Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Sudah Lolos Semifinal, Tapi Mariano Peralta Masih Disimpan? Ini Rencana Igor Tolic

Kamis, 30 Juli 2026 05:00 WIB

Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran

Kamis, 30 Juli 2026 04:00 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Kamis, 30 Juli 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Sudah Lolos Semifinal, Tapi Mariano Peralta Masih Disimpan? Ini Rencana Igor Tolic
  • Bukan Cuma Rendang! Ini 4 RM Padang Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kulineran
  • Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?
  • Dapatkan Saldo DANA Gratis Rp100.000 Hari Ini, 30 Juli 2026: Cara Klaim Paling Mudah!
  • Klaim Kode Redeem FF 30 Juli 2026: Deretan Hadiah Eksklusif Tanpa Top Up
  • Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang
  • Belum Debut Tapi Sudah Jatuh Hati, Mariano Peralta Ungkap Pengalaman Pertama Bersama Persib
  • Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Sekadar Hujan! Inilah ‘Biang Kerok’ Banjir Bandung Selatan yang Terungkap

By SusanaMinggu, 19 April 2026 12:02 WIB3 Mins Read
Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Foto: Agi Ilman.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Banjir kembali melanda wilayah Bandung Selatan dalam sepekan terakhir dan kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah kawasan seperti Dayeuhkolot dan Baleendah kembali terendam air dengan intensitas yang bahkan lebih parah dibanding sebelumnya.

Kondisi ini dipicu oleh hujan deras yang terus mengguyur wilayah hulu dan hilir, sehingga volume air meningkat tajam dan tidak lagi sebanding dengan kapasitas sungai serta saluran air yang ada.

BBWS Citarum Ungkap Penyebab Utama Banjir

Pelaksana Teknik OPSDA Balai Besar Wilayah Sungai BBWS Citarum, Asep Rochiman, menjelaskan bahwa penyebab banjir di Bandung Selatan tidak hanya berasal dari faktor alam semata.

Menurutnya, terdapat kombinasi faktor yang saling berkaitan mulai dari kondisi lingkungan, perilaku manusia, hingga infrastruktur yang belum optimal.

“Faktornya ada beberapa. Pertama alam, kedua manusia, ketiga infrastruktur dari hulu ke hilir, dan keempat perilaku masyarakat seperti buang sampah sembarangan,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Sedimentasi Sungai Jadi Masalah Serius

Salah satu penyebab utama yang memperburuk kondisi banjir adalah tingginya sedimentasi di aliran sungai. Endapan lumpur membuat kapasitas tampung air semakin menurun drastis.

“Memang sedimentasi tinggi, jadi daya tampungnya rendah,” kata Asep.

Kondisi ini membuat air lebih mudah meluap ketika hujan deras terjadi, terutama di kawasan hilir sungai.

Aliran Air dari Banyak Sumber

Secara teknis, banjir di Dayeuhkolot tidak hanya dipengaruhi oleh Sungai Citarum sebagai sungai utama, tetapi juga aliran dari irigasi lain seperti Cipalasari.

Tambahan debit air dari berbagai saluran tersebut membuat beban Sungai Citarum semakin berat saat hujan deras.

“Kenapa banjir di Dayeuhkolot meningkat? Karena debitnya meningkat, salah satunya dari Cipalasari,” jelasnya.

Untuk mengurangi dampak, BBWS Citarum telah melakukan sejumlah upaya teknis seperti pemasangan klep satu arah dan penutupan beberapa aliran tertentu agar air tidak kembali ke permukiman warga.

Alih Fungsi Lahan Perparah Kondisi

Selain faktor teknis, Asep juga menyoroti alih fungsi lahan yang semakin masif di wilayah Bandung Selatan. Perubahan fungsi lahan dari area resapan menjadi kawasan terbangun mempercepat aliran air langsung ke sungai.

“Alih fungsi dan sedimentasi itu sangat signifikan,” tegasnya.

Kondisi ini diperparah dengan sistem drainase yang belum mampu menampung seluruh aliran air dari berbagai sumber.

Drainase dan Irigasi Perlu Penanganan Serius

Asep menegaskan bahwa penanganan banjir tidak cukup hanya dengan satu solusi teknis. Normalisasi sungai dan perlindungan kawasan irigasi menjadi langkah penting yang harus segera dilakukan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga area sempadan sungai minimal 7 meter dari tanggul agar tetap bebas dari bangunan.

“Harus dinormalisasi, dan irigasi harus dilindungi,” ujarnya.

Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

Menurut BBWS Citarum, penanganan banjir Bandung Selatan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

“Tidak bisa kami sendiri. Harus ada keterlibatan pemerintah daerah karena banyak saluran irigasi yang juga bermasalah,” kata Asep.

Banjir Bandung Selatan Butuh Solusi Menyeluruh

Banjir yang terus berulang di Bandung Selatan menunjukkan bahwa persoalan ini bersifat kompleks dan berlapis. Tidak hanya soal curah hujan tinggi, tetapi juga sedimentasi sungai, tata ruang, hingga perilaku masyarakat.

Tanpa langkah terpadu, kawasan seperti Dayeuhkolot dan Baleendah diperkirakan masih akan menjadi langganan banjir setiap musim hujan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Baleendah banjir banjir bandung selatan BBWS Citarum Dayeuhkolot banjir Penyebab Banjir Bandung sedimentasi sungai sungai Citarum
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Warga Ramai Cari BLT Kesra Rp900 Ribu, Benarkah Dana Cair Akhir Juli 2026?

Misteri Kematian Satpam Waduk Jatiluhur Terkuak? Diduga Tewas sebelum Dibuang

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Pamong Praja Muda IPDN: Ingatkan Pentingnya Integritas dan Keberpihakan pada Rakyat

Bukan Cuma Sekali Bikin Ulah! Rekam Jejak Kontroversial Lurah Syerly yang Kini Diperiksa Inspektorat

Geger Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan Kuningan

Teras Cihampelas Resmi Diserahkan ke Pemprov Jabar, Oktober Ditargetkan Sudah Bersih

Terpopuler
  • Korps Alumni KNPI Jabar Bentuk Badan Advokasi untuk Kawal Tata Kelola Pemerintahan dan Cegah Korupsi
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Bali Is Not Your Home! Viral WNA Gelar Event Lari Ekslusif, Warga Lokal Dilarang Ikut?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.