Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya

Kamis, 19 Februari 2026 16:03 WIB

Persib Seret Wasit Majed Alshamrani ke AFC Usai Disingkirkan Ratchaburi FC

Kamis, 19 Februari 2026 15:48 WIB

Sore Syahdu di Kota Kembang: 10 Rekomendasi Spot Ngabuburit Hits Bandung 2026

Kamis, 19 Februari 2026 15:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya
  • Persib Seret Wasit Majed Alshamrani ke AFC Usai Disingkirkan Ratchaburi FC
  • Sore Syahdu di Kota Kembang: 10 Rekomendasi Spot Ngabuburit Hits Bandung 2026
  • Adzan Magrib Jam Berapa? Cek Jadwal Buka Puasa Hari Pertama 1 Ramahdan 1447 H
  • 5 Menu Buka Puasa Sehat yang Bikin Tubuh Tetap Bertenaga Sepanjang Ramadhan
  • Persib Tersingkir di ACL 2 2025/26, Invasi Suporter Picu Potensi Sanksi AFC
  • Video Teh Pucuk Durasi 17 Menit Viral, Ternyata Begini Fakta di Baliknya!
  • Istana Diguncang ‘Anak Paket C’, Tiyo Ardianto dan Kritik Soal MBG!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 19 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cagub Dedi Mulyadi Paparkan 4 Pilar Pembangunan di Debat Perdana Pilgub Jabar

By SusanaSenin, 11 November 2024 21:00 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam debat perdana Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, calon Gubernur Jabar nomor urut empat, Dedi Mulyadi, memaparkan visi dan misinya untuk pembangunan Provinsi Jabar yang lebih baik dan berkeadilan.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi mengungkapkan rasa bangganya terhadap tanah Sunda, tanah Jabar yang menurutnya merupakan tanah yang penuh potensi dan berkah, diciptakan saat Tuhan sedang tersenyum.

“Seluruh rakyat Jawa Barat dimanapun berada, tanah Sunda, tanah Jabar adalah tanah yang diciptakan saat Tuhan tersenyum. Tanah ini memiliki karakter subur, makmur, gemah, ripah, repeh, rapih. Namun, seluruh dimensi yang dimiliki oleh tanah Jawa Barat ini tak akan mencapai derajat kemuliaan manakala tidak dikelola secara istimewa,” ujar Dedi Mulyadi dalam pemaparannya, di Grha Sanusi Unpad, Senin (11/11/2024).

Dedi mengungkapkan bahwa visi pembangunan Jabar yang ia usung adalah “Jawa Barat Istimewa”, yang bertujuan untuk memuliakan tanah ini melalui empat kerangka dasar yang akan dikembangkan dalam program pemerintahannya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Akui Salah Naik Motor Tanpa Helm, Minta Ditilang

Keempat kerangka dasar tersebut mengacu pada filosofi kesundaan yang kuat dan tujuan pembangunan dunia yang berkelanjutan.

Yang pertama, Dedi menekankan pentingnya pendidikan yang terintegrasi dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga perguruan tinggi.

“Kami ingin mewujudkan manusia Pancawaluya, yaitu manusia yang cageur, bener, pinter, jeng singer, miindung ka waptu, mibapa ka zaman, indah cai, indah tampian,” kata Dedi, yang merujuk pada karakteristik manusia ideal yang sehat, cerdas, berbudi pekerti, dan mampu mengikuti perkembangan zaman.

Baca Juga:  Ini Empat Rencana Acep-Gita Jika Jawa Barat Jadi Wilayah Aglomerasi

Yang kedua, Dedi menegaskan perlunya pembangunan ekonomi yang merata, dengan fokus pada ekonomi kerakyatan dan pembangunan ekosistem ekonomi di desa dan kota.

Ia berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang dapat menciptakan peluang bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama melalui pengembangan sektor ekonomi lokal yang inklusif.

Ketiga, Dedi juga menekankan pentingnya menciptakan birokrasi yang efisien, profesional, dan produktif, yang berfungsi sebagai pelayan masyarakat.

Birokrasi yang solid akan menjadi dasar bagi tercapainya berbagai program pembangunan yang bermanfaat bagi rakyat Jabar.

Dan keempat, infrastruktur yang merata dan terintegrasi antara desa dan kota menjadi prioritas utama dalam visi “Jawa Barat Istimewa”.

Baca Juga:  Monetisasi Konten Kepala Daerah di Jabar, Antara Transparansi dan Etika Pejabat Publik

Dedi menjelaskan bahwa disparitas pembangunan antara utara dan selatan, serta antara desa dan kota harus dapat diatasi agar semua wilayah di Jabar berkembang secara seimbang. Infrastruktur yang baik akan mendukung pertumbuhan ekonomi, mobilitas, dan kesejahteraan masyarakat.

“Semua ini adalah langkah-langkah untuk mewujudkan masyarakat yang gemah ripah, repeh rapih. Kacai jadi salewi, ka darat jadi salogak,” ujar Dedi, mengutip ungkapan Sunda yang menggambarkan cita-cita masyarakat yang makmur, sejahtera, dan bahagia.

Dedi Mulyadi berharap dengan visi “Jawa Barat Istimewa”, seluruh aspek pembangunan di provinsi ini dapat terlaksana secara adil dan merata, menjadikan Jabar sebagai provinsi yang mampu memberikan kemakmuran bagi semua warganya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

debat Dedi Mulyadi Pilgub Jabar Visi-Misi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR PNS 2026 Segera Cair! Ini Nominal dan Komponen Lengkapnya

Istana Diguncang ‘Anak Paket C’, Tiyo Ardianto dan Kritik Soal MBG!

Dugaan Korupsi Rumdin DPRD Indramayu Naik ke Penyidikan, Kerugian Negara Rp16,8 Miliar

Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni Is Back! Resmi Kembali Duduki Kursi Wakil Ketua Komisi III DPR RI

Siap-Siap Pulang Kampung! Daftar Lengkap Mudik Gratis 2026 Beserta Jadwal dan Kuota

Hilang Konsentrasi, Remaja 18 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pasupati

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Viral Teh Pucuk 17 Menit Bisa Jadi Malware, Jangan Asal Klik!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.