Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

HEBOH! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Viral, Ternyata Jebakan 1 Miliar Rupiah Mengintai

Minggu, 5 April 2026 19:48 WIB

Link Live Streaming Semen Padang vs Persib, Siapa Tumbang di Padang?

Minggu, 5 April 2026 18:16 WIB

Suaranya Bikin Merinding! Siswa Kelas SD Baca UUD 1945 Tanpa Teks, Pejabat Belum Tentu Bisa

Minggu, 5 April 2026 17:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • HEBOH! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Viral, Ternyata Jebakan 1 Miliar Rupiah Mengintai
  • Link Live Streaming Semen Padang vs Persib, Siapa Tumbang di Padang?
  • Suaranya Bikin Merinding! Siswa Kelas SD Baca UUD 1945 Tanpa Teks, Pejabat Belum Tentu Bisa
  • Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Heboh, Identitas Pemeran Jadi Tanda Tanya
  • Viral Lagi! Hendrik MBG Bikin Macet Bandung Gara-Gara Parkir Sembarangan
  • Misi Juara Dimulai! Persib Hadapi Final Pertama di Padang
  • Bukan Sekadar Meme! Ini Sejarah Kopo Bandung yang Kini Jadi Sorotan Warganet
  • Real atau Settingan? Video 7 Menit ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Viral, Netizen Ramai Cari Part 2
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 5 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cianjur Selatan Terus Merana: Pemadaman Listrik Jadi Momok, Masyarakat Tuntut Keadilan

By Aga GustianaSabtu, 8 Maret 2025 13:46 WIB2 Mins Read
Padam Listrik
Ilustrasi pemadaman listrik. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Masyarakat Cianjur Selatan menjerit akibat pemadaman listrik yang terus-menerus tanpa alasan jelas. Koordinator Cianjur Selatan Society (CSS), Taupik Muhamad Ramdan S.H., mengungkapkan ketimpangan yang terjadi di wilayahnya dibandingkan dengan daerah lain di Kabupaten Cianjur.

Ketimpangan Listrik yang Mencolok

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Cianjur 2024, Cianjur memiliki 32 kecamatan dan 6 kelurahan. Namun, lima kecamatan di Cianjur Selatan, yaitu Leles, Sindangbarang, Agrabinta, Cidaun, dan Naringgul, mengalami pemadaman listrik yang sering dan tidak teratur. Kondisi ini sangat kontras dengan kecamatan di dekat pusat kota yang jarang mengalami gangguan listrik.

Dampak Pemadaman Listrik yang Merugikan

Baca Juga:  Diskon Listrik Juni 2025: Ini Daftar Pelanggan, Besaran Potongan & Cara Mendapatkannya

Pemadaman listrik ini menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, antara lain:

  • Kerusakan alat elektronik akibat tegangan listrik tidak stabil.
  • Gangguan aktivitas sehari-hari, seperti kesulitan mendapatkan air bersih, memasak, dan mengakses layanan penting.
  • Hambatan akses informasi dan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa.
  • Terhentinya usaha masyarakat yang bergantung pada listrik, yang berdampak pada perekonomian.
  • Gangguan kegiatan keagamaan di pesantren.
Baca Juga:  Komitmen Transisi Energi, Begini Strategi Besar PLN

Pelanggaran Hak Konsumen dan Amanat Undang-Undang

Kondisi ini dianggap melanggar hak konsumen dan amanat Undang-Undang Ketenagalistrikan serta Undang-Undang Cipta Kerja.

Menurut Taupik, PT. PLN wajib menyediakan listrik yang memenuhi standar mutu dan keandalan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.

“Masyarakat Cianjur Selatan juga berhak mendapatkan ganti rugi atas pemadaman yang disebabkan oleh kesalahan atau kelalaian PT. PLN, sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen,” jelasnya.

Baca Juga:  Tagihan Listrik Naik? Ini Daftar Tarif Terbaru Listrik PLN untuk April–Juni 2025

Tuntutan Masyarakat Cianjur Selatan

CSS menuntut pemerintah dan PT. PLN untuk:

  • Mendesak PT. PLN untuk memperbaiki tata kelola perusahaan.
  • Memberikan pelayanan sesuai dengan amanat konstitusi dan undang-undang.
  • Mencopot jajaran direksi PT. PLN Kabupaten Cianjur yang dianggap merugikan masyarakat.
  • Memberikan ganti rugi kepada seluruh masyarakat Cianjur Selatan yang terdampak pemadaman listrik.

“Pemerintah harus memberikan perhatian serius terhadap masalah ini dan tidak membiarkan masyarakat Cianjur Selatan merasa dianak-tirikan,” teas Taufik.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Cianjur Selatan listrik padam PLN
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Suaranya Bikin Merinding! Siswa Kelas SD Baca UUD 1945 Tanpa Teks, Pejabat Belum Tentu Bisa

Viral Lagi! Hendrik MBG Bikin Macet Bandung Gara-Gara Parkir Sembarangan

Bukan Sekadar Meme! Ini Sejarah Kopo Bandung yang Kini Jadi Sorotan Warganet

Tolak Beri Uang Tambahan, Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Diduga Dikeroyok Preman

Sok Kuasa! Akses Jalan Perumahan Ditutup Paksa, Ngaku Tanah Pribadi Padahal Fasum!

Heboh! Benda Terbang Misterius Terlihat di Langit Lampung Timur, Warga Dengar Suara Ledakan

Terpopuler
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ 7 Menit, Link Palsu Mengintai Warganet, Cek Aslinya
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
  • Bukan Indonesia? Fakta Mengejutkan di Balik Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri 7 Menit Ini
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.