Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Malam Jumat Kliwon

Malam Jumat Kliwon, Weton 23 Januari 2026: Arti dan Karakteristiknya

Kamis, 22 Januari 2026 19:37 WIB

Banjir Karangligar Karawang Bukan Lagi Masalah Sementara, Dedi Mulyadi Punya Solusi Radikal

Kamis, 22 Januari 2026 19:26 WIB

Tingginya PHK di Jabar, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas SDM dan Koneksi Ordal

Kamis, 22 Januari 2026 19:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Malam Jumat Kliwon, Weton 23 Januari 2026: Arti dan Karakteristiknya
  • Banjir Karangligar Karawang Bukan Lagi Masalah Sementara, Dedi Mulyadi Punya Solusi Radikal
  • Tingginya PHK di Jabar, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas SDM dan Koneksi Ordal
  • 26.968 PPPK Paruh Waktu di Jabar Belum Terima Upah, Dedi Mulyadi Beri Penjelasan
  • Kecelakaan Maut di Tol Cipularang, Pejabat Pemkab Bekasi Jadi Korban
  • Jadi Beban! Dedi Mulyadi Ungkap 9 BUMN Nunggak Utang Rp3,7 Triliun ke BJB
  • Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026: Benarkah Ada Penyesuaian Februari Ini?
  • Redmi Note 15 Series Resmi Masuk RI, Berikut Harga dan Spesifikasi Lengkap
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 22 Januari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bupati Bandung Geram Insentif Guru Ngaji Sering Telat Cair: Disdik Harus Berbenah!

By Aga GustianaRabu, 30 April 2025 13:00 WIB2 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menunjukkan ketegasannya terkait nasib para guru ngaji di wilayahnya. Bertandang langsung ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung, Bupati Dadang mempertanyakan langsung penyebab seringnya keterlambatan pencairan insentif yang menjadi hak para pendidik agama tersebut.

Keluhan mengenai insentif yang kerap tak kunjung cair tepat waktu rupanya telah sampai ke telinga Bupati Dadang melalui berbagai saluran, baik media sosial maupun saat dirinya berinteraksi langsung dengan masyarakat. Hal ini mendorongnya untuk mengambil tindakan tegas.

“Banyak sekali aspirasi dan keluhan yang masuk kepada saya, baik melalui media sosial maupun saat saya turun langsung ke lapangan. Para guru ngaji mengeluhkan insentif yang menjadi hak mereka, seringkali tidak cair tepat waktu,” ujar Bupati Dadang Supriatna dalam video yang diunggah di Instagram, Selasa (29/4/2025).

Dengan nada serius, Bupati Dadang menekankan peran vital guru ngaji dalam membentuk karakter dan akhlak generasi penerus bangsa. Menurutnya, mereka layak mendapatkan perhatian dan penghargaan yang layak dari pemerintah daerah.

“Saya tegaskan, guru ngaji adalah bagian penting dari pembangunan karakter dan akhlak generasi kita. Mereka layak mendapatkan perhatian dan penghargaan yang layak dari pemerintah. Insentif yang seharusnya menjadi hak mereka, tidak boleh diperlakukan seenaknya,” tegasnya.

Bupati Dadang secara langsung meminta Disdik Kabupaten Bandung untuk segera melakukan pembenahan serius terhadap mekanisme pencairan insentif guru ngaji. Ia menegaskan bahwa keterlambatan, apalagi pengabaian hak para pahlawan tanpa tanda jasa ini, tidak dapat ditoleransi.

“Saya meminta Disdik Kabupaten Bandung untuk serius memperbaiki mekanisme pencairan. Tidak boleh ada lagi keterlambatan, apalagi diabaikan,” tandasnya.

Ke depan, Bupati Dadang menyatakan akan terus memantau secara ketat proses pencairan insentif tersebut. Ia ingin memastikan bahwa hak para guru ngaji benar-benar diberikan secara adil dan tepat waktu.

“Ke depan, saya akan terus memantau. Saya ingin pastikan bahwa hak para guru ngaji benar-benar diberikan dengan adil dan tepat waktu. Menghargai guru ngaji adalah bagian dari menghargai masa depan Kabupaten Bandung,” pungkasnya,

Langkah tegas Bupati ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi para guru ngaji dan mendorong perbaikan sistem yang lebih baik di masa mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Dadang Supriatna insentif guru ngaji
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Banjir Karangligar Karawang Bukan Lagi Masalah Sementara, Dedi Mulyadi Punya Solusi Radikal

Tingginya PHK di Jabar, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas SDM dan Koneksi Ordal

26.968 PPPK Paruh Waktu di Jabar Belum Terima Upah, Dedi Mulyadi Beri Penjelasan

Kecelakaan Maut di Tol Cipularang, Pejabat Pemkab Bekasi Jadi Korban

Jadi Beban! Dedi Mulyadi Ungkap 9 BUMN Nunggak Utang Rp3,7 Triliun ke BJB

Bahaya Masih Mengintai, Evakuasi Korban Tambang Gunung Pongkor Bogor Dilakukan Hati-hati

Terpopuler
  • Rekomendasi Makan Malam di Subang, dari Saung Sunda hingga Rest Area Favorit
  • Panduan Kuliner Sukabumi: 5 Sajian Khas yang Melegenda dan Hits
  • 23 Paskal Hadirkan Bandung Starts Here, Rumah Baru untuk Komunitas Bandung
  • Viral! Video Diduga Ricky Harun Karaoke Bareng LC Jadi Sorotan Publik
  • Bak Cerita Dongeng, Perjalanan Hidup Michael O dari Manusia Silver ke Model Profesional
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2026
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.