Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit

Kamis, 29 Oktober 2026 09:02 WIB
Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 06:00 WIB

Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini

Kamis, 29 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sekulic Menggila, Persib Tekuk Melbourne Victory! Tolic Beri Pujian Setinggi Langit
  • Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026
  • Bosan ke Tempat yang Itu-itu Saja? Coba 5 Wisata Bogor Anti-Mainstream Ini
  • Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya
  • Kolaborasi Fiersa Besari dan Arei Hadirkan Cerita di Balik Ekspedisi Gunung Elbrus
  • Balsa Sekulic Borong Dua Gol, Persib Semakin Kokoh di Puncak Grup E ACL Two
  • Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029
  • Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 29 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bupati Bandung Ancam Pindahkan Perawat dan Dokter yang Judes dan Pelit Senyum

By Putra JuangSenin, 4 Maret 2024 19:20 WIB2 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna meminta, agar pegawai rumah sakit untuk mengedepankan pelayanan 5S yakni senyum, sapa, salam, sopan dan santun.

Pesan itu disampaikan Dadang Supriatna saat meresmikan Stroke Center dan ruang rawat inap lantai 4, Gedung Alamanda RSUD Majalaya, pada Sabtu (2/3/2024).

Dadang mengaku, pesan selalu ia sampaikan setiap kali melakukan kunjungan kerja ke rumah sakit. Hal itu agar warganya khususnya para pasien mendapat perlakuan yang ramah dari pihak rumah sakit.

“Kalau ada pelayan atau perawat, apalagi dokter rumah sakit yang menerima pasien dengan judes, laporkan saja ke saya, nanti saya pindahkan dia,” ucap Dadang.

Baca Juga:  Hasilkan Bibit Kopi Bersertifikat, Kelompok Tani di Kabupaten Bandung Siap Bersaing

Menurut Dadang, sudah menjadi petugas rumah sakit harus mengedepankan pelayanan 5S.

“Apalagi kalau perawatnya seorang gadis cantik, menarik, sudah begitu ramah murah senyum. Pasien yang tadinya sakit misalnya demam samai 36 derajat, begitu melihat perawatnya menarik, ramah, demamnya juga bisa turun jadi 34 derajat, dan segera sembuh sehat kembali,” seloroh Kang DS, sapaan akrabnya.

Dadang pun menginstruksikan kepada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung untuk tidak merekrut petugas kesehatan yang judes dan pelit senyum.

“Pesan perekrutan petugas kesehatan di rumah sakit ini berlaku untuk seluruh rumah sakit di Kabupaten Bandung, bukan hanya kepada Kadinkes, tapi juga bagi para direksi rumah sakit harus memperhatikan hal ini,” katanya.

Baca Juga:  Kurangi Pengangguran, Dadang Supriatna-Ali Syakieb Siapkan Program Pelatihan Kerja Anak Muda

Lebih parah lagi, kata Dadang, kalau ada pasien yang baru masuk rumah sakit sudah ditanyai dulu terkait biaya pengobatan yang harus disiapkan.

“Laporkan ke saya kalau ada petugas rumah sakit yang menanyakan dulu soal biaya pengobatan ke pasien, saya pindahkan nanti petugas rumah sakit itu,” tegasnya.

Dadang juga berpesan, rumah sakit adalah bukan merupakan suatu perusahaan dan rumah sakit bukan merupakan untuk mengambil keuntungan atau profit oriented.

Baca Juga:  Jelang Debat, H Cucun Yakin Paslon Dadang-Ali Penuhi Harapan Masyarakat

“Tapi rumah sakit lebih cenderung untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada warga masyarakat. Jadi, jangan dulu menanyakan soal biaya pengobatan. Selamatkan dulu nyawa pasien, rawat dulu, sembuhkan dulu warga yang sakit. Urusan biaya pengobatan nanti saja, apalagi 97 persen warga Kabupaten Bandung sudah punya BPJS Kesehatan,” tuturnya.

Selain itu, Dadang pun berpesan agar dalam penyediaan SDM RSUD yang baru seperti RSUD Bedas Cimaung, Kertasari, Tegalluar, Arjasari, dan RSUD Bedas Pacira, untuk mendahulukan warga sekitar rumah sakit, yang pendidikannya berlatar belakang bidang kesehatan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dadang Supriatna Dokter Kabupaten Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Jangan Termakan Jadwal Cair Palsu, Begini Cara Benar Cek PKH dan BPNT November 2026

Cara Cek Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Begini Langkahnya

Dijuluki ‘Republik PKB’, Kabupaten Bandung Jadi Model Pemenangan PKB di Pemilu 2029

Hanya Pakaian Tertinggal di Tepi Sungai, Lansia Sumedang Ditemukan Meninggal di Cimanuk

Demo BEM se-Tasikmalaya Ricuh, Pagar DPRD Dijebol hingga Diseret ke Tengah Jalan

Empat Kali Lolos dalam Dua Bulan, Kurir Sabu di Bandung Barat Akhirnya Tertangkap

Terpopuler
  • Megalomania Arsitektur: Ketika Kota Bandung Dipaksa Berbaju Kerajaan
  • Gelar Tabligh Akbar, Pemuda Pancasila Jabar Usung Semangat Gaya Baru di HUT ke-67
  • Dikukuhkan di Depan Gubernur Lemhannas, Tatang Suherman Siap Gerakkan FWK Jabar
  • Peta Potensi Bencana November 2026: Puluhan Kecamatan di Jawa Barat Siaga Longsor dan Banjir Bandang
  • Berkas Kasus UU ITE Bambang Soeharto Hampir Rampung, Simalango Law Firm Soroti Langkah Tersangka Lapor Balik Saksi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.