Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
MotoGP

Tampil Agresif di Phillip Island, Marc Marquez Rajai Sprint Race MotoGP Australia Pasca-Insiden Jorge Martin

Sabtu, 24 Oktober 2026 20:32 WIB

Gempuran Padatnya Jadwal Menguras Fisik Skuad Persib, Marc Klok Minta Doa Bobotoh

Sabtu, 24 Oktober 2026 20:12 WIB

Aksi Anarkis di Garut Viral, Pemotor Dikeroyok Sekelompok Pemuda Hingga Terjatuh

Sabtu, 24 Oktober 2026 19:07 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tampil Agresif di Phillip Island, Marc Marquez Rajai Sprint Race MotoGP Australia Pasca-Insiden Jorge Martin
  • Gempuran Padatnya Jadwal Menguras Fisik Skuad Persib, Marc Klok Minta Doa Bobotoh
  • Aksi Anarkis di Garut Viral, Pemotor Dikeroyok Sekelompok Pemuda Hingga Terjatuh
  • Kisah Bayi Surili yang Selamat dari Kobaran Api Karhutla Ciremai: Terpisah dari Induk dan Butuh Penanganan Khusus
  • Gemparkan Paris! Mengenal The Sacred Riana: Pesulap Indonesia Pertama yang Raih ‘Oscar Dunia Sulap’
  • Garudayaksa vs Persib: Adu Taktik Skuad Mewah Ratusan Miliar di Pakansari
  • Intip 5 Wisata Curug Hits di Kuningan, Ada yang Punya Pemandian Air Panas Alami!
  • Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 1.100 Hektare Lahan Hangus, Subang Jadi Wilayah Paling Parah!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 24 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Jemput Bola Akta Kelahiran, Jurus Wali Kota Bandung Cegah Perdagangan Bayi

By SusanaJumat, 18 Juli 2025 10:30 WIB2 Mins Read
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti pentingnya pendataan oleh Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sebagai langkah krusial dalam mencegah praktik jual beli bayi.

Hal ini disampaikan Farhan menyusul kekhawatiran akan adanya jaringan perdagangan bayi yang terungkap baru-baru ini.

Farhan menjelaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Disdukcapil memiliki dua program utama yang akan diintensifkan.

“Kita memang sekarang yang namanya pendataan Dukcapil menjadi sangat penting,” ucap Farhan di Kelurahan Cihapit, Kota Bandung, Jumat (18/7/2025).

Baca Juga:  Usai Ditutup Berbulan-bulan, Alun-alun Bandung Resmi Dibuka Kembali

“Ada dua program dari Dinas Dukcapil yang mau kita pastikan sesuai dengan ketentuan bahwa semua bayi yang lahir tidak usah menunggu lama, langsung jemput bola oleh Disdukcapil untuk menerima akte kelahiran,” tambahnya.

Menurut Farhan, pengurusan akta kelahiran di awal kehidupan seorang bayi sangat menentukan.

“Karena pengurusan pertama akte kelahiran itu menentukan kunci siapa sebetulnya yang bertanggung jawab terhadap bayi tersebut,” tegasnya.

Baca Juga:  Malam Penuh Cahaya: Pawai Hias HJKB 215 Tampilkan Wajah Baru Bandung

Dia menilai bahwa akta kelahiran menjadi dokumen fundamental yang mengikat identitas dan pertanggungjawaban hukum terhadap seorang anak.

Menanggapi keberadaan beberapa bayi yang dirawat di panti asuhan, termasuk di Jalan Purnawarman, Farhan memastikan bahwa pengecekan rutin telah dilakukan.

“Pasti pengecekan mah, ada dinas sosial, dinas kesehatan, dan disdukcapil itu sudah pasti,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa indikasi adanya jaringan jual beli bayi ini sangat mengkhawatirkan.

Baca Juga:  Kabar Gembira! Bandung Zoo Siap Dibuka Lagi Bulan Ini, Proses Pengelolaan Baru Hampir Rampung

Terkait upaya penanganan, Farhan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan dan penyidikan kepada pihak kepolisian.

Farhan menegaskan peran dinas terkait seperti dinas sosial, dinas kesehatan, dan disdukcapil lebih difokuskan pada pencegahan.

“Penyidikan saya serahkan 100% kepada pihak kepolisian. Dinas sosial, dinas kesehatan, dan disdukcapil itu tujuannya adalah melakukan pencegahan ya. Bukan penanggulangan,” jelasnya.

“Penanggulangan, penyelidikan, dan penyidikan itu tanggung jawab aparat penegak hukum,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Muhammad Farhan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Aksi Anarkis di Garut Viral, Pemotor Dikeroyok Sekelompok Pemuda Hingga Terjatuh

Kisah Bayi Surili yang Selamat dari Kobaran Api Karhutla Ciremai: Terpisah dari Induk dan Butuh Penanganan Khusus

Darurat Karhutla Jawa Barat: Lebih dari 1.100 Hektare Lahan Hangus, Subang Jadi Wilayah Paling Parah!

Fakta Baru Kasus Dugaan Kekerasan Siswa SRT 1 Sumedang: Korban Sempat Kabur Hingga Minta Pulang

Kecanduan Judol Bikin Gelap Mata, Ayah di Bandung Tega Aniaya Anak hingga Tewas

Bansos

BPNT Oktober 2026 Rp600 Ribu, Begini Cara Cek Penerimanya lewat HP

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
  • Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.