Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini 20 Februari 2026: Masih Kokoh di Level Rp2,9 Juta, Cek Rinciannya!

Jumat, 20 Februari 2026 07:47 WIB

Cara Cek Desil DTSEN 2026: Intip Peluang Anda Jadi Penerima Bansos PKH dan Sembako

Jumat, 20 Februari 2026 07:35 WIB

Bojan Hodak Beri Lampu Hijau! Kurzawa dan Castel Siap Ledakkan Persib di Liga 1

Jumat, 20 Februari 2026 05:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Harga Emas Antam Hari Ini 20 Februari 2026: Masih Kokoh di Level Rp2,9 Juta, Cek Rinciannya!
  • Cara Cek Desil DTSEN 2026: Intip Peluang Anda Jadi Penerima Bansos PKH dan Sembako
  • Bojan Hodak Beri Lampu Hijau! Kurzawa dan Castel Siap Ledakkan Persib di Liga 1
  • Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya
  • Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
  • Buruan Cek! Link Video Nay TikTok Blunder Jadi Incaran Netizen, Awas Jebakan Mengintai
  • Nonton Film Gratis di LK21: Nyesel Baru Tahu Ternyata Ada Mata-mata yang Bisa Sadap HP!
  • Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 20 Februari 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cimindi Gabung Cimahi, Wali Kota Bandung: Mesti Ubah UU, Aceh Merdeka Aja Pernah Berhenti

By Muhammad Rafki Razif KiransyahSenin, 23 Juni 2025 10:30 WIB3 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: Rafki R/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menanggapi santai wacana penggabungan wilayah Cimindi yang secara geografis lebih dekat ke Kota Cimahi.

Farhan mengatakan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk negosiasi lebih lanjut.

“Itu mah silakan dinegosiasikan dengan gubernur dan pemerintah pusat. Apapun keputusan mereka, kita akan bisa bicarakan itu,” ucap Farhan ditemui di Balai Kota Bandung, Senin (23/6/2025).

Peluang Andir dan Perubahan Undang-Undang

Terkait kemungkinan wilayah Andir juga menjadi bagian dari Kota Cimahi, Farhan menegaskan bahwa hal tersebut tidak semudah membalikkan telapak tangan.

Farhan menganalogikan bahwa pembicaraan mengenai perubahan wilayah bisa sangat luas, bahkan pernah ada pembicaraan tentang Aceh Merdeka yang pada akhirnya terhenti.

“Mesti mengubah undang-undang. Mangga weh, pembicaraan mah banyak bahkan pembicaraan Aceh Merdeka pernah, kan ereun (berhenti),” ungkapnya.

Diskursus Akademik yang Sah, Tapi Butuh Dasar Hukum Kuat

Farhan mengakui adanya diskusi antara Pemerintah Kota Bandung dan Cimahi mengenai hal ini.

Baca Juga:  Jabar Jadi Provinsi dengan PHK Terbanyak, Ini Kata Dedi Mulyadi

“Ya ada lah. Itu mah sebuah diskursus akademik yang sah-sah saja. Tidak ada yang salah dengan itu,” jelasnya.

Namun, Farhan menekankan bahwa setiap perubahan harus memiliki dasar hukum yang kuat dan mempertimbangkan realita politik yang ada, sebelum kemudian menyusul aspek budaya dan strategi ekonomi.

Farhan juga menyebutkan bahwa keinginan Kota Cimahi dan beberapa kota kecil lainnya untuk memperluas wilayah sempat dibicarakan di awal pemerintahan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

“Tapi kan kemudian kita tahu tidak semudah itu kemudian terjadi,” ujarnya.

Prinsip Kebangsaan dan Dampak Positif untuk Cimahi

Secara prinsip kebangsaan, Farhan menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tidak keberatan menyerahkan Andir, selama masih dalam lingkup Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kalau menyerahkan Andir kepada Papua Nugini, tak ada masalah. Intinya jangan ribut, maksudnya santai,” candanya.

