Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Saldo Belum Masuk Jangan Panik, Ini Alasan Bansos PKH dan BPNT Juli 2026 Cair Bertahap

Kamis, 23 Juli 2026 21:53 WIB

iPhone 18 Pro Bocor! Baterai Jumbo dan Chip A20 Pro Siap Bikin Rival Ketar-ketir

Kamis, 23 Juli 2026 21:47 WIB

Akhir Era Sang Legenda! Djadjang Nurdjaman Tinggalkan Persib Usai Ukir Sejarah Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 21:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Saldo Belum Masuk Jangan Panik, Ini Alasan Bansos PKH dan BPNT Juli 2026 Cair Bertahap
  • iPhone 18 Pro Bocor! Baterai Jumbo dan Chip A20 Pro Siap Bikin Rival Ketar-ketir
  • Akhir Era Sang Legenda! Djadjang Nurdjaman Tinggalkan Persib Usai Ukir Sejarah Panjang
  • Jordi Amat Kirim Pesan Tegas! Timnas Indonesia Bidik Kemenangan Perdana di Piala AFF 2026
  • Farhan Sebut Miras, Obat-obatan, dan Judi Online Jadi Pemicu Utama Kriminalitas di Bandung Raya
  • Jadwal Lengkap dan Peta Kekuatan Timnas Indonesia di Grup A ASEAN Cup 2026
  • Cuma Modal NIK KTP! Cek Sekarang Apakah Anda Terdaftar Penerima Bansos Juli 2026
  • Igor Tolic Belum Puas? Persib Buka Pintu Transfer Lagi Usai Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 24 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

PARODI MENOHOK! Ibu Ini Bangga Anak Bule-nya Jadi WNI, Sindir Alumni LPDP yang ‘Lupa Diri’?

By Aga GustianaSabtu, 28 Februari 2026 08:56 WIB3 Mins Read
Viral video parodi bangga anak jadi WNI. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Media sosial tengah diguncang oleh sebuah video parodi yang dianggap sebagai “sindiran berkelas” tingkat tinggi. Di tengah ramainya hujatan terhadap Dwi Sasetyaningtyas, alumni LPDP yang pamer paspor Inggris anaknya, muncul sosok ibu yang justru melakukan hal sebaliknya. Menariknya, anak dalam video parodi tersebut memiliki paras blasteran atau “bule”, namun dengan bangga memegang paspor hijau Republik Indonesia.

Wajah Bule, Hati Garuda: Sebuah Tamparan Satir

Video tersebut dibuka dengan momen emosional sang ibu saat membuka paket cokelat berisi paspor Indonesia untuk anaknya yang berwajah bule. “Ini adalah paket yang sangat penting yang menyangkut masa depan anakku,” ucap sang ibu dengan penuh kesungguhan.

Kontras visual ini sangat tajam. Jika Dwi Sasetyaningtyas—yang merupakan warga asli Indonesia—berusaha keras agar anaknya memiliki paspor “kuat” sebagai WNA, ibu dalam video ini justru menunjukkan bahwa identitas nasional tidak ditentukan oleh paras, melainkan pilihan ideologi.

“This isn’t just paper or passport. This is your identity as part of Indonesian civilization,” tegas sang ibu kepada anak bulenya tersebut. Sang anak pun, dengan polos namun mantap, memberikan alasan mengapa ia mencintai Indonesia: “Because I like Indonesia,”.

Skandal LPDP: Saat Nasionalisme “Dijual” Demi Karier

Video “Bule Lokal” ini menjadi viral karena muncul tepat saat publik sedang geram dengan kasus Arya Irwantoro dan istrinya, Dwi Sasetyaningtyas. Pasangan yang dibiayai oleh pajak rakyat lewat beasiswa LPDP ini dinilai telah “lupa daratan”.

Dwi Sasetyaningtyas secara terbuka menyebut cukup dirinya saja yang WNI, sementara anak-anaknya harus berpaspor asing demi kenyamanan. Padahal, ia menempuh studi di Belanda berkat uang negara. Ironi ini semakin dalam ketika sang suami, Arya Irwantoro, juga terseret dalam masalah hukum yang serius.

