bukamata.id – Penyerang asal Montenegro, Balsa Sekulic, menjadi sorotan utama dalam kemenangan Persib Bandung atas Melbourne Victory pada matchday ketiga Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027. Ia memborong dua gol yang membawa Maung Bandung menang 2-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (28/10/2026).
Penampilan tersebut mendapat apresiasi dari pengamat sepak bola Bung Ropan. Ia menilai Balsa layak dinobatkan sebagai Man of the Match.
“Semua pemain Persib bermain bagus, tapi kan kita harus memilih satu saja. Kalau satu, wajarlah kalau memilih Balsa Sekulic sebagai pemain terbaik,” ujar Bung Ropan dalam ulasan di kanal YouTube miliknya.
Nyaris Cetak Hattrick
Menurut Bung Ropan, dua gol Balsa menunjukkan kualitasnya sebagai penyerang yang mampu memanfaatkan peluang penting. Gol pertama membuka jalan bagi Persib untuk mengendalikan laga, sedangkan gol kedua memastikan kemenangan setelah Melbourne Victory berusaha bangkit di babak kedua.
Balsa bahkan berpeluang mencetak hattrick. Beberapa percobaannya nyaris berbuah gol.
Kedua gol Balsa juga lahir dari proses serangan berbeda. Danijel Loncar menyumbang assist untuk gol pertama, sementara Berguinho mengirim umpan terobosan yang berujung gol kedua.
Kiper Melbourne Victory Jadi Penghalang
Bung Ropan menilai kemenangan ini merupakan hasil kerja kolektif. Thom Haye, misalnya, turut mengancam lewat tendangan dari luar kotak penalti, tetapi digagalkan kiper Melbourne Victory, Jack Warshawsky.
Menurut Bung Ropan, Warshawsky tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting. Tanpa aksi sang kiper, Persib dinilai berpeluang menang dengan selisih gol lebih besar.
Lini Tengah hingga Pemain Pengganti Ikut Dipuji
Bung Ropan juga mengapresiasi keseimbangan lini tengah Persib yang diisi Thom Haye, Adam Alis, dan Gakuto Notsuda. Ketiganya dinilai mampu menjaga aliran bola dan kendali permainan.
Di lini belakang, Danijel Loncar, Patricio Matricardi, dan Julio Cesar dinilai tampil disiplin mengawal pergerakan lawan. Kiper muda Fitrah Maulana juga dianggap menjalankan tugas dengan baik saat dipercaya menggantikan Teja Paku Alam.
Pemain pengganti pun tak luput dari sorotan. Masuknya Dedi Kusnandar, Nazriel Alfaro, Mariano Peralta, hingga Uilliam Barros Pereira dinilai tidak mengganggu keseimbangan permainan Persib.
Menurut Bung Ropan, kedalaman skuad tersebut menjadi modal penting bagi Persib yang musim ini berlaga di empat kompetisi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











