Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos 2026 Tahap 3 Cair! Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Cek Penerima Terbaru

Jumat, 3 Juli 2026 05:00 WIB

Cuanki Sadaya Bandung, Kuliner Jadul Rasa Autentik yang Ramai Diburu

Jumat, 3 Juli 2026 04:00 WIB

Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?

Jumat, 3 Juli 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bansos 2026 Tahap 3 Cair! Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Cek Penerima Terbaru
  • Cuanki Sadaya Bandung, Kuliner Jadul Rasa Autentik yang Ramai Diburu
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Terlambat! Klaim Kode Redeem FF Terbaru 3 Juli 2026, Dapatkan Skin Senjata dan Diamond Gratis
  • Siap-siap! Bansos BPNT Tahap 3 Mulai Cair Juli 2026, Ini Tanda Saldo Rp600 Ribu Sudah Masuk KKS
  • Pergerakan Belum Selesai, Manajemen Persib Beri Kode Soal Rumor Mariano Peralta
  • 5 Kuliner Viral Bandung 2026 yang Lagi Diburu, Nomor 4 Bikin Antre Panjang!
  • Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 3 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Jadi Pilot Project ‘Perintis Berdaya Connect’, Dongkrak UMKM Naik Kelas

By Aga GustianaSelasa, 12 Mei 2026 16:24 WIB3 Mins Read
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison. (Foto: dok Humas Pemkot Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) resmi memilih Kota Bandung sebagai titik awal peluncuran program Perintis Berdaya Connect. Inisiatif ini dirancang sebagai solusi satu pintu (one stop solution) untuk mentransformasi pelaku UMKM, koperasi, hingga sektor ekonomi kreatif agar lebih mandiri dan berdaya saing global.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison, menjelaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan mengintegrasikan berbagai dukungan pemerintah dalam satu wadah yang mudah diakses oleh masyarakat.

“Perintis Berdaya Connect ini adalah one stop solution untuk pemerintah pusat maupun daerah dalam membantu memberdayakan UMKM, ekonomi kreatif, koperasi, dan usaha masyarakat lainnya supaya lebih produktif,” ungkap Leontinus di Bandung Creative Hub, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga:  Temukan Tren Terbaru, Ini 5 Rekomendasi Toko Sandal dan Sepatu Terbaik di Bandung

Strategi Transformasi: Dari Bahan Baku Hingga Pasar Digital

Program ini tidak hanya sekadar memberikan pendampingan, tetapi menyentuh akar permasalahan pelaku usaha melalui beberapa pilar utama:

  • Penguatan Kapasitas: Pelatihan teknis dan penggunaan teknologi produksi terkini.
  • Legalitas & HAKI: Pendampingan izin usaha dan perlindungan hak kekayaan intelektual.
  • Akses Permodalan: Memfasilitasi pelaku usaha mendapatkan pembiayaan untuk ekspansi.
  • Pemasaran Omnichannel: Memperluas jangkauan pasar baik secara luring maupun daring (online).

Leontinus menekankan bahwa keberhasilan program ini diukur dari kemampuan pelaku usaha untuk “naik kelas”, bukan sekadar bertahan hidup.

“Harapannya mereka tidak hanya mempertahankan bisnisnya tapi juga bisa naik kelas. Bagi yang tadinya belum menggunakan teknologi bisa menggunakan teknologi yang lebih baik. Yang belum mendapatkan pembiayaan kita bantu mendapatkan akses pembiayaan,” tambahnya.

Baca Juga:  Geger Temuan Mayat Pria Tanpa Busana di Bandung, Leher dan Perut Penuh Luka

Mengubah Penerima Bansos Menjadi Wirausaha Produktif

Langkah ini merupakan bagian dari misi besar pengentasan kemiskinan sesuai Perpres Nomor 8. Pemerintah berupaya mengubah pola pikir masyarakat agar tidak selamanya bergantung pada bantuan sosial, melainkan mampu menciptakan nilai ekonomi sendiri.

“Targetnya masyarakat Indonesia bukan hanya menerima bantuan sosial tapi setelah itu bisa produktif, bisa berdaya dan akhirnya mandiri,” tegas Leontinus.

Mengapa Bandung?

Pemilihan Kota Kembang sebagai lokasi perdana bukan tanpa alasan. Reputasi Bandung sebagai pusat kreativitas nasional di sektor fashion, kuliner, dan kriya menjadi modal kuat. Sektor pariwisata yang stabil juga dianggap sebagai laboratorium yang ideal untuk menguji efektivitas program ini.

Baca Juga:  Jelang Ramadhan, Pemkot Bandung Antisipasi Pengamen dan Pengemis Musiman

“Bandung itu kreatifnya kuat, wisatawan dari berbagai daerah bahkan luar negeri datang saat akhir pekan. Potensi itu yang harus kita dorong,” jelasnya.

Kolaborasi Lintas Sektor

Menanggapi penunjukan tersebut, Kepala Disbudpar Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa, menyambut baik peluang kolaborasi ini. Ia berharap manfaat program ini tidak berhenti di sektor kuliner dan kriya saja, tetapi juga merambah ke industri media digital dan teknologi kreatif.

“Berbagai kemungkinan untuk memajukan ekonomi kreatif di Kota Bandung akan kita kolaborasikan, tentu nanti dibimbing dari Kemenko PM dan akan terus kita sebarkan informasinya kepada para pelaku ekonomi kreatif di Kota Bandung,” tutur Adi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

ekonomi kreatif Kemenko PM Kota Bandung Pemberdayaan Masyarakat Perintis Berdaya Connect UMKM Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos 2026 Tahap 3 Cair! Ini Jadwal, Besaran, dan Cara Cek Penerima Terbaru

Melawan Arus! Kisah Andi Saputra, Mantan Jurnalis yang Menjadi ‘Suara Tunggal’ Pembela Nadiem Makarim

Di Balik Tato Korban YTR, Polisi Temukan Fakta Tak Terduga dari Hubungan Pelaku

Fraksi DPRD Jabar Beri Masukan Anggaran 2025, Gubernur Siap Jawab 7 Juli

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Lagu Gubahannya Tuai Kritik, Bupati Purwakarta Om Zein Akhirnya Take Down dan Minta Maaf

Rekonstruksi Kasus TH Digelar, Tersangka Akui Seluruh Perbuatan di Enam TKP

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.
    Dinilai Misoginis dan Hina Perempuan, Lirik Lagu Bupati Purwakarta Tuai Sorotan
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.