Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Duh! Rekor Indonesia vs Thailand di Final Bikin Cemas, Garuda Kini Bertekad Balas Dendam

Senin, 5 Oktober 2026 12:34 WIB
bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair Oktober-Desember, Begini Cara Cek Lewat HP

Senin, 5 Oktober 2026 12:06 WIB

Teja Paku Alam Dukung Penuh Timnas Indonesia, Singgung Beratnya Lawan Thailand

Senin, 5 Oktober 2026 11:36 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Duh! Rekor Indonesia vs Thailand di Final Bikin Cemas, Garuda Kini Bertekad Balas Dendam
  • Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair Oktober-Desember, Begini Cara Cek Lewat HP
  • Teja Paku Alam Dukung Penuh Timnas Indonesia, Singgung Beratnya Lawan Thailand
  • Diduga Sopir Mabuk, Honda City Terjun ke Parit di Bulevar Raya Summarecon Bandung
  • Traffic Light Mati, Dishub Pasang CCTV dan Bandung Targetkan Pulih 1–2 Minggu
  • Detik-Detik Pekerja Tertimbun Tanah dan Batu saat Perbaiki Kirmir Sungai Cijalupang
  • 4 Assist Lawan Bangladesh, Ole Romeny Malah Diragukan Main di Final Indonesia vs Thailand
  • Jelang Duel Port FC vs Persib, Maung Bandung Kehilangan Banyak Pemain! Ini Daftarnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 5 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal, Ini Jadwal Lengkapnya

By SusanaRabu, 13 Mei 2026 11:39 WIB3 Mins Read
Ilustrasi rukyatul hilal. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kementerian Agama Republik Indonesia) akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 H pada 17 Mei 2026 M atau bertepatan dengan 29 Zulkaidah 1447 H.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penetapan awal bulan Zulhijah sekaligus persiapan pelaksanaan Iduladha 1447 H.

Pemantauan hilal akan dilakukan serentak di 88 titik lokasi di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua Barat.

Sidang Isbat Digelar di Jakarta

Proses penetapan awal Zulhijah akan dibahas dalam sidang isbat yang digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat.

Sidang ini akan melibatkan berbagai unsur penting, mulai dari Duta Besar negara sahabat, Wakil Menteri Agama, Komisi VIII DPR RI, BMKG, BRIN, BIG, Majelis Ulama Indonesia, ormas Islam, hingga pakar falak dan akademisi.

Baca Juga:  Kenapa Cuaca Terasa Lebih Dingin? Ini Penjelasan BMKG

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menegaskan bahwa sidang isbat menjadi forum bersama untuk menyatukan metode hisab dan rukyat.

“Sidang isbat menjadi forum bersama untuk memadukan hasil hisab dan rukyatul hilal guna menetapkan awal Zulhijah 1447 H secara akurat dan dapat diterima seluruh umat Islam Indonesia,” ujarnya.

Hasil Hisab: Hilal Berpotensi Terlihat

Berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak menjelang Zulhijah 1447 H terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 03.00 WIB.

Saat rukyat dilakukan, posisi hilal diperkirakan sudah berada di atas ufuk di seluruh wilayah Indonesia dengan ketinggian antara 3° hingga 6° lebih, serta sudut elongasi antara 8° hingga 10° lebih.

Kondisi ini menjadi salah satu indikator penting dalam penentuan awal bulan hijriah.

Baca Juga:  Daftar Ulang Pendidikan Profesi Guru Daljab Dibuka Hari Ini, Cek Caranya

Rukyatul Hilal Dilakukan di 88 Titik Nasional

Untuk memastikan hasil pengamatan yang akurat, Kemenag bersama berbagai instansi seperti BMKG, BRIN, Peradilan Agama, hingga ormas Islam akan melakukan rukyatul hilal di 88 titik pemantauan.

Lokasi tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mencakup:

  • Aceh hingga Sumatera: Sabang, Lhokseumawe, Padang, Bengkulu, Lampung
  • Jawa & DKI Jakarta: Pantai Anyer, UIN Walisongo, hingga rooftop masjid dan observatorium
  • Kalimantan: Kubu Raya, Palangka Raya, IKN, hingga Tarakan
  • Sulawesi: Makassar, Mamuju, Manado, hingga Gorontalo
  • Bali & Nusa Tenggara: Kuta Selatan, Lombok Utara, hingga Kupang
  • Maluku & Papua: Ambon, Ternate, Merauke, Jayapura, hingga Manokwari

Lokasi pengamatan mencakup observatorium, pantai, gedung tinggi, hingga masjid dan fasilitas BMKG.

Kemenag Tekankan Akurasi dan Transparansi

Kemenag menegaskan bahwa pemantauan hilal dilakukan secara luas agar hasil yang diperoleh lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga:  Bandung Terancam Gempa Besar, Ini Daerah Paling Rawan Akibat Sesar Lembang

Arsad Hidayat menyebutkan bahwa keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian dari transparansi dalam penentuan kalender hijriah nasional.

“Pemantauan hilal dilakukan secara luas di berbagai wilayah Indonesia agar hasil rukyat yang diperoleh semakin akurat dan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam sidang isbat,” jelasnya.

Menuju Penetapan Iduladha 1447 H

Hasil rukyatul hilal di 88 titik tersebut akan menjadi bahan utama dalam sidang isbat untuk menentukan awal Zulhijah 1447 H.

Keputusan ini nantinya akan berpengaruh langsung pada penetapan Hari Raya Iduladha 1447 H di Indonesia.

Dengan metode kombinasi hisab dan rukyat, pemerintah berharap penetapan kalender Islam dapat semakin seragam, akurat, dan diterima seluruh umat Muslim di Tanah Air.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG BRIN Kemenag MUI Sidang Isbat 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 2026 Cair Oktober-Desember, Begini Cara Cek Lewat HP

Diduga Sopir Mabuk, Honda City Terjun ke Parit di Bulevar Raya Summarecon Bandung

Traffic Light Mati, Dishub Pasang CCTV dan Bandung Targetkan Pulih 1–2 Minggu

Sungai Cikapundung

Detik-Detik Pekerja Tertimbun Tanah dan Batu saat Perbaiki Kirmir Sungai Cijalupang

Detik-detik Mencekam Kebakaran Ponpes di Cirebon, Warga dan Santri Bahu-membahu Padamkan Api Pakai Ember

Ambisi Digital Rp3,5 T vs Keadilan Ekologis: Sisi Gelap Proyek AI Data Center Jatiluhur

Terpopuler
  • Eksa Silika Resmi Jadi Plt, KORMI Bandung Bersiap Pilih Ketua Baru
  • Polemik Data Center AI Jatiluhur: AMDAL Belum Rampung tapi Proyek Sudah Dimulai, Apakah Ruang Koreksi Masih Ada?
  • Antara Regulasi dan Realita: Menguak Karut-Marut Anggaran Publikasi Rp250 Juta di Diskominfo Purwakarta
  • Aturan Dibuat untuk Dilanggar? Menguliti Tiga Dosa Administratif Pengadaan Publikasi Purwakarta
  • Badai di Tubuh KORMI Bandung: Hibah Seret, Kudeta Kepengurusan, hingga Sentilan Guru Besar UPI
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.