan catatan positif tersebut, Laskar Isen Mulang sempat terseok-seok di awal musim saat menghadapi tim-tim mapan seperti Persebaya Surabaya (kalah tipis 0-1), Arema FC, Bali United, serta Bhayangkara FC.
Dengan mengantongi statistik 1 kemenangan, 4 kali imbang, serta 2 kekalahan sejauh ini, pelatih lawan diprediksi bakal memperkokoh lini pertahanan (blok rendah) demi meredam agresivitas lini serang tuan rumah, sekaligus mengandalkan skema counter-attack kilat.
Pertempuran sengit dipastikan bakal tersaji di rumput hijau Si Jalak Harupat akhir pekan ini. Apakah Maung Bandung mampu mempertegas dominasi di rumah sendiri, atau justru tim tamu yang sukses menciptakan kejutan besar? Kita nantikan bersama!
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










