Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral Dugaan Intimidasi Siswi Peserta LCC 4 Pilar MPR 2026 di Kalbar, Muncul Ancaman Somasi!

Rabu, 13 Mei 2026 12:12 WIB
Ilustrasi isi BBM

Krisis Energi Global Mengancam, Masyarakat Diminta Hemat BBM: Saatnya Ubah Gaya Hidup!

Rabu, 13 Mei 2026 12:05 WIB

Geger! Video Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok, Link Full Bikin Netizen Penasaran

Rabu, 13 Mei 2026 12:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral Dugaan Intimidasi Siswi Peserta LCC 4 Pilar MPR 2026 di Kalbar, Muncul Ancaman Somasi!
  • Krisis Energi Global Mengancam, Masyarakat Diminta Hemat BBM: Saatnya Ubah Gaya Hidup!
  • Geger! Video Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok, Link Full Bikin Netizen Penasaran
  • Persib Bandung Mengganas! Incar Trio Asing Mematikan untuk Musim Depan, Siapa Saja?
  • Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal, Ini Jadwal Lengkapnya
  • Siap-siap! Gaji ke-13 Cair Juni 2026, Intip Bocoran Nominal untuk Pensiunan dan ASN
  • Jelang Lawan Persib, PSM Makassar Diterpa Isu Panas: Pelatih Diduga Sudah Tak Aktif
  • NASIB TRAGIS MC SHINDY! Dipecat, Diboikot, hingga Digugat ke Pengadilan Usai Rendahkan Siswa SMAN 1 Pontianak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 13 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Krisis Energi Global Mengancam, Masyarakat Diminta Hemat BBM: Saatnya Ubah Gaya Hidup!

By Aga GustianaRabu, 13 Mei 2026 12:05 WIB2 Mins Read
Ilustrasi isi BBM
Ilustrasi isi BBM. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang kian memanas memicu kekhawatiran akan terjadinya krisis energi global. Menanggapi situasi tersebut, Dewan Energi Nasional (DEN) mengimbau masyarakat Indonesia untuk mulai melakukan efisiensi energi, terutama penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM), secara besar-besaran sebagai langkah antisipasi dini.

Langkah ini dinilai krusial agar ketahanan nasional tetap kokoh di tengah ketidakpastian dunia. Pasalnya, ketergantungan terhadap impor energi menjadi titik lemah yang harus segera dibenahi melalui perubahan perilaku masyarakat.

Ubah Cara Berkendara, Tekan Ketergantungan Impor

Anggota DEN, Satya Widya Yudha, menekankan bahwa kunci utama menghadapi gejolak internasional ini ada di tangan konsumen. Dengan menekan konsumsi BBM secara mandiri, beban negara untuk mendatangkan energi dari luar negeri bisa berkurang drastis.

Dalam sarasehan energi yang digelar di Kampus ITB Bandung, Satya memaparkan langkah konkret yang bisa diambil publik:

Baca Juga:  Peringatan Keras Iran di Jalur Minyak Dunia: AS Dituding Manipulasi Pasar Energi

“Kita meminta masyarakat untuk melakukan efisiensi. Ya bermobil berkendara dengan efisien dengan cara-cara efisien memaksimalkan penggunaan daripada transportasi publik. Ya, itu sudah mengurangi konsumsi. Insya Allah bagi mereka yang mampu untuk membeli mobil listrik, gunakanlah mobil listrik itu dengan baik,” ujar Satya, dikutip Rabu (13/5/2026).

Ia menambahkan bahwa efek domino dari penghematan ini sangat positif bagi kedaulatan energi Indonesia.

Baca Juga:  Harga Minyak Dunia Melonjak Tajam Imbas Konflik Israel-Iran, Selat Hormuz Jadi Titik Kritis

“Dengan demikian, konsumsi daripada BBM itu bisa ditekan jauh. Ketergantungan kita pada impor juga pasti akan berkurang,” lanjutnya.

Bagaimana Kondisi Cadangan Energi Kita Saat Ini?

Meski ada imbauan penghematan, masyarakat diminta tidak panik. Berdasarkan catatan DEN, indikator ketahanan energi Indonesia masih berada di zona hijau dengan skor 7,13 dari skala 10.

Beberapa poin penting terkait stok energi nasional meliputi:

  • Cadangan Operasional: Saat ini stok BBM nasional aman untuk kebutuhan 21 hingga 28 hari.
  • Landasan Hukum: Pemerintah sudah menyiapkan PP Nomor 40 Tahun 2016 sebagai protokol darurat jika terjadi gangguan pasokan energi yang ekstrem.
  • Strategi Jangka Panjang: Fokus pemerintah saat ini adalah mempercepat produksi migas domestik dan masifnya pengembangan energi alternatif untuk memutus rantai ketergantungan impor.
Baca Juga:  Peringatan Keras Iran di Jalur Minyak Dunia: AS Dituding Manipulasi Pasar Energi

Melalui sinergi antara kebijakan pemerintah di sektor hulu dan kesadaran masyarakat di sektor hilir, Indonesia diharapkan mampu melewati badai disrupsi geopolitik global tanpa harus mengalami krisis energi yang melumpuhkan aktivitas ekonomi.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dewan Energi Nasional geopolitik timur tengah Hemat BBM ITB Bandung Krisis Energi Satya Widya Yudha
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral Dugaan Intimidasi Siswi Peserta LCC 4 Pilar MPR 2026 di Kalbar, Muncul Ancaman Somasi!

Kemenag Siapkan 88 Titik Rukyatul Hilal, Ini Jadwal Lengkapnya

NASIB TRAGIS MC SHINDY! Dipecat, Diboikot, hingga Digugat ke Pengadilan Usai Rendahkan Siswa SMAN 1 Pontianak

DULU PAKAI TONGKAT, SEKARANG ANGKAT BEBAN! Kisah Ajaib Nenek 61 Tahun yang Bikin Netizen Melongo!

Polisi Ungkap Jaringan Anarko di Balik Ricuh May Day Bandung

Retak Pasca-Muktamar XIV Pemuda Persis: Suara Kekecewaan Kader Akar Rumput Mulai Mencuat

Terpopuler
  • Link Full Video Guru Bahasa Inggris Viral Banyak Dicari, Publik Diingatkan Bahaya Phishing
  • Link Video Guru Bahasa Inggris Viral Berdurasi Panjang Ramai Dicari, Ini Faktanya
  • Link Video Bu Guru Bahasa Inggris Diburu Netizen, Identitas Pemeran Masih Misterius
  • Persib Bandung Gigit Jari? Striker Abroad Timnas Indonesia Dipastikan Bertahan di Eropa Musim Depan
  • Heboh! Link Video Viral Guru Bahasa Inggris Full Durasi Ramai Dicari Netizen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.