Baca Juga:  Knalpot Brong Resmi Dilarang di Jawa Barat, Dedi Mulyadi Keluarkan Surat Edaran Tegas

Mengenai dampak positif jika salah satu wilayah Bandung dilepaskan, Farhan menjelaskan bahwa hal tersebut tidak akan mengurangi masalah seperti kemacetan di Bandung.

“Oh enggak, enggak. Masalah itu enggak ada yang turun,” sebutnya.

Menurutnya, dampak positif dari pelebaran wilayah tersebut akan lebih banyak dirasakan oleh Cimahi.

“Kalau kita mah hanya akan bersama berada dalam satu wilayah Bandung Raya. Karena Cimahi mah akan nama PBB,” tandasnya.

Untuk diketahui, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mendukung penataan batas wilayah Kota Cimahi yang sudah dilontarkan oleh Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. Hal tersebut dinilai dapat menjadi solusi untuk pengelolaan wilayah yang lebih baik.

“Mendukung. Saya termasuk Gubernur yang selalu datang pada setiap paripurna. Belum pernah saya ketinggalan di seluruh kabupaten/kota dan bertanya masalahnya apa dan harus dieksekusi dengan cepat,” ucap Desi usai menghadiri Rapat Paripurna Hari Jadi ke-24 Kota Cimahi di Gedung DPRD Kota Cimahi, Sabtu (21/6/2025).

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Sebut Adab Budaya Sunda Ciptakan Harmoni Sosial

Dedi mengatakan, daerah di kawasan Bandung Raya perlu melakukan koordinasi terkait pembagian wilayah.

“Dalam waktu dekat akan digelar diskusi dan musyawarah antara Pemkot Cimahi dan Kota Bandung-Kabupaten Bandung-Kabupaten Bandung Barat untuk melakukan pembagian wilayah. Misalnya, daerah ini di kabupaten ini ujung banget, tapi di Kota Cimahi adalah wajah. Harus bisa dibicarakan bekerja sama dengan Kabupaten Bandung, Kota Bandung, maupun Kabupaten Bandung Barat sehingga memungkinkan wilayah Cimahi bertambah dan penduduknya bertambah,” bebernya.

Menurut Dedi, hal itu dimungkinkan dalam rangka meningkatkan pengelolaan wilayah.

“Ini penting dilakukan agar daerah yang tidak terkelola dengan baik karena fiskal daerahnya memiliki keterbatasan bisa digarap oleh kota yang paling dekat. Toh, sama-sama Jawa Barat dalam kepentingan itu agar semua tertata terencana, dan terkelola,” imbuhnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Raya Cimahi cimindi Dedi Mulyadi Muhammad Farhan Pemekaran Wilayah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

THR

Minggu Pertama Puasa, THR ASN 2026 Siap Masuk Rekening? Ini Rinciannya

Jadwal Imsak Hari Ini: 20 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan

Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington

Polemik Kursi Ketua DPW PPP Jabar: Pepep Saepul Hidayat Seret DPP ke Pengadilan

Satu Tahun Pimpin Kota Bandung, Farhan Soroti Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen

Pengendara Motor Tewas Tabrak Trotoar di Jalan Terusan Pasirkoja Bandung

Terpopuler
  • Apa Isi Video Teh Pucuk 17 Menit? Link No Sensor Bikin Penasaran
  • Beredar! Link Video Teh Pucuk 17 Menit, Full Durasi No Sensor
  • Viral No Sensor Video Teh Pucuk Durasi Panjang 17 Menit, Cek Faktanya!
  • Link Video Teh Pucuk 17 Menit vs 1 Menit 50 Detik: Benarkah Ada Dua Versi atau Sekadar Jebakan?
  • Viral! Link Video Teh Pucuk 17 Menit No Sensor, Nonton Full Dimana?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.