Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib

Bojan Hodak Akui Laga Sulit, Persib Dihantui Absennya Pemain Kunci

Rabu, 13 Mei 2026 17:00 WIB

Video Guru Bahasa Inggris vs Siswa, Bikin Heboh, Ada Kejanggalan Mengejutkan di Menit ke 2

Rabu, 13 Mei 2026 16:44 WIB

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bojan Hodak Akui Laga Sulit, Persib Dihantui Absennya Pemain Kunci
  • Video Guru Bahasa Inggris vs Siswa, Bikin Heboh, Ada Kejanggalan Mengejutkan di Menit ke 2
  • Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar
  • Panduan Lengkap SPMB Kota Bandung 2026: Aturan Baru, Jalur, dan Jadwal Penting yang Wajib Diketahui Orang Tua
  • Nama Mafia Jepang Dipakai Dakwah di Kediri, Cucu Gus Miek Disentil Netizen: Gak Takut Yakuza Aslinya Marah?
  • Nyaris Dibakar Hidup-Hidup! Polisi Gagalkan Penyekapan 3 Anak di Bandung
  • Link Asli Video Viral? Guru Vs Murid Durasi 6 Menit Bikin Penasaran Publik
  • Duka di Karawang dan Teror di Bandara: Persib Buka Suara Soal Rentetan Insiden Usai Kontra Persija
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cuaca Ekstrem Picu Rentetan Bencana di Jawa Barat hingga Pertengahan Januari

By Aga GustianaJumat, 16 Januari 2026 19:40 WIB2 Mins Read
banjir di jabar
Banjir di Kabupaten Bandung. Foto: Instagram @zaidanrizqullahd.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gelombang bencana hidrometeorologi masih membayangi sejumlah wilayah di Jawa Barat hingga Jumat (16/1/2026). Intensitas hujan yang belum mereda memicu rangkaian kejadian mulai dari banjir, tanah longsor, hingga cuaca ekstrem, membuat masyarakat di berbagai daerah berada dalam kondisi siaga tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat menyebut curah hujan tinggi sebagai faktor dominan di balik meningkatnya kejadian bencana dalam beberapa hari terakhir. Juru Bicara BPBD Jabar, Hadi Rahmat, menegaskan bahwa potensi ancaman belum sepenuhnya berlalu.

“Hujan lebat masih terjadi di sejumlah daerah. Akibatnya, bencana hidrometeorologi masih jadi ancaman di Jawa Barat,” kata Hadi dalam keterangan resminya, Jumat (16/1/2026).

Karawang Dilanda Banjir Akibat Tanggul Jebol

Baca Juga:  Langganan Banjir, Ratusan Warga di Kabupaten Bandung Mengungsi

Situasi paling mencolok terjadi di Kabupaten Karawang. Jebolnya tanggul Irigasi Tarum Barat pada Jumat pagi menyebabkan air meluap ke permukiman warga di Dusun Cisalak Utara, Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat. Sedikitnya 400 kepala keluarga terdampak banjir yang merendam rumah serta memutus akses jalan di kawasan tersebut. Aktivitas warga lumpuh, sementara upaya penanganan darurat terus dilakukan.

Banjir dan Longsor Meluas di Sukabumi

Kabupaten Sukabumi juga tak luput dari dampak cuaca ekstrem. Banjir dilaporkan merendam Desa Mekarsakti dan Desa Ciwaru di Kecamatan Ciemas. Di saat yang sama, longsor terjadi di empat desa yang tersebar di empat kecamatan berbeda, yakni Desa Cibuntu (Simpenan), Desa Tegallega (Lengkong), Desa Ciemas (Ciemas), dan Desa Cibadak (Cibadak). Kerusakan rumah warga serta fasilitas umum memaksa sebagian penduduk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Baca Juga:  Hari Kedua Pencarian Longsor Sumedang, 1 Korban Masih Hilang

Bogor, Purwakarta, dan Bekasi Ikut Terdampak

Tanah longsor juga dilaporkan terjadi di Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Satu keluarga dengan lima anggota jiwa harus meninggalkan rumah akibat kerusakan parah pada bangunan tempat tinggal mereka. Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang dan hujan intens tercatat melanda Desa Cibuntu di Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, serta Desa Tanjungbaru di Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Siapkan 400 Miliar Dana Darurat untuk Tangani Bencana di Musim Hujan

Rentetan kejadian ini menegaskan bahwa ancaman hidrometeorologi di Jawa Barat masih berada pada fase mengkhawatirkan. Selain kerugian material, dampak sosial akibat pengungsian dan terganggunya aktivitas warga menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah. Kesiapsiagaan masyarakat, didukung respons cepat aparat dan pemantauan cuaca berkelanjutan, menjadi kunci untuk meminimalkan risiko di tengah cuaca ekstrem yang belum menunjukkan tanda mereda.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

banjir Jabar Bencana Hidrometeorologi bencana Jawa Barat BPBD Jabar Cuaca Ekstrem Hujan Lebat longsor Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Ada Sekolahmu? Ini Daftar Lengkap 41 Calon Sekolah Maung di Jabar

Nama Mafia Jepang Dipakai Dakwah di Kediri, Cucu Gus Miek Disentil Netizen: Gak Takut Yakuza Aslinya Marah?

Nyaris Dibakar Hidup-Hidup! Polisi Gagalkan Penyekapan 3 Anak di Bandung

Viral Dugaan Intimidasi Siswi Peserta LCC 4 Pilar MPR 2026 di Kalbar, Muncul Ancaman Somasi!

Ilustrasi isi BBM

Krisis Energi Global Mengancam, Masyarakat Diminta Hemat BBM: Saatnya Ubah Gaya Hidup!

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal, Ini Jadwal Lengkapnya

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Ramai Dicari, Link 6 Menit Ternyata Jebakan Phishing
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.