bukamata.id – Kasus dugaan penganiayaan yang menimpa seorang mahasiswi di lingkungan UIN Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau kini memasuki babak baru. Di tengah bergulirnya proses hukum, perhatian publik mendadak teralih oleh sebuah rekaman lawas yang memperlihatkan sisi lain hubungan antara korban dan sosok terduga pelaku.
Unggahan Lawas yang Memancing Spekulasi
Sebuah akun TikTok yang ditengarai milik terduga pelaku, Raihan, mendadak menjadi pusat perhatian netizen. Dalam unggahan tersebut, keduanya tampak berada dalam momen yang cukup akrab. Jauh dari kesan konflik, video itu merekam aktivitas santai saat mereka asyik bermain gim daring bersama.
Interaksi yang terlihat natural dalam video tersebut lantas memicu berbagai asumsi liar di kolom komentar. Banyak pihak mulai mempertanyakan status hubungan mereka yang sebenarnya sebelum insiden memilukan itu terjadi.
Benarkah Ada Motif Asmara di Baliknya?
Sebelum video ini mencuat, sempat beredar rumor di kalangan mahasiswa bahwa penyerangan tersebut dipicu oleh persoalan perasaan yang tak terbalas. Munculnya bukti kedekatan fisik di media sosial seolah memberikan “bensin” pada spekulasi bahwa ada riwayat hubungan spesial di antara mereka.
Meski video tersebut telah disaksikan hingga jutaan kali, pemilik akun segera menutup kolom komentar guna meredam derasnya opini publik.
Fokus Penyelidikan Pihak Berwenang
Walaupun jejak digital mereka sudah tersebar luas, pihak kepolisian belum memberikan konfirmasi resmi mengenai detail privasi keduanya. Fokus utama aparat saat ini tetap pada:
- Pendalaman Motif: Mencari tahu alasan utama di balik tindakan kekerasan tersebut.
- Proses Hukum: Mengumpulkan bukti-bukti di lapangan guna memperkuat berkas perkara.
- Perlindungan Korban: Menjamin keamanan mahasiswi yang bersangkutan selama proses berjalan.
Di sisi lain, birokrasi kampus UIN Suska Riau menegaskan komitmen mereka untuk terus mengawal kasus ini. Selain memberikan dukungan moral, pihak universitas memastikan adanya pendampingan khusus bagi korban agar proses pemulihan berjalan maksimal.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










