Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Full Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Bikin Heboh, Pakar Ungkap Modus Licik

Selasa, 12 Mei 2026 17:36 WIB

Retak Pasca-Muktamar XIV Pemuda Persis: Suara Kekecewaan Kader Akar Rumput Mulai Mencuat

Selasa, 12 Mei 2026 16:52 WIB

Bandung Jadi Pilot Project ‘Perintis Berdaya Connect’, Dongkrak UMKM Naik Kelas

Selasa, 12 Mei 2026 16:24 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Full Video 6 Menit Guru Bahasa Inggris Bikin Heboh, Pakar Ungkap Modus Licik
  • Retak Pasca-Muktamar XIV Pemuda Persis: Suara Kekecewaan Kader Akar Rumput Mulai Mencuat
  • Bandung Jadi Pilot Project ‘Perintis Berdaya Connect’, Dongkrak UMKM Naik Kelas
  • Strategi Baru PPDB Bandung 2026: Wali Kota Farhan Tekankan Transparansi dan Sistem Digital
  • Bandung Siaga Kesehatan Mental: 12 Puskesmas Kini Dilengkapi Psikolog Klinis
  • Kiper 193 Cm Keturunan Indonesia-Jerman Resmi Free Agent, Persib Siaga Satu!
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
  • JANGAN KLIK! Link ‘Video Guru Bahasa Inggris 6 Menit’ Diduga Jebakan Phishing Berbahaya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 12 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Siaga Kesehatan Mental: 12 Puskesmas Kini Dilengkapi Psikolog Klinis

By Aga GustianaSelasa, 12 Mei 2026 16:17 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: dok Humas Pemkot Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menghadapi tren gangguan psikologis yang kian mengkhawatirkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi mengoperasikan layanan psikologi klinis di 12 UPTD Puskesmas. Langkah strategis ini diambil sebagai respons cepat terhadap tingginya angka stres masyarakat, yang kini mulai merambah kalangan anak-anak sekolah hingga usia produktif.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan implementasi nyata dari Permenkes Nomor 19 Tahun 2024. Regulasi tersebut menginstruksikan penyediaan tenaga profesional psikologi pada fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Di setiap UPTD atau puskesmas ini ada pelayanan psikologi klinis untuk konseling. Saat ini sudah ada di 12 puskesmas di Kota Bandung,” ujar Farhan dalam seremoni peluncuran layanan tersebut pada Selasa (12/5/2026).

Baca Juga:  Hoaks Vaksin Masih Merebak, Wamenkes Dorong Bandung Pimpin Perlawanan Anak Zero Dose

Daftar Puskesmas dengan Layanan Psikologi di Bandung

Untuk tahap awal, warga dapat mengakses layanan konseling di titik-titik berikut:

  • Wilayah Barat & Tengah: Puskesmas Garuda, Pasirkaliki, Cibuntu, dan Puter.
  • Wilayah Timur: Puskesmas Ibrahim Adjie, Cipamokolan, dan Cipadung.
  • Wilayah Selatan & Utara: Puskesmas Babakan Sari, Kopo, Padasuka, Sukarasa, dan Salam.

Menekan Angka Percobaan Bunuh Diri

Farhan menyoroti urgensi layanan ini di tengah maraknya fenomena tekanan sosial dan ekonomi. Ia secara khusus menyoroti data lapangan yang menunjukkan kondisi darurat kesehatan mental di Kota Kembang.

“Salah satu indikator yang menakutkan buat saya adalah percobaan bunuh diri di Kota Bandung, tiap hari ada saja beritanya. Ini harus dicegah dengan sangat serius,” tegasnya.

Baca Juga:  Plot Twist! Dikabarkan Hilang, Atlet Taekwondo asal Bandung Akhirnya Muncul

Selain menyediakan tenaga ahli, Pemkot juga memperketat pengawasan di area publik yang rawan menjadi lokasi insiden serupa. Namun, Farhan menekankan bahwa pencegahan dari hulu—yakni akses curhat medis—adalah kunci utama.

Privasi Terjamin dan Kuota Harian

Meski baru tersedia di 12 lokasi, pemilihan puskesmas ini didasarkan pada kesiapan infrastruktur, terutama aspek privasi pasien. Setiap puskesmas akan disiagakan satu psikolog klinis yang siap melayani maksimal 10 pasien per hari.

Baca Juga:  Jemput Bola Akta Kelahiran, Jurus Wali Kota Bandung Cegah Perdagangan Bayi

“Pertimbangan utamanya adalah kesiapan ruang. Untuk psikologi klinis ini tidak boleh sembarangan, privasinya harus sangat kuat,” jelas Farhan.

Terbuka untuk Umum: Jangan Takut Curhat

Menariknya, layanan ini tidak terbatas hanya bagi warga ber-KTP Bandung. Farhan menegaskan prinsip inklusivitas dalam layanan kesehatan mental. Ia mengajak siapa pun yang merasa tertekan untuk segera mencari bantuan profesional sebelum terlambat.

Sebagai langkah awal yang sederhana, Farhan memberikan tips bagi masyarakat dalam menghadapi beban pikiran:

“Curhat. Satu curhat, cari teman ngobrol. Kedua ibadah,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung kesehatan mental Layanan Konseling Muhammad Farhan Psikolog Klinis Puskesmas Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Retak Pasca-Muktamar XIV Pemuda Persis: Suara Kekecewaan Kader Akar Rumput Mulai Mencuat

Bandung Jadi Pilot Project ‘Perintis Berdaya Connect’, Dongkrak UMKM Naik Kelas

Strategi Baru PPDB Bandung 2026: Wali Kota Farhan Tekankan Transparansi dan Sistem Digital

Dentuman Besar dan Bola Pijar! Tirta Siregar Beri Peringatan Darurat untuk Jawa Tengah dan Jawa Timur

Hoaks Vaksin Masih Merebak, Wamenkes Dorong Bandung Pimpin Perlawanan Anak Zero Dose

Soroti Isu Stunting hingga Anggaran Sampah yang Minim, DPRD Jabar Beri 83 Catatan untuk KDM

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Heboh! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Full Durasi Ramai Dicari Netizen
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Video ‘Bu Guru Bahasa Inggris dan Murid Viral di TikTok, Waspada Penipuan!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.