Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Menolak Lupa Mimpi: Kisah Dessy, Mahasiswi yang ‘Terjebak’ di Ruang Kelas Demi Sebuah Janji

Rabu, 15 April 2026 10:04 WIB

Gagal Saat Lawan Bali United, Teja Masih Berpeluang Cetak Sejarah

Rabu, 15 April 2026 09:32 WIB
Game Free Fire

Buruan Klaim! Kode Redeem FF 15 April 2026: Ada Skin Senjata & Bundle Premium Gratis Hari Ini

Rabu, 15 April 2026 09:14 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Menolak Lupa Mimpi: Kisah Dessy, Mahasiswi yang ‘Terjebak’ di Ruang Kelas Demi Sebuah Janji
  • Gagal Saat Lawan Bali United, Teja Masih Berpeluang Cetak Sejarah
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 15 April 2026: Ada Skin Senjata & Bundle Premium Gratis Hari Ini
  • Detik-Detik Pohon Tumbang di Bandung, Toyota Noah Rusak Parah
  • Jawa Barat Siaga Kemarau Ekstrem 2026: Lebih Kering dan Panjang dari Biasanya!
  • Rumah Layak untuk Rakyat: Sinergi bank bjb dan Kementerian PKP Luncurkan BSPS 2026 di Jawa Barat
  • Lari Gratis di Surabaya! bank bjb Bagi-Bagi Tiket Suroboyo 10K Lewat Program Nabung Seru
  • Perkuat Likuiditas Nasional, bank bjb Sabet Penghargaan Bergengsi di SPPA BEI Award 2025
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 15 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Babak Baru TPPO di Sikka: Dua Pengelola Klub Malam Resmi Jadi Tersangka Penyekapan 12 Warga Jabar

By Putra JuangSabtu, 28 Februari 2026 13:38 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menimpa 12 pekerja asal Jawa Barat di salah satu klub malam di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), memasuki babak baru. Aparat kepolisian setempat telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dan melakukan penahanan.

Dua tersangka tersebut yakni YCGW alias AW dan MAAR alias Arina. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap para korban dan saksi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian di NTT yang dinilai serius menangani kasus tersebut hingga ada penetapan tersangka.

Ucapan terima kasih itu ditujukan kepada Polda Nusa Tenggara Timur, termasuk jajaran di tingkat Polres Sikka yang menangani langsung perkara tersebut.

Baca Juga:  Jam Malam Pelajar di Jabar Resmi Ditetapkan, Begini Aturannya

“Saya mengucapkan terima kasih atas nama masyarakat Jawa Barat kepada Kapolda NTT, Direktur PPA Polda NTT, Kapolres Sikka, Kasat Reskrim Sikka, dan Kanit PPA Polres Sikka yang telah secara sungguh-sungguh memproses dugaan tindak pidana yang menimpa 12 pekerja asal Jawa Barat,” ujar Dedi, Sabtu (28/2/2026).

Ia menilai langkah cepat aparat penegak hukum di wilayah NTT menjadi bentuk kehadiran negara dalam melindungi warganya yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sentil Teras Cihampelas, Farhan Siap Lepas Warisan Ridwan Kamil

Mantan Bupati Purwakarta itu berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan rasa keadilan bagi para pekerja asal Jawa Barat yang terdampak kasus tersebut.

Selain kepada kepolisian, Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang membantu para pekerja, termasuk Suster Ika dan tim kuasa hukum yang mendampingi para korban selama proses penanganan perkara.

Ia menyebut perjuangan kemanusiaan yang dilakukan berbagai pihak tersebut menjadi bentuk solidaritas lintas daerah dalam melindungi warga.

Di sisi lain, Dedi mengaku menerima laporan bahwa masih terdapat warga Jawa Barat lain yang bekerja di sejumlah klub di wilayah tersebut dan belum dapat kembali ke daerah asalnya.

Baca Juga:  Pertemuan Dedi Mulyadi dan Suporter Persikas: Aksi Viral Diakui Salah Tempat

Kondisi itu disebut membuat sebagian dari mereka terlilit utang dan menghadapi berbagai persoalan sosial maupun ekonomi.

“Masih banyak warga Jabar yang berada di beberapa klub di sana tidak bisa pulang dan menimbulkan banyak utang. Ini menjadi jalan untuk mengajak mereka kembali dan menyelesaikan berbagai problem yang dialaminya. Bekerja untuk mendapat penghasilan dan kebahagiaan, bukan mendapat penderitaan,” pungkasnya

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Jawa Barat Hari Ini Dedi Mulyadi jawa barat perdagangan orang polres sikka TPPO
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Menolak Lupa Mimpi: Kisah Dessy, Mahasiswi yang ‘Terjebak’ di Ruang Kelas Demi Sebuah Janji

Detik-Detik Pohon Tumbang di Bandung, Toyota Noah Rusak Parah

Jawa Barat Siaga Kemarau Ekstrem 2026: Lebih Kering dan Panjang dari Biasanya!

Rumah Layak untuk Rakyat: Sinergi bank bjb dan Kementerian PKP Luncurkan BSPS 2026 di Jawa Barat

Perkuat Likuiditas Nasional, bank bjb Sabet Penghargaan Bergengsi di SPPA BEI Award 2025

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Viral BSU Rp600 Ribu April 2026, Kemnaker Tegaskan Ini Faktanya!

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.