bukamata.id – Kota Bandung kembali menunjukkan inovasinya di bidang transportasi publik. Kali ini, sebuah kendaraan listrik pintar bernama Angklung (singkatan dari Angkutan Kota Listrik Bandung) diperkenalkan oleh PT Marlip Indo Mandiri, perusahaan manufaktur otomotif lokal asal Bandung.
Kendaraan ini resmi diperlihatkan kepada Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, pada Senin (4/8/2025) di Kantor Dinas Perhubungan Kota Bandung.
Angklung merupakan purwarupa angkot listrik yang dikembangkan berdasarkan kebutuhan operasional dan aspirasi para pengusaha angkutan umum yang tergabung dalam koperasi seperti Kopamas, Kobutri, dan Kobanter.
Konsep Modern Transportasi Kota: Hemat Energi dan Ramah Lingkungan
CEO PT Marlip Indo Mandiri, Masrah Marang, menjelaskan bahwa konsep Angklung hadir sebagai solusi dari berbagai persoalan transportasi kota besar seperti Bandung.
Dengan mengusung energi ramah lingkungan, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 200 kilometer per pengisian daya dan memiliki kecepatan maksimum 80 km/jam, dilengkapi dua opsi kecepatan (low dan high).
Kelebihan utama kendaraan ini bukan hanya pada teknologi listriknya yang hemat biaya operasional, tetapi juga dari segi efisiensi perawatan dan emisi karbon rendah, yang sangat cocok digunakan di lingkungan urban padat seperti Bandung.
“Perbedaan dengan mobil konvensional lebih kepada penggunaan bahan bakar dan efisiensi biaya. Operasionalnya lebih murah, perawatan rendah, dan lebih ramah lingkungan,” ujar Masrah.
Fasilitas Canggih Angklung: Setara Kendaraan Modern
Tak hanya unggul dari sisi energi, fasilitas yang ditanamkan di dalam Angklung sangat lengkap dan dirancang untuk menunjang kenyamanan serta keamanan penumpang. Berikut beberapa fitur unggulannya:
- Air Conditioner (AC) untuk kenyamanan dalam cuaca panas
- Kamera belakang (rear camera) untuk keamanan saat parkir atau bermanuver
- LCD TV dan audio system untuk hiburan selama perjalanan
- Dashcam DVR untuk merekam aktivitas berkendara secara real-time
- Electric door passenger yang memudahkan akses masuk-keluar penumpang
- Kursi khusus difabel (wheelchair seat) sebagai bentuk inklusivitas
- Wifi gratis
- Pembayaran non-tunai dengan sistem tap card
Dengan daya tampung 14 penumpang dan 1 sopir, Angklung diklaim bisa menjadi angkutan masa depan yang tidak hanya efisien tetapi juga layak dan nyaman untuk semua kalangan.
Harga Terjangkau dan Siap Produksi Massal
Angklung diproyeksikan dijual dengan harga di bawah Rp400 juta per unit, menjadikannya kompetitif dengan kendaraan angkutan umum konvensional, namun dengan nilai tambah signifikan dalam hal teknologi dan kenyamanan.
PT Marlip Indo Mandiri mengaku telah siap untuk memproduksi massal Angklung, menunggu keputusan kebijakan dari Pemerintah Kota Bandung.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










