Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Revitalisasi Pasar Ciroyom Dimulai Bertahap, Perumda Pastikan Legalitas dan Keamanan Pedagang

Rabu, 30 September 2026 07:13 WIB

Tak Hanya Jadi Pelajaran, Pendidikan Pancasila Disiapkan Bentuk Karakter Siswa

Rabu, 30 September 2026 07:09 WIB
bansos beras

Bansos Beras 30 Kg Cair Oktober 2026, Begini Cara Ambil dan Cek NIK Penerimanya

Rabu, 30 September 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Revitalisasi Pasar Ciroyom Dimulai Bertahap, Perumda Pastikan Legalitas dan Keamanan Pedagang
  • Tak Hanya Jadi Pelajaran, Pendidikan Pancasila Disiapkan Bentuk Karakter Siswa
  • Bansos Beras 30 Kg Cair Oktober 2026, Begini Cara Ambil dan Cek NIK Penerimanya
  • Pencari Kerja Bandung Merapat! 6 Perusahaan Buka 359 Lowongan Secara Online
  • Sudah Eksis Puluhan Tahun! 5 Roti Bakar Legendaris Bandung yang Masih Diburu
  • Bansos Beras 30 Kg Segera Disalurkan! Cek 33,24 Juta Penerima dan Cara Cek NIK
  • Rekomendasi Kuliner Malam Majalengka: Dari Sate Maranggi hingga Bakso Jumbo 1 Kg
  • Menjelajah Malam di Kota Hujan: 10 Surga Kuliner yang Bikin Rindu Bogor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 30 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bupati Bandung Geram Insentif Guru Ngaji Sering Telat Cair: Disdik Harus Berbenah!

By Aga GustianaRabu, 30 April 2025 13:00 WIB2 Mins Read
Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menunjukkan ketegasannya terkait nasib para guru ngaji di wilayahnya. Bertandang langsung ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung, Bupati Dadang mempertanyakan langsung penyebab seringnya keterlambatan pencairan insentif yang menjadi hak para pendidik agama tersebut.

Keluhan mengenai insentif yang kerap tak kunjung cair tepat waktu rupanya telah sampai ke telinga Bupati Dadang melalui berbagai saluran, baik media sosial maupun saat dirinya berinteraksi langsung dengan masyarakat. Hal ini mendorongnya untuk mengambil tindakan tegas.

“Banyak sekali aspirasi dan keluhan yang masuk kepada saya, baik melalui media sosial maupun saat saya turun langsung ke lapangan. Para guru ngaji mengeluhkan insentif yang menjadi hak mereka, seringkali tidak cair tepat waktu,” ujar Bupati Dadang Supriatna dalam video yang diunggah di Instagram, Selasa (29/4/2025).

Dengan nada serius, Bupati Dadang menekankan peran vital guru ngaji dalam membentuk karakter dan akhlak generasi penerus bangsa. Menurutnya, mereka layak mendapatkan perhatian dan penghargaan yang layak dari pemerintah daerah.

Baca Juga:  Warga Bandung Kini Bisa Lapor Lampu Jalan Mati, Catat Nomornya!

“Saya tegaskan, guru ngaji adalah bagian penting dari pembangunan karakter dan akhlak generasi kita. Mereka layak mendapatkan perhatian dan penghargaan yang layak dari pemerintah. Insentif yang seharusnya menjadi hak mereka, tidak boleh diperlakukan seenaknya,” tegasnya.

Baca Juga:  PDIP Resmi Usung Dadang Supriatna-Ali Syakieb di Pilbup Bandung 2024

Bupati Dadang secara langsung meminta Disdik Kabupaten Bandung untuk segera melakukan pembenahan serius terhadap mekanisme pencairan insentif guru ngaji. Ia menegaskan bahwa keterlambatan, apalagi pengabaian hak para pahlawan tanpa tanda jasa ini, tidak dapat ditoleransi.

“Saya meminta Disdik Kabupaten Bandung untuk serius memperbaiki mekanisme pencairan. Tidak boleh ada lagi keterlambatan, apalagi diabaikan,” tandasnya.

Ke depan, Bupati Dadang menyatakan akan terus memantau secara ketat proses pencairan insentif tersebut. Ia ingin memastikan bahwa hak para guru ngaji benar-benar diberikan secara adil dan tepat waktu.

Baca Juga:  Targetkan 16 Kursi, PKB Godok Strategi 'Naik Kelas' di Muscab Kabupaten Bandung

“Ke depan, saya akan terus memantau. Saya ingin pastikan bahwa hak para guru ngaji benar-benar diberikan dengan adil dan tepat waktu. Menghargai guru ngaji adalah bagian dari menghargai masa depan Kabupaten Bandung,” pungkasnya,

Langkah tegas Bupati ini diharapkan dapat menjadi angin segar bagi para guru ngaji dan mendorong perbaikan sistem yang lebih baik di masa mendatang.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bandung Dadang Supriatna
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Revitalisasi Pasar Ciroyom Dimulai Bertahap, Perumda Pastikan Legalitas dan Keamanan Pedagang

Tak Hanya Jadi Pelajaran, Pendidikan Pancasila Disiapkan Bentuk Karakter Siswa

Pencari Kerja Bandung Merapat! 6 Perusahaan Buka 359 Lowongan Secara Online

Bansos Beras 30 Kg Segera Disalurkan! Cek 33,24 Juta Penerima dan Cara Cek NIK

Penuhi Panggilan Sidang PT BDS, Bupati Dadang Supriatna Tegaskan Posisi Pemegang Saham

Selain di Jatiluhur, Fasilitas Data Center AI Ternyata Sudah Berdiri di Bekasi dan Karawang

Terpopuler
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • HUT ke-38 Bikers Brotherhood 1% MC Digelar di Bandung, Angkat Semangat Persaudaraan
  • Lirik Pemimpin Muda Otentik untuk Jabar, Gema Bangsa Pasang Target Mutlak di Pemilu 2029
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
  • Heboh Kemunculan ‘Cucu Krakatau’ Seluas 32,8 Hektare Usai Erupsi, Begini Penjelasan Badan Geologi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.