Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!

Minggu, 13 September 2026 01:00 WIB

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Sabtu, 12 September 2026 23:16 WIB

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

Sabtu, 12 September 2026 21:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Cepat Kode Redeem FF 13 September 2026, Sikat Berbagai Hadiah Menariknya!
  • Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu
  • Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga
  • Takluk dari Persija 2-1, Igor Tolic Soroti Celah Lini Belakang Persib
  • Akhir Perjalanan Kangen Band: Dodhy Umumkan Bubar Akibat ‘Kezaliman’ dan Larang Nyanyikan Lagunya
  • Pasukan Jepang Nyesel Datang? Niat Bantu Karhutla Malah Disambut Parade & Marching Band!
  • BOSS Cabaret Festival 2026 Jadi Ruang Tumbuh Kreativitas Anak Muda
  • Drama Menit Akhir di GBK: Gol Tandukan Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persib 2-1
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 13 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jawab Keluhan Masyarakat, Komisi V DPRD Jabar Pertimbangkan Pansus untuk Bongkar Sengkarut SPMB

By Aga GustianaJumat, 12 Juni 2026 09:21 WIB2 Mins Read
Komisi V DPRD Jabar menerima keluhan masyarakat terkait carut marut SPMB 2026. (Foto: Humas DPRD Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gelombang protes dan masukan dari masyarakat terkait karut-marut pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Jawa Barat akhirnya mendapat respons serius dari parlemen. Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat kini tengah menggodok wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk membedah total regulasi hingga praktik eksekusi SPMB di lapangan.

Langkah ini diambil setelah jajaran anggota dewan menerima aduan dan aspirasi langsung dari perwakilan masyarakat dalam agenda audiensi yang digelar di ruang rapat Komisi V DPRD Jabar, Kota Bandung.

“Kami akan berembuk di Komisi V terkait berbagai aspirasi yang disampaikan hari ini. Jika memang diperlukan pembentukan Pansus untuk melihat administrasi dan pelaksanaan SPMB secara menyeluruh, tentu akan menjadi bahan pembahasan kami. Hasilnya nanti akan kami sampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” ujar Anggota Komisi V DPRD Jabar, Siti Muntamah, selepas pertemuan tersebut, Kamis (11/6/2026).

Baca Juga:  Pengamat Duga Jokowi Tunjuk Pj Gubernur Jabar Bukan Pilihan DPRD

Janji Kawal Transparansi hingga Tuntas

Siti menegaskan bahwa DPRD Jawa Barat memikul tanggung jawab besar untuk memastikan hak pendidikan masyarakat terpenuhi secara adil. Parlemen berjanji tidak akan tinggal diam dan siap memasang mata untuk memantau setiap tahapan seleksi masuk sekolah ini demi meminimalkan celah kecurangan.

Baca Juga:  Cirebon Jadi Rujukan, DPRD Jabar Siapkan Perda Pemajuan Kebudayaan Berbasis Sejarah Lokal

“Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara masyarakat, DPRD dan pemerintah daerah guna mewujudkan sistem penerimaan murid baru yang lebih baik, adil, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Jawa Barat,” ucap Siti.

Pertemuan tersebut sengaja dirancang sebagai wadah mediasi tiga arah yang mempertemukan suara konsumen pendidikan (masyarakat), fungsi pengawasan (DPRD Jabar), dan pihak eksekutif selaku penanggung jawab teknis (Dinas Pendidikan Jawa Barat).

Disdik Jabar Janji Benahi Tata Kelola

Di sisi lain, Dinas Pendidikan Jawa Barat menyambut baik kritik tajam dan masukan yang dialamatkan kepada mereka. Pihak dinas mengklaim bahwa dinamika ini akan dijadikan potret evaluasi internal untuk membenahi sistem yang berjalan.

Baca Juga:  Perjuangkan Diskresi, Rafael Situmorang Pastikan Warga Kategori Desil 6 Jabar Bisa Dapat PIP

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Jabar, Firman Oktora, memastikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk bersikap kooperatif dan terus memperbarui informasi mengenai perbaikan sistem ini kepada publik.

“Masukan yang disampaikan sangat produktif untuk memperbaiki dan membenahi tata kelola yang ada. Kami akan terus menginformasikan perkembangan serta langkah-langkah yang sudah dan akan kami kerjakan,” kata Firman.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

DPRD Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Geger Skandal Perselingkuhan Suami Artis, Pelapor Tantang Pihak M Buktikan Video Palsu

Krisis Darurat Kantong Darah di Cianjur, Pasien Talasemia Terpaksa Andalkan Keluarga

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kemensos Gunakan Data Baru, 4,3 Juta Keluarga Resmi Masuk Daftar Penerima Bansos

Kaya Raya dan Ditakuti Pejabat! Sisi Lain Mentan Amran: Jago Tebak Tebu, Suka Bantu Anak Yatim Piatu

Ibu dan Bayi Baru Lahir Ditemukan Tewas di Garut, Diduga Korban Aborsi

Bansos September 2026 Belum Cair? Begini Cara Cek PKH Lewat HP

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Viral Rekaman Air Pesisir Surut Dekat Anak Krakatau, Begini Kata BMKG
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.