Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Panduan Klaim Kode Redeem FF 7 Agustus 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis Sekarang Juga!

Jumat, 7 Agustus 2026 01:00 WIB

Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Maung Bandung Taluk Lewat Adu Penalti 6-5

Kamis, 6 Agustus 2026 23:37 WIB

Diduga Live TikTok Saat Bekerja, ASN Bandung Barat Viral Usai Singgung Fee Proyek

Kamis, 6 Agustus 2026 22:10 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Panduan Klaim Kode Redeem FF 7 Agustus 2026: Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis Sekarang Juga!
  • Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Maung Bandung Taluk Lewat Adu Penalti 6-5
  • Diduga Live TikTok Saat Bekerja, ASN Bandung Barat Viral Usai Singgung Fee Proyek
  • Masa Kelam Berakhir! Mykhailo Mudryk Comeback Bela Chelsea Usai Sanksi Doping Dicabut
  • Drama Perebutan Tempat Ketiga Piala Presiden 2026: Persija Tundukkan Arema FC 3-1
  • Bidik Trofi Piala Presiden 2026, Ini 11 Pemain Pilihan Igor Tolic Lawan Persebaya
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • Link Live Streaming & Cara Nonton Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 7 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Peringatan Keras Iran di Jalur Minyak Dunia: AS Dituding Manipulasi Pasar Energi

By Aga GustianaRabu, 11 Maret 2026 13:06 WIB2 Mins Read
Potret Selat Hormuz
Potret Selat Hormuz. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Teheran kembali memanaskan situasi di jalur perdagangan energi dunia, Selat Hormuz. Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) secara terang-terangan memberikan peringatan keras bahwa setiap kapal militer milik Amerika Serikat (AS) maupun sekutunya kini berada dalam bidikan senjata Iran.

Langkah provokatif ini merupakan respons atas klaim sepihak Washington terkait pengawalan kapal tanker di perairan strategis tersebut. Iran menegaskan bahwa kehadiran militer asing di sana hanya akan memicu konfrontasi fisik.

Bantahan Keras Terhadap Klaim Pengawalan AS

Ketegangan terbaru ini bermula dari pernyataan Menteri Energi AS, Chris Wright, yang menyebut Angkatan Laut AS telah melakukan pengawalan terhadap sebuah tanker minyak. Meski unggahan tersebut segera dihapus dari platform X, pihak Iran bereaksi cepat dengan membantah narasi tersebut sebagai informasi sampah.

Kepala Angkatan Laut IRGC, Alireza Tangsiri, menegaskan bahwa wilayah tersebut tetap berada di bawah pengawasan ketat pasukannya. Ia memperingatkan risiko fatal bagi armada Barat yang mencoba pamer kekuatan di sana.

“Klaim tentang sebuah kapal tanker minyak yang melewati Selat Hormuz dengan pengawalan militer AS sama sekali tