Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina

Sabtu, 26 September 2026 10:17 WIB

Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood

Sabtu, 26 September 2026 07:44 WIB

Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026

Sabtu, 26 September 2026 06:19 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bernostalgia di Bandung, Eks Kiper Persib Ini Berharap Dukungan Bobotoh untuk Timnas Filipina
  • Karya Lokal Kelas Dunia! Goresan Pensil Siswa Majalengka Ini Sukses Digarap hingga Dinotice Seleb Hollywood
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Naik ke Posisi 116 Usai Permalukan Singapura di ASEAN Cup 2026
  • Berburu Cita Rasa Malam di Purwakarta: Deretan Kuliner Legendaris yang Menggoyang Lidah
  • Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks
  • Warga Bandung Merapat! Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipajang di PVJ, Ada Meet and Greet Legenda
  • 3 Oleh-Oleh Dekat Braga Bandung yang Bikin Liburan Makin Lengkap, Ada Kuliner Tempo Dulu!
  • Kuliner Malam Bogor: Deretan Sajian Hangat Penggugah Selera di Kota Hujan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 26 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cuaca Ekstrem Picu Rentetan Bencana di Jawa Barat hingga Pertengahan Januari

By Aga GustianaJumat, 16 Januari 2026 19:40 WIB2 Mins Read
banjir di jabar
Banjir di Kabupaten Bandung. Foto: Instagram @zaidanrizqullahd.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gelombang bencana hidrometeorologi masih membayangi sejumlah wilayah di Jawa Barat hingga Jumat (16/1/2026). Intensitas hujan yang belum mereda memicu rangkaian kejadian mulai dari banjir, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem, membuat masyarakat di berbagai daerah berada dalam kondisi siaga tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat menyebut curah hujan tinggi sebagai faktor dominan di balik meningkatnya kejadian bencana dalam beberapa hari terakhir. Juru Bicara BPBD Jabar, Hadi Rahmat, menegaskan bahwa potensi ancaman belum sepenuhnya berlalu.

“Hujan lebat masih terjadi di sejumlah daerah. Akibatnya, bencana hidrometeorologi masih jadi ancaman di Jawa Barat,” kata Hadi dalam keterangan resminya, Jumat (16/1/2026).

Karawang Dilanda Banjir Akibat Tanggul Jebol

Baca Juga:  Awas Cuaca Ekstrem! BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang

Situasi paling mencolok terjadi di Kabupaten Karawang. Jebolnya tanggul Irigasi Tarum Barat pada Jumat pagi menyebabkan air meluap ke permukiman warga di Dusun Cisalak Utara, Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat. Sedikitnya 400 kepala keluarga terdampak banjir yang merendam rumah serta memutus akses jalan di kawasan tersebut. Aktivitas warga lumpuh, sementara upaya penanganan darurat terus dilakukan.

Banjir dan Longsor Meluas di Sukabumi

Kabupaten Sukabumi juga tak luput dari dampak cuaca ekstrem. Banjir dilaporkan merendam Desa Mekarsakti dan Desa Ciwaru di Kecamatan Ciemas. Di saat yang sama, longsor terjadi di empat desa yang tersebar di empat kecamatan berbeda, yakni Desa Cibuntu (Simpenan), Desa Tegallega (Lengkong), Desa Ciemas (Ciemas), dan Desa Cibadak (Cibadak). Kerusakan rumah warga serta fasilitas umum memaksa sebagian penduduk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga:  Dampak Gempa Kabupaten Bandung, BPBD: 700 Rumah Rusak dan 82 Korban Luka

Bogor, Purwakarta, dan Bekasi Ikut Terdampak

Tanah longsor juga dilaporkan terjadi di Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Satu keluarga dengan lima anggota jiwa harus meninggalkan rumah akibat kerusakan parah pada bangunan tempat tinggal mereka. Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang dan hujan intens tercatat melanda Desa Cibuntu di Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, serta Desa Tanjungbaru di Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Baca Juga:  Cuaca Tak Menentu, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang saat Pancaroba

Rentetan kejadian ini menegaskan bahwa ancaman hidrometeorologi di Jawa Barat masih berada pada fase mengkhawatirkan. Selain kerugian material, dampak sosial akibat pengungsian dan terganggunya aktivitas warga menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah. Kesiapsiagaan masyarakat, didukung respons cepat aparat dan pemantauan cuaca berkelanjutan, menjadi kunci untuk meminimalkan risiko di tengah cuaca ekstrem yang belum menunjukkan tanda mereda.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bencana Hidrometeorologi BPBD Jabar Cuaca Ekstrem
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Panik Warga! Kabar Internet Nasional Mati 25–27 September Ternyata Hoaks

Kecelakaan Maut di Bundaran Cibiru Bandung, Pelajar Tewas Usai Tertabrak Truk Box

Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi

Modal Kunci Asli, Dua Pelaku Gasak Isi Toko di Margaasih hingga Rugi Rp30,8 Juta

5 Provinsi dengan Kasus PHK Tertinggi, Jabar Tempati Posisi Pertama!

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka, Polri Bongkar 4 Dugaan Peristiwa Korupsi

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Herwin Muchtar Siap Berebut Kursi Ketua Kadin Kota Bandung, Usung Program Goes Global hingga Digitalisasi
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.