Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Heboh Cicadas! Ini Alasan Halte BRT Bandung Raya Justru Dibangun di Tengah Jalan

Senin, 14 September 2026 12:32 WIB

Warga Bandung Tak Perlu Jauh-jauh, Husein Sastranegara Siapkan Penerbangan ke Luar Negeri

Senin, 14 September 2026 12:03 WIB

Disentil soal Privilege, Maudy Ayunda Minta Maaf Usai Video Mindfulness

Senin, 14 September 2026 11:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Heboh Cicadas! Ini Alasan Halte BRT Bandung Raya Justru Dibangun di Tengah Jalan
  • Warga Bandung Tak Perlu Jauh-jauh, Husein Sastranegara Siapkan Penerbangan ke Luar Negeri
  • Disentil soal Privilege, Maudy Ayunda Minta Maaf Usai Video Mindfulness
  • Kesaksian Korban Selamat KM Virgo Transport 8, Banyak Penumpang Wanita Terjebak di Kamar Saat Kapal Terbalik
  • City Menang 1-0, Gol Haaland Malah Jadi Bumerang? Pro Ref Bongkar Kesalahan VAR
  • Belum Pulih dari Luka SUGBK, Persib Sudah Harus Berperang di Markas FC Seoul
  • 30 Orang Jadi Korban Dugaan Keracunan MBG di KBB, 25 Masih Dirawat
  • Tragedi KM Virgo Transport 8: 23 Warga Garut Jadi Korban, 11 Orang Masih Hilang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Retak Pasca-Muktamar XIV Pemuda Persis: Suara Kekecewaan Kader Akar Rumput Mulai Mencuat

By Aga GustianaSelasa, 12 Mei 2026 16:52 WIB3 Mins Read
Euforia Muktamar XIV Pemuda Persatuan Islam. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gema takbir dan riuh tepuk tangan di arena Muktamar XIV Pemuda Persatuan Islam (Persis) perlahan memudar, namun residu ketegangan politiknya justru semakin memanas. Alih-alih menjadi momentum persatuan, forum tertinggi organisasi kepemudaan Islam ini menyisakan luka bagi sejumlah kader di tingkat daerah.

Salah satu suara kritis datang dari kader Pemuda Persis Kabupaten Subang, Fitrah Alamsyah. Ia mengungkapkan bahwa atmosfer pasca-muktamar justru membawa awan mendung bagi optimisme kader akar rumput.

“Bagi kami, ini bukan sekadar memilih nahkoda baru. Ini menjadi sarana pembelajaran dan ajang silaturahmi agar lebih mengenal dinamika organisasi Islam secara mendalam,” ungkap Fitrah mengenang harapan awal rombongannya.

Dari Optimisme ke Meja Voting

Rombongan asal Subang datang ke arena muktamar dengan satu misi besar: melihat Pemuda Persis bertransformasi menjadi organisasi yang lebih modern dan progresif. Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. Sidang pleno berjalan alot hingga jalan musyawarah mufakat untuk memilih ketua umum menemui jalan buntu.

Baca Juga:  PP Persis Tetapkan Awal Ramadhan pada 1 Maret 2025

Puncaknya, kemenangan harus ditentukan lewat pemungutan suara (voting). Cepi Hamdan Rafiq keluar sebagai pemenang dengan 248 suara, menyisihkan rival kuatnya, Edwin Khadafi, yang meraih 201 suara.

Fitrah menjelaskan bahwa pilihan politik daerah didasarkan pada kebutuhan akan sosok pemimpin yang memiliki paket lengkap: integritas agama serta kemandirian ekonomi.

“Pada era modernisasi ini, tidak hanya pengetahuan agama yang wajib kuat. Ketahanan ekonomi dan kreativitas tinggi menjadi modal utama lainnya yang harus dimiliki calon pemimpin,” tegasnya.

Baca Juga:  Jelang Puncak Haji, Ketum Persis Doakan Jemaah Indonesia Sehat dan Imbau Patuhi Peraturan

Narasi “Bersama Ulama” yang Memicu Tafsir Liar

Dua pekan berlalu, optimisme itu justru berganti kecemasan. Munculnya poster bertuliskan “Pemuda Persis Bersama Ulama” tak lama setelah muktamar dinilai sebagai blunder komunikasi yang memicu polarisasi di internal.

Bagi sebagian kader, diksi tersebut seolah-olah menciptakan sekat antara siapa yang “paling dekat” dengan ulama dan siapa yang dianggap menjauh.

“Seolah memunculkan narasi selama ini kami tidak bersama ulama atau bahkan jauh dengan ulama,” ujar Fitrah dengan nada kecewa.

Polemik Struktur Pengurus: Dianggap Kurang “Nasional”

Puncak dari kegelisahan kader daerah meledak saat komposisi kepengurusan (Tasykil) Pusat diumumkan. Fitrah menilai susunan pengurus tersebut tidak mencerminkan wajah nasional organisasi karena terlalu didominasi oleh kader-kader yang berdomisili di Jawa Barat.

Baca Juga:  Persis Harap Dunia Pendidikan Mengakar Kuat pada Nilai-nilai UUD

“Pimpinan pusat dengan wilayah kerja nasional hanya diisi tasykil yang berdomisili di Jawa Barat. Ini menjadi polemik yang ironi,” katanya.

Kritik tajam pun tak terelakkan. Kolam komentar siaran langsung pelantikan di kanal Persis TV hingga grup-grup internal dipenuhi sindiran. Sebagian kader merasa kepemimpinan baru ini terjebak dalam egosentris sektoral dan gagal merangkul seluruh elemen daerah dari Sabang sampai Merauke.

Bagi Fitrah, kritiknya bukanlah bentuk pembangkangan, melainkan bentuk rasa cinta yang mendalam terhadap masa depan dakwah Pemuda Persis menuju visi global 2031.

“Sungguh ironi di tengah rasa bangga kami menjadi bagian Pemuda Persis. Yang seharusnya menjadi momentum kemenangan bersama, justru malah sebaliknya,” pungkas Fitrah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Persatuan Islam
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Heboh Cicadas! Ini Alasan Halte BRT Bandung Raya Justru Dibangun di Tengah Jalan

Warga Bandung Tak Perlu Jauh-jauh, Husein Sastranegara Siapkan Penerbangan ke Luar Negeri

Kesaksian Korban Selamat KM Virgo Transport 8, Banyak Penumpang Wanita Terjebak di Kamar Saat Kapal Terbalik

Keracunan Makanan

30 Orang Jadi Korban Dugaan Keracunan MBG di KBB, 25 Masih Dirawat

Tragedi KM Virgo Transport 8: 23 Warga Garut Jadi Korban, 11 Orang Masih Hilang

Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.