Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27

Rabu, 12 Agustus 2026 20:02 WIB

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Rabu, 12 Agustus 2026 19:46 WIB

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

Rabu, 12 Agustus 2026 19:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sanksi FIFA Resmi Dicabut, Persib Bisa Daftarkan Skuad Baru untuk Musim 2026/27
  • Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra
  • Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa
  • Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan
  • Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban
  • Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras
  • Tak Perlu Jago Desain, 5 Prompt AI Ini Bisa Bikin Poster HUT RI Makin Keren
  • Persib Dapat Suntikan 2 Bintang Timnas, Sandy Walsh dan Ragnar Siap Unjuk Gigi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 12 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal, Ini Jadwal Lengkapnya

By SusanaRabu, 13 Mei 2026 11:39 WIB3 Mins Read
Ilustrasi rukyatul hilal. (Foto: NU Online/Suwitno)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kementerian Agama Republik Indonesia) akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 H pada 17 Mei 2026 M atau bertepatan dengan 29 Zulkaidah 1447 H.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam penetapan awal bulan Zulhijah sekaligus persiapan pelaksanaan Iduladha 1447 H.

Pemantauan hilal akan dilakukan serentak di 88 titik lokasi di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua Barat.

Sidang Isbat Digelar di Jakarta

Proses penetapan awal Zulhijah akan dibahas dalam sidang isbat yang digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat.

Sidang ini akan melibatkan berbagai unsur penting, mulai dari Duta Besar negara sahabat, Wakil Menteri Agama, Komisi VIII DPR RI, BMKG, BRIN, BIG, Majelis Ulama Indonesia, ormas Islam, hingga pakar falak dan akademisi.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, menegaskan bahwa sidang isbat menjadi forum bersama untuk menyatukan metode hisab dan rukyat.

“Sidang isbat menjadi forum bersama untuk memadukan hasil hisab dan rukyatul hilal guna menetapkan awal Zulhijah 1447 H secara akurat dan dapat diterima seluruh umat Islam Indonesia,” ujarnya.

Hasil Hisab: Hilal Berpotensi Terlihat

Berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak menjelang Zulhijah 1447 H terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 03.00 WIB.

Saat rukyat dilakukan, posisi hilal diperkirakan sudah berada di atas ufuk di seluruh wilayah Indonesia dengan ketinggian antara 3° hingga 6° lebih, serta sudut elongasi antara 8° hingga 10° lebih.

Kondisi ini menjadi salah satu indikator penting dalam penentuan awal bulan hijriah.

Rukyatul Hilal Dilakukan di 88 Titik Nasional

Untuk memastikan hasil pengamatan yang akurat, Kemenag bersama berbagai instansi seperti BMKG, BRIN, Peradilan Agama, hingga ormas Islam akan melakukan rukyatul hilal di 88 titik pemantauan.

Lokasi tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mencakup:

  • Aceh hingga Sumatera: Sabang, Lhokseumawe, Padang, Bengkulu, Lampung
  • Jawa & DKI Jakarta: Pantai Anyer, UIN Walisongo, hingga rooftop masjid dan observatorium
  • Kalimantan: Kubu Raya, Palangka Raya, IKN, hingga Tarakan
  • Sulawesi: Makassar, Mamuju, Manado, hingga Gorontalo
  • Bali & Nusa Tenggara: Kuta Selatan, Lombok Utara, hingga Kupang
  • Maluku & Papua: Ambon, Ternate, Merauke, Jayapura, hingga Manokwari

Lokasi pengamatan mencakup observatorium, pantai, gedung tinggi, hingga masjid dan fasilitas BMKG.

Kemenag Tekankan Akurasi dan Transparansi

Kemenag menegaskan bahwa pemantauan hilal dilakukan secara luas agar hasil yang diperoleh lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Arsad Hidayat menyebutkan bahwa keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian dari transparansi dalam penentuan kalender hijriah nasional.

“Pemantauan hilal dilakukan secara luas di berbagai wilayah Indonesia agar hasil rukyat yang diperoleh semakin akurat dan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam sidang isbat,” jelasnya.

Menuju Penetapan Iduladha 1447 H

Hasil rukyatul hilal di 88 titik tersebut akan menjadi bahan utama dalam sidang isbat untuk menentukan awal Zulhijah 1447 H.

Keputusan ini nantinya akan berpengaruh langsung pada penetapan Hari Raya Iduladha 1447 H di Indonesia.

Dengan metode kombinasi hisab dan rukyat, pemerintah berharap penetapan kalender Islam dapat semakin seragam, akurat, dan diterima seluruh umat Muslim di Tanah Air.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

88 titik hilal awal Zulhijah 1447 H BMKG BRIN hilal Indonesia hisab rukyat Iduladha 2026 kalender Islam 2026 Kemenag Kementerian Agama RI MUI penentuan Idul Adha rukyatul hilal Indonesia Sidang Isbat 2026
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Hilang 12 Hari, Warga Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Sumur Tua yang Dihuni King Kobra

Goreng Saham Pakai Uang Umat? Polemik Panas Wakaf Istiqlal Masuk Bursa

gempa

Bukan Sekali! Dua Gempa Dangkal Guncang Bandung, Getarannya Dirasakan Warga Pangalengan

Rencana Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Dikritik, Pakar Warning Kelas Menengah Terancam Jadi Korban

Dua Orang Ditangkap Imbas Kontroversi Tantangan Hafalan Al-Qur’an Hadiah Miras

Geger! 35 Pohon di Bandung Ditebang Ilegal, Ada yang Sudah Ditutup Cor

Terpopuler
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Genap 1 Tahun, PRI Jawa Barat Tegaskan Komitmen Jadi Rumah Rakyat
  • MUSWIL VII KAHMI Jabar Tuntas, 7 Presidium Terpilih Bawa Mandat Baru
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.