Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sah! Lionel Messi Resmi Jadi Pemain Tersubur Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Sabtu, 4 Juli 2026 09:23 WIB

Dari SPG Jadi Mahasiswi Melbourne, Kisah Juang Kembar Anak Buruh Tani Tampar Balik Kritik Beasiswa Negara!

Sabtu, 4 Juli 2026 08:58 WIB

Drama 120 Menit! Gol Bunuh Diri Antar Argentina Depak Tanjung Verde Menuju 16 Besar Piala Dunia 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 08:04 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sah! Lionel Messi Resmi Jadi Pemain Tersubur Sepanjang Sejarah Piala Dunia
  • Dari SPG Jadi Mahasiswi Melbourne, Kisah Juang Kembar Anak Buruh Tani Tampar Balik Kritik Beasiswa Negara!
  • Drama 120 Menit! Gol Bunuh Diri Antar Argentina Depak Tanjung Verde Menuju 16 Besar Piala Dunia 2026
  • Klaim Segera! Kode Redeem FF Terbaru Sabtu 4 Juli 2026, Amankan Hadiah Skin dan Diamond Gratis Sebelum Kehabisan
  • Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair
  • Link Live Streaming Argentina vs Cape Verde Piala Dunia 2026, Tonton di TVRI dan OTT
  • Bernostalgia di Tizi Bandung, Restoran Klasik dengan Menu Eropa Favorit Sejak 1967
  • Bosan ke Puncak? Ini Rekomendasi Wisata Alam Hits di Bogor yang Cocok Buat Healing Akhir Pekan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bandung Siaga Kesehatan Mental: 12 Puskesmas Kini Dilengkapi Psikolog Klinis

By Aga GustianaSelasa, 12 Mei 2026 16:17 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto: dok Humas Pemkot Bandung)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menghadapi tren gangguan psikologis yang kian mengkhawatirkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi mengoperasikan layanan psikologi klinis di 12 UPTD Puskesmas. Langkah strategis ini diambil sebagai respons cepat terhadap tingginya angka stres masyarakat, yang kini mulai merambah kalangan anak-anak sekolah hingga usia produktif.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan implementasi nyata dari Permenkes Nomor 19 Tahun 2024. Regulasi tersebut menginstruksikan penyediaan tenaga profesional psikologi pada fasilitas kesehatan tingkat pertama.

“Di setiap UPTD atau puskesmas ini ada pelayanan psikologi klinis untuk konseling. Saat ini sudah ada di 12 puskesmas di Kota Bandung,” ujar Farhan dalam seremoni peluncuran layanan tersebut pada Selasa (12/5/2026).

Baca Juga:  Tegaskan Pemerintah Butuh Media Massa, Farhan: Lebih Akurat daripada Medsos!

Daftar Puskesmas dengan Layanan Psikologi di Bandung

Untuk tahap awal, warga dapat mengakses layanan konseling di titik-titik berikut:

  • Wilayah Barat & Tengah: Puskesmas Garuda, Pasirkaliki, Cibuntu, dan Puter.
  • Wilayah Timur: Puskesmas Ibrahim Adjie, Cipamokolan, dan Cipadung.
  • Wilayah Selatan & Utara: Puskesmas Babakan Sari, Kopo, Padasuka, Sukarasa, dan Salam.

Menekan Angka Percobaan Bunuh Diri

Farhan menyoroti urgensi layanan ini di tengah maraknya fenomena tekanan sosial dan ekonomi. Ia secara khusus menyoroti data lapangan yang menunjukkan kondisi darurat kesehatan mental di Kota Kembang.

Baca Juga:  Wali Kota Bandung Pastikan Seluruh Pasar Miliki Legalitas Penuh

“Salah satu indikator yang menakutkan buat saya adalah percobaan bunuh diri di Kota Bandung, tiap hari ada saja beritanya. Ini harus dicegah dengan sangat serius,” tegasnya.

Selain menyediakan tenaga ahli, Pemkot juga memperketat pengawasan di area publik yang rawan menjadi lokasi insiden serupa. Namun, Farhan menekankan bahwa pencegahan dari hulu—yakni akses curhat medis—adalah kunci utama.

Privasi Terjamin dan Kuota Harian

Meski baru tersedia di 12 lokasi, pemilihan puskesmas ini didasarkan pada kesiapan infrastruktur, terutama aspek privasi pasien. Setiap puskesmas akan disiagakan satu psikolog klinis yang siap melayani maksimal 10 pasien per hari.

Baca Juga:  Farhan Pastikan Kebebasan Demonstrasi Tetap Dijaga, Sebut Aksi Mahasiswa di Bandung Berjalan Kondusif

“Pertimbangan utamanya adalah kesiapan ruang. Untuk psikologi klinis ini tidak boleh sembarangan, privasinya harus sangat kuat,” jelas Farhan.

Terbuka untuk Umum: Jangan Takut Curhat

Menariknya, layanan ini tidak terbatas hanya bagi warga ber-KTP Bandung. Farhan menegaskan prinsip inklusivitas dalam layanan kesehatan mental. Ia mengajak siapa pun yang merasa tertekan untuk segera mencari bantuan profesional sebelum terlambat.

Sebagai langkah awal yang sederhana, Farhan memberikan tips bagi masyarakat dalam menghadapi beban pikiran:

“Curhat. Satu curhat, cari teman ngobrol. Kedua ibadah,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita bandung kesehatan mental Layanan Konseling Muhammad Farhan Psikolog Klinis Puskesmas Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

Cara Cek BPNT Juli 2026 Lewat HP, Ini Tanda Bantuan Sudah Cair

Anak Diduga Hilang dari Katapang Ditemukan Meninggal di Jembatan BBS Bandung Barat

Om Zein saat menghadiri acara di Purwakarta.

Imbas Lagu Kontroversial ‘Lalaki Langit’, Bupati Purwakarta Diperiksa Intensif 8 Jam di Kemendagri

Pencabulan

Dugaan Kasus Rudapaksa di Sapan Bandung, Korban Masih Jalani Pemulihan Trauma

Wacana Provinsi Sunda Menguat, DPRD Jabar Sepakati Pembahasan Resmi

Tragis! Remaja Bandung Barat Tewas Dibacok di Purwakarta Usai COD Sajam

Terpopuler
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Link Live Pagi Ini: Portugal vs Kroasia 32 Besar Piala Dunia 2026, Siapa Lolos?
  • Jangan Asal Klik! Video Handuk Putih Anak vs Ibu Viral, Begini Fakta dan Bahaya Link Palsunya
  • Lirik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Viral! Ini Isi Lagu Om Zein yang Tuai Polemik
  • Swatt Lasagna Viral! Kue Premium Bandung Ini Ternyata Langganan Para Artis Top
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.