Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Federico Barba Jadi Rebutan Klub Eropa, Sampdoria Siap Bajak Bek Andalan Persib

Kamis, 4 Juni 2026 18:50 WIB

Rok Hijau Tosca Viral Jadi Buruan Warganet, Benarkah Ada Video 2 Menit 21 Detik?

Kamis, 4 Juni 2026 18:42 WIB

The Real Mengayomi! Aksi Briptu Rifqi Sulap Kaum Marginal Jadi ‘Ganteng Maksimal’

Kamis, 4 Juni 2026 16:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Federico Barba Jadi Rebutan Klub Eropa, Sampdoria Siap Bajak Bek Andalan Persib
  • Rok Hijau Tosca Viral Jadi Buruan Warganet, Benarkah Ada Video 2 Menit 21 Detik?
  • The Real Mengayomi! Aksi Briptu Rifqi Sulap Kaum Marginal Jadi ‘Ganteng Maksimal’
  • Jadi Andalan Bojan Hodak, 5 Pemain Persib Ini Catat Menit Bermain Fantastis
  • Sadis! Lansia di Cigadung Ditodong Cutter, Polisi Ungkap Modusnya
  • Prediksi Prancis vs Pantai Gading: Mbappe Siap Pimpin Les Bleus di Nantes
  • Betrand Peto Ungkap Kenangan Pahit, Bela Ruben Onsu di Tengah Konflik dengan Sarwendah
  • Bursa Transfer Panas, Persib Bandung Mulai Bergerak Diam-Diam
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 4 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Babak Baru TPPO di Sikka: Dua Pengelola Klub Malam Resmi Jadi Tersangka Penyekapan 12 Warga Jabar

By Putra JuangSabtu, 28 Februari 2026 13:38 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang menimpa 12 pekerja asal Jawa Barat di salah satu klub malam di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), memasuki babak baru. Aparat kepolisian setempat telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dan melakukan penahanan.

Dua tersangka tersebut yakni YCGW alias AW dan MAAR alias Arina. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap para korban dan saksi.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian di NTT yang dinilai serius menangani kasus tersebut hingga ada penetapan tersangka.

Ucapan terima kasih itu ditujukan kepada Polda Nusa Tenggara Timur, termasuk jajaran di tingkat Polres Sikka yang menangani langsung perkara tersebut.

Baca Juga:  Pengamat Sebut Pertarungan Pilgub Jabar Akan Lebih Menarik Ketimbang Jakarta

“Saya mengucapkan terima kasih atas nama masyarakat Jawa Barat kepada Kapolda NTT, Direktur PPA Polda NTT, Kapolres Sikka, Kasat Reskrim Sikka, dan Kanit PPA Polres Sikka yang telah secara sungguh-sungguh memproses dugaan tindak pidana yang menimpa 12 pekerja asal Jawa Barat,” ujar Dedi, Sabtu (28/2/2026).

Ia menilai langkah cepat aparat penegak hukum di wilayah NTT menjadi bentuk kehadiran negara dalam melindungi warganya yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang.

Baca Juga:  Kasus HIV Melonjak di Jawa Barat, Gay Jadi Kelompok Penyumbang Terbesar

Mantan Bupati Purwakarta itu berharap proses hukum berjalan transparan dan memberikan rasa keadilan bagi para pekerja asal Jawa Barat yang terdampak kasus tersebut.

Selain kepada kepolisian, Dedi juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang membantu para pekerja, termasuk Suster Ika dan tim kuasa hukum yang mendampingi para korban selama proses penanganan perkara.

Ia menyebut perjuangan kemanusiaan yang dilakukan berbagai pihak tersebut menjadi bentuk solidaritas lintas daerah dalam melindungi warga.

Di sisi lain, Dedi mengaku menerima laporan bahwa masih terdapat warga Jawa Barat lain yang bekerja di sejumlah klub di wilayah tersebut dan belum dapat kembali ke daerah asalnya.

Baca Juga:  Belum Ada Kepastian Cawagub, Bima Arya Doakan Dedi Mulyadi Segera Dapat Jodoh

Kondisi itu disebut membuat sebagian dari mereka terlilit utang dan menghadapi berbagai persoalan sosial maupun ekonomi.

“Masih banyak warga Jabar yang berada di beberapa klub di sana tidak bisa pulang dan menimbulkan banyak utang. Ini menjadi jalan untuk mengajak mereka kembali dan menyelesaikan berbagai problem yang dialaminya. Bekerja untuk mendapat penghasilan dan kebahagiaan, bukan mendapat penderitaan,” pungkasnya

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Jawa Barat Hari Ini Dedi Mulyadi jawa barat perdagangan orang polres sikka TPPO
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sadis! Lansia di Cigadung Ditodong Cutter, Polisi Ungkap Modusnya

Punya Aset Rp9 Miliar, Segini Rincian Kekayaan Eks Kepala Badan Gizi Dadan Hindayana

Viral! Truk Box Tabrak Palang Pintu KA di Cimindi, Perlintasan Sempat Terganggu

Ogah Pikirkan Pemulihan Nama Baik Pasca-SP3, Erwin Pilih Pasrahkan Derajatnya pada Ketetapan Allah

Pasca-SP3 Kejari Bandung: Erwin Akui Tetap Kerja Senyap dan Langsung Sowan ke Pimpinan Pesantren

Kasus Korupsinya Disetop, Erwin Apresiasi Kejari Bandung hingga Siap Gas Pol Lagi

Terpopuler
  • Video Rok Hijau Tosca di Dapur Viral! Ini Fakta Sebenarnya di TikTok
  • Video ‘Rok Hijau Tosca’ 3 Menit Bikin Heboh Warganet, Ternyata Ini yang Terjadi
  • Video ‘Rok Hijau 3 Menit’ Viral, Link Mencurigakan Mulai Menjebak Warganet
  • Rok Hijau Tosca Viral Gegerkan TikTok, Link Asli Bikin Penasaran Warganet
  • Nama Vell Mendadak Trending Lagi, Benarkah Ada Video Viral Berdurasi 10 Menit?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.