Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Nama Penerima PKH dan BPNT Bisa Dicek Online

Senin, 28 September 2026 01:00 WIB

Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI

Minggu, 27 September 2026 20:17 WIB

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Minggu, 27 September 2026 19:23 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Nama Penerima PKH dan BPNT Bisa Dicek Online
  • Java United Angkat Tangan, Kasus Achmad Resal Diserahkan ke Komdis PSSI
  • Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak
  • Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran
  • Alwi Farhan Lolos Semifinal, Target Emas Asian Games 2026 Makin Terbuka
  • Bukan Dipanggil Timnas, Marc Klok Justru Beri Pesan untuk Thom Haye dan Ragnar
  • Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya
  • Gede Aiswarya Raih Juara 3 Mister International 2026, Momen Reaksi Finalis Viral di Medsos, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 28 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bukan Sekadar Hujan! Inilah ‘Biang Kerok’ Banjir Bandung Selatan yang Terungkap

By SusanaMinggu, 19 April 2026 12:02 WIB3 Mins Read
Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Foto: Agi Ilman.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Banjir kembali melanda wilayah Bandung Selatan dalam sepekan terakhir dan kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah kawasan seperti Dayeuhkolot dan Baleendah kembali terendam air dengan intensitas yang bahkan lebih parah dibanding sebelumnya.

Kondisi ini dipicu oleh hujan deras yang terus mengguyur wilayah hulu dan hilir, sehingga volume air meningkat tajam dan tidak lagi sebanding dengan kapasitas sungai serta saluran air yang ada.

BBWS Citarum Ungkap Penyebab Utama Banjir

Pelaksana Teknik OPSDA Balai Besar Wilayah Sungai BBWS Citarum, Asep Rochiman, menjelaskan bahwa penyebab banjir di Bandung Selatan tidak hanya berasal dari faktor alam semata.

Menurutnya, terdapat kombinasi faktor yang saling berkaitan mulai dari kondisi lingkungan, perilaku manusia, hingga infrastruktur yang belum optimal.

“Faktornya ada beberapa. Pertama alam, kedua manusia, ketiga infrastruktur dari hulu ke hilir, dan keempat perilaku masyarakat seperti buang sampah sembarangan,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Baca Juga:  Kronologi Pegawai Minimarket Dina Oktaviani Ditemukan Tewas di Sungai Citarum

Sedimentasi Sungai Jadi Masalah Serius

Salah satu penyebab utama yang memperburuk kondisi banjir adalah tingginya sedimentasi di aliran sungai. Endapan lumpur membuat kapasitas tampung air semakin menurun drastis.

“Memang sedimentasi tinggi, jadi daya tampungnya rendah,” kata Asep.

Kondisi ini membuat air lebih mudah meluap ketika hujan deras terjadi, terutama di kawasan hilir sungai.

Aliran Air dari Banyak Sumber

Secara teknis, banjir di Dayeuhkolot tidak hanya dipengaruhi oleh Sungai Citarum sebagai sungai utama, tetapi juga aliran dari irigasi lain seperti Cipalasari.

Tambahan debit air dari berbagai saluran tersebut membuat beban Sungai Citarum semakin berat saat hujan deras.

“Kenapa banjir di Dayeuhkolot meningkat? Karena debitnya meningkat, salah satunya dari Cipalasari,” jelasnya.

Baca Juga:  Penting bagi Citarum, Menko Marves Harap Pembangunan TPPAS Legoknangka Bisa Dipercepat

Untuk mengurangi dampak, BBWS Citarum telah melakukan sejumlah upaya teknis seperti pemasangan klep satu arah dan penutupan beberapa aliran tertentu agar air tidak kembali ke permukiman warga.

Alih Fungsi Lahan Perparah Kondisi

Selain faktor teknis, Asep juga menyoroti alih fungsi lahan yang semakin masif di wilayah Bandung Selatan. Perubahan fungsi lahan dari area resapan menjadi kawasan terbangun mempercepat aliran air langsung ke sungai.

“Alih fungsi dan sedimentasi itu sangat signifikan,” tegasnya.

Kondisi ini diperparah dengan sistem drainase yang belum mampu menampung seluruh aliran air dari berbagai sumber.

Drainase dan Irigasi Perlu Penanganan Serius

Asep menegaskan bahwa penanganan banjir tidak cukup hanya dengan satu solusi teknis. Normalisasi sungai dan perlindungan kawasan irigasi menjadi langkah penting yang harus segera dilakukan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga area sempadan sungai minimal 7 meter dari tanggul agar tetap bebas dari bangunan.

Baca Juga:  Sadis! Pelaku Sempat Setubuhi Korban Sebelum Dibuang di Sungai Citarum

“Harus dinormalisasi, dan irigasi harus dilindungi,” ujarnya.

Butuh Kolaborasi Lintas Sektor

Menurut BBWS Citarum, penanganan banjir Bandung Selatan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

“Tidak bisa kami sendiri. Harus ada keterlibatan pemerintah daerah karena banyak saluran irigasi yang juga bermasalah,” kata Asep.

Banjir Bandung Selatan Butuh Solusi Menyeluruh

Banjir yang terus berulang di Bandung Selatan menunjukkan bahwa persoalan ini bersifat kompleks dan berlapis. Tidak hanya soal curah hujan tinggi, tetapi juga sedimentasi sungai, tata ruang, hingga perilaku masyarakat.

Tanpa langkah terpadu, kawasan seperti Dayeuhkolot dan Baleendah diperkirakan masih akan menjadi langganan banjir setiap musim hujan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

sungai Citarum
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek Bansos September 2026 Lewat HP, Nama Penerima PKH dan BPNT Bisa Dicek Online

Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Cek NIK Anda Masuk Penerima atau Tidak

Bukan Helm Modular Biasa! JPX MX7 Hadir dengan Fitur Lengkap, Harganya Bikin Penasaran

Pagi-Pagi Sejumlah Bangunan Liar di Tamansari Bandung Dibongkar, Ini Tujuannya

Ratusan Pecinta Off-Road dan Campervan Meriahkan Kalibarasi 2026 di Subang

Kejar-kejaran Dini Hari di Bandung, Dua Pelajar Diduga Geng Motor Diamankan

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.