bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi santai polemik penolakan dana bonus hasil urunan ASN Pemprov Jabar untuk tim Persib Bandung.
Bonus yang dijanjikan senilai Rp1 miliar usai Persib menjuarai Liga 1 musim 2024/2025 itu sebelumnya diumumkan secara terbuka sebagai bentuk apresiasi.
Dedi menegaskan bahwa sejak awal, penggalangan dana tersebut bersifat sukarela dan tidak mengikat.
“Saya sudah sampaikan, waktu awal kalimat satu miliyar itu sifatnya itu sukarela, tidak boleh dipaksakan. Tercapainya berapa itu yang harus diberikan,” kata Dedi saat ditemui usai upacara Hari Bhayangkara ke-79 di Mapolda Jabar, Selasa (1/7/2025).
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelum pengumpulan dilakukan, Pemprov telah berkonsultasi dengan aparat hukum guna memastikan tidak ada pelanggaran dalam prosesnya.
“Waktu itu sebelum mendapatkan, mengumpulkan sumbangan untuk bonus itu dikonsultasikan dulu dengan aparat hukum, melanggar atau tidak?” imbuhnya.
Hingga akhir Juni 2025, total dana yang berhasil dikumpulkan dari ASN hanya mencapai Rp365,5 juta. Jumlah tersebut jauh dari target awal dan kemudian ditolak oleh manajemen Persib karena dianggap berpotensi menimbulkan persepsi negatif dari suporter.
Menanggapi penolakan tersebut, Dedi menyerahkan sepenuhnya kepada Sekretaris Daerah dan para penyumbang untuk menentukan nasib dana tersebut.
“Selanjutnya sekarang terserah Pak Sekda aja, terserah para pemberi sumbangan mau dikemanain, saya tidak jadi masalah,” tegas Dedi.
Untuk diketahui, Dedi Mulyadi menyatakan akan memberikan Rp1 miliar dari kantong pribadinya sebagai bentuk apresiasi kepada Persib, dan mengimbau ASN Pemprov untuk turut menyumbang dana tambahan dengan ketentuan tidak menggunakan APBD.
Namun, langkah itu justru menuai kontroversi setelah dana yang terkumpul tidak sesuai janji. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, secara tegas menolak dana tersebut.
“Dijanjikan Rp1 miliar, yang dikumpulkan cuma Rp365 juta. Saya tolak, karena ini bisa jadi beban dan menimbulkan prasangka Bobotoh seolah Persib sudah menerima semua uang,” ujar Umuh, Jumat (27/6/2025).
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











