Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak

Sabtu, 31 Oktober 2026 12:11 WIB

Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025

Sabtu, 31 Oktober 2026 12:04 WIB

Momen Amanda Manopo & Kenny Austin Bikin Konten Anak, Ternyata Sosoknya Setulus Ini

Sabtu, 31 Oktober 2026 09:58 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak
  • Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025
  • Momen Amanda Manopo & Kenny Austin Bikin Konten Anak, Ternyata Sosoknya Setulus Ini
  • Waspada Ledakan Kuda Hitam! Tren Positif Isenmulang Kalteng FC Ancam Dominasi Persib Bandung
  • Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4
  • Wajib Mampir! 5 Tempat Makan di Bandung yang Selalu Diburu Wisatawan Luar Kota
  • Bansos Tahap 4 Belum Cair? Cek Dulu Status Verifikasi Rekening KKS Anda
  • Ajak Si Kecil ke Sini, 5 Kafe Ramah Anak di Bandung Ini Punya Area Bermain Seru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Hujan Deras Guyur Bandung: Dinding Sungai Cipaganti Jebol, 114 Warga Terdampak

By Aga GustianaSabtu, 31 Oktober 2026 12:11 WIB2 Mins Read
Sungai Cipaganti jebol, 114 warga terdampak. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bandung pada Jumat (30/10) sore hingga malam hari memicu bencana luapan air. Pembatas debit air di aliran Sungai Cikalintu, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong, dilaporkan ambrol dan menerjang pemukiman padat di sekitarnya.

Dampak dari peristiwa tersebut membuat puluhan hunian warga tergenang, serta beberapa diantaranya mengalami kerusakan fisik akibat hantaman material pembatas dan derasnya arus sungai.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung Didi Ruswandi memaparkan data terkini mengenai dampak kerusakan dan warga yang terdampak di lokasi bencana.

“Kejadian yang kami terima itu jam 7 malem. Yang terdampak ada 114 jiwa, 34 rumah. Dua rumah rusak berat dan satu rumah rusak ringan,” kata Didi Ruswandi, Sabtu (31/10/2026).

Baca Juga:  Pecinta Drakor Merapat, Simak 3 Tempat Makan Ayam Korea di Bandung

Penyaluran logistik dan penanganan hunian warga

Pasca-kejadian, jajaran petugas gabungan langsung bergerak menyisir lokasi untuk menyalurkan paket bantuan dasar. Langkah penanganan lanjutan kini tengah digodok bersama instansi terkait untuk memulihkan kondisi bangunan tempat tinggal warga yang mengalami kerusakan struktur.

Didi memastikan bantuan sudah mulai disalurkan ke lokasi kejadian. BPBD juga sedang mendata kerusakan rumah warga untuk diajukan perbaikan ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP).

Baca Juga:  Liburan di Bandung? Jangan Lewatkan Berbelanja di Tiga Tempat Ini

“Dinsos masuk, dan kemarin sudah memberi bantuan. Kami hari ini mau memastikan kembali apa yang kurangnya, termasuk opsi untuk perbaikan rumah yang rusak,” ucapnya.

“Mau kita koordinasi dengan DPKP, apakah memungkinkan. Kalau tidak memungkinkan, kita coba ke filantropi untuk perbaikan rumah warga yang rusak,” tambahnya.

Solusi darurat antisipasi luapan susulan

Mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi, kawasan pemukiman di sepanjang aliran sungai tersebut tergolong rawan terhadap luapan air susulan. Petugas mengandalkan tindakan darurat di area dinding yang jebol untuk mencegah genangan kembali meluas saat intensitas hujan meningkat.

Baca Juga:  Sambil Tunggu Uji Lab, Restoran 88 Seoul Bandung Diminta Tanggung Jawab ke Konsumen

Menurut Didi, permasalah di lokasi tersebut sudah terjadi sejak lama. Untuk mengantisipasi banjir susulan datang, terutama saat hujan deras mengguyur, dinding tanggul Sungai Cikalintu yang jebol bakal ditutup sementara menggunakan karung pasir.

“Ini opsi paling pendeknya ya, karena untuk melakukan pengurangan debit dari atas sangat minim. Paling di sini penguatan tebing saja, dinding sementara gitu ya. Paling itu yang bisa dilakukan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung BPBD sungai cipaganti
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tarif Berdasarkan Durasi, Pengelola Situs Live Porno Rekrut Belasan Talent Sejak 2025

Bansos

Saldo KKS Belum Masuk? Cek 3 Hal Ini Sebelum Panik soal Bansos Tahap 4

Bansos Tahap 4 Belum Cair? Cek Dulu Status Verifikasi Rekening KKS Anda

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Kapan Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair? Cek Status Penerima Lewat HP di Sini

Gaji Pensiunan PNS Naik? Ini Penjelasan Resmi Taspen Jelang Pencairan November 2026

Longsor 20 Meter Terjang Perumahan Buana Flamingo Cimahi, 4 Rumah Rusak Berat

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Ruang Bicara Resmi Berdiri di Bandung, Hadir Sebagai Wadah Anak Muda Bertumbuh dan Berdampak
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.