Beban Utang Rp2,53 Miliar dan Ancaman Blacklist

Berbeda dengan anak bule di video parodi yang dididik untuk menghargai “lifetime privilege” menjadi WNI, Arya Irwantoro kini justru menanggung beban finansial akibat pelanggaran kontrak pengabdiannya.

Arya, yang menyelesaikan studi S2 dan S3 di Belanda, terbukti tidak kembali ke Indonesia untuk mengabdi sesuai rumus $2N+1$. Sejak Januari 2025, ia memilih menetap di Inggris untuk bekerja sebagai peneliti di University of Plymouth. Konsekuensinya tidak main-main:

  • Tuntutan Ganti Rugi: LPDP menuntut Arya mengembalikan seluruh dana beasiswa yang telah dikucurkan.
  • Total Dana: Estimasi pengembalian dana mencapai Rp2,53 miliar, mencakup biaya hidup dan biaya kuliah selama bertahun-tahun.
  • Sanksi Moral & Karir: Pasangan ini terancam masuk daftar hitam (blacklist) yang menutup peluang mereka bekerja di seluruh instansi pemerintah Indonesia.

Pesan dari “Civilization”: Peradaban Bukan Tentang Paspor

Di akhir video parodi, sang ibu memberikan pesan yang sangat dalam bagi setiap orang yang merasa dirinya intelektual: “You have to remember that you are an Indonesian by blood, you’re proud of become a part of the society,”.

Pesan ini menyasar langsung ke inti skandal LPDP. Bagaimana mungkin seseorang yang memiliki darah Indonesia dan dibesarkan oleh fasilitas negara, justru memandang rendah kewarganegaraannya sendiri? Keberadaan anak bule dalam video yang bangga memegang paspor Indonesia menjadi simbol bahwa rasa memiliki tanah air adalah soal integritas, bukan soal di mana kita tinggal atau bagaimana rupa kita.

Kini, sementara Arya Irwantoro harus memutar otak untuk melunasi utang miliaran rupiah ke kas negara, publik diingatkan lewat video parodi tersebut bahwa kebanggaan menjadi Indonesia adalah warisan yang tak ternilai harganya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anak Bule WNI Arya Irwantoro Dwi Sasetyaningtyas nasionalisme Parodi LPDP Viral Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

iPhone 18 Pro Bocor! Baterai Jumbo dan Chip A20 Pro Siap Bikin Rival Ketar-ketir

Ketika Nasihat Berbuah Polemik: Menelisik Profil Ustaz Syam dan Riuh Sorotan Nikahan Nathalie

Followers Instagram Naik Cepat Tanpa Bot? Coba 7 Strategi yang Terbukti Efektif Ini

Meta Perketat Keamanan Threads, Orang Tua Kini Bisa Blokir Akses Anak pada Jam Tertentu

Harga Emas Antam Hari Ini 23 Juli 2026 Naik Rp5.000, Buyback Tembus Rp2,395 Juta per Gram

penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos

Kabar Bahagia Penyaluran Bansos Triwulan 3 2026: Panduan Lengkap Cek Status Penerima PKH dan BPNT Lewat HP

Terpopuler
  • Geliat, Tekanan, dan Arah Penanganan: Membedah Isu LGBTQ di Tanah Pasundan
  • Tampil Bugar di Usia 50-an, Duet Bos Koi Hartono-Julius Sukses Jadi Runner Up Padel Open Bandung
  • Mengenal Lebih Dekat Frank Alexander Hutapea: Pengacara Independen yang Tak Mau di Bayang-bayang Sang Ayah
  • Sidang Praperadilan Mantan Pengurus GKI Taman Cibunut Bergulir, Polisi Bantah Dalil Pemohon
  • Praperadilan Eks Pengurus GKI Taman Cibunut: Polisi Beberkan Bukti Sah Penetapan Tersangka
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.