bukamata.id – Komisaris Persib Bandung, Umuh Muchtar, meluapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit asal Arab Saudi, Majed Mohammed Alshamrani, yang memimpin laga Maung Bandung.
Menurut Umuh, sejumlah keputusan wasit dalam pertandingan tersebut dinilai merugikan Persib dan memicu reaksi keras dari para pendukung.
Kartu Merah Uilliam Jadi Sorotan
Salah satu momen yang menuai kontroversi adalah pemberian kartu merah kepada Uilliam Barros Pereira. Keputusan itu dianggap tidak sebanding dengan insiden sebelumnya yang melibatkan pemain Ratchaburi FC terhadap Adam Alis.
Dalam situasi tersebut, pemain Ratchaburi dinilai melakukan pelanggaran berbahaya dengan mengangkat kaki terlalu tinggi. Namun, wasit tidak memberikan kartu kuning maupun merah.
Ketidakkonsistenan inilah yang menjadi sorotan utama kubu Persib.
Umuh: Wasit FIFA Tak Seharusnya Seperti Ini
Umuh menilai kepemimpinan Majed sangat mengecewakan, terlebih statusnya sebagai wasit FIFA yang berpengalaman memimpin laga internasional tingkat Asia.
“Ini wasit FIFA YA. Asia lagi. Gila, ini keterlaluan,” ujar Umuh.
Ia menyebut keputusan-keputusan yang diambil di lapangan tidak mencerminkan kualitas pertandingan selevel kompetisi Asia. Kekecewaan itu bahkan disebutnya sebagai salah satu yang terburuk yang pernah ia saksikan.
Reaksi Bobotoh Berpotensi Sanksi AFC
Akibat keputusan yang dinilai kontroversial, emosi suporter Persib atau Bobotoh sempat memuncak. Sejumlah pendukung bahkan turun ke lapangan sebagai bentuk protes.
Situasi tersebut berpotensi membuat Persib mendapat sanksi dari AFC jika dinilai melanggar regulasi pertandingan.
Meski demikian, Umuh memahami kekecewaan suporter. Ia menilai reaksi tersebut muncul karena rasa tidak puas terhadap kepemimpinan wasit dalam laga penting tersebut.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










