Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?

Selasa, 17 Maret 2026 05:00 WIB
Video Viral Ukhti Mukena Pink

Heboh! Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Viral di TikTok, Netizen Penasaran Versi Tanpa Sensor

Selasa, 17 Maret 2026 04:00 WIB

Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026

Selasa, 17 Maret 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?
  • Heboh! Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Viral di TikTok, Netizen Penasaran Versi Tanpa Sensor
  • Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok, Netizen Buru Link Part 2 di Kebun Sawit dan Dapur
  • Apa Sebenarnya Isi Video Mukena Pink No Sensor? Fenomena Viral Ini Bikin Internet Heboh
  • Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu
  • Jagat Maya Geger! Video Kebaya Hitam Viral di TikTok, Netizen Buru Versi Tanpa Sensor
  • Siskaeee Sentil Polisi: Kasus Gue Cepat Banget, Giliran Penyiram Air Keras Kok Belum Ketangkap?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cek Bansos Kemensos: 1,9 Juta Data Penerima Dicoret, Ini Alasannya

By Aga GustianaRabu, 4 Juni 2025 08:14 WIB3 Mins Read
penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos
Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan BPNT 2025 di kantor pos. (Foto: Hasil AI/ChatGPT)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) kembali menegaskan komitmennya untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) secara tepat sasaran. Pada triwulan II tahun 2025, sebanyak 1,9 juta data penerima bansos resmi dicoret dari daftar karena teridentifikasi sebagai penerima yang tidak memenuhi syarat.

Pencoretan ini dilakukan setelah verifikasi ulang oleh Kemensos, menyusul temuan adanya inclusion error, yaitu kesalahan data di mana individu atau keluarga yang seharusnya tidak berhak menerima bantuan justru terdaftar sebagai penerima.

Hal ini diungkapkan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (2/6/2025).

“Presiden menginginkan bansos benar-benar menyentuh mereka yang memang layak dan membutuhkan,” ujar Gus Ipul. Ia menambahkan bahwa upaya ini merupakan bagian dari perbaikan sistem data melalui cek bansos Kemensos yang lebih ketat dan akurat.

Baca Juga:  Kemensos Cairkan Bansos BPNT Rp600 Ribu, Begini Cara Cek Nama Anda!

Konsolidasi Data Lintas Instansi

Pembersihan data dilakukan setelah konsolidasi antarinstansi seperti Kemensos, Badan Pusat Statistik (BPS), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), serta Kementerian Keuangan. Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa program seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako (BPNT) masih belum sepenuhnya tepat sasaran.

Data dari BPS dan Susenas 2025 digunakan sebagai acuan utama dalam validasi penerima bantuan. “Kami melakukan exercise data secara menyeluruh untuk memastikan keakuratan,” jelas Gus Ipul.

Hasil verifikasi tidak hanya menemukan kesalahan inclusion error, tetapi juga exclusion error, yakni masyarakat yang sebenarnya berhak mendapat bansos namun terlewatkan dari daftar. “Data exclusion error ini sudah kami koreksi agar mereka bisa masuk daftar penerima selanjutnya,” tambahnya.

Baca Juga:  Cek Bansos Kemensos 2025: Cara Lihat Status Penerima dengan NIK Lewat HP, Gratis dan Resmi

Cek Bansos Kemensos Diperkuat

Dengan banyaknya perbaikan data, Kemensos mendorong masyarakat untuk aktif melakukan cek bansos Kemensos melalui kanal resmi, baik melalui laman cekbansos.kemensos.go.id maupun aplikasi Cek Bansos di ponsel Android.

Masyarakat hanya perlu memasukkan data KTP dan wilayah domisili untuk mengetahui status penerima. Proses ini dilakukan agar publik bisa ikut mengawasi distribusi bansos sekaligus memastikan transparansi pemerintah.

Stimulus Ekonomi Selama Libur Sekolah

Langkah pengetatan data bansos ini juga berkaitan dengan kebijakan stimulus ekonomi yang baru saja diumumkan pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa pemerintah mengalokasikan stimulus senilai Rp24,44 triliun untuk menjaga daya beli masyarakat selama periode libur sekolah, Juni hingga Juli 2025.

Baca Juga:  Cek Penerima BPNT dan PKH Oktober 2025 Lewat HP, Ini Cara Resminya dari Kemensos

“Stimulus ini salah satunya untuk mendukung program bansos agar lebih efektif dan berdampak langsung,” kata Sri Mulyani dalam pernyataan di Kantor Presiden pada hari yang sama.

Komitmen Pemerintah ke Depan

Pemerintah berkomitmen untuk terus menyempurnakan sistem bansos agar benar-benar menyentuh lapisan masyarakat paling rentan. Proses validasi dan pembersihan data melalui cek bansos Kemensos akan dilakukan secara berkala untuk menghindari kesalahan penyaluran.

“Upaya kami bukan hanya soal administrasi, tetapi menyangkut keadilan sosial,” tegas Gus Ipul.

Dengan semakin akuratnya data, diharapkan tidak ada lagi penerima fiktif, dan semua bantuan bisa disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bansos PKH 2025 Cek Bansos Kemensos data bansos 1.9 juta exclusion error inclusion error stimulus ekonomi 2025
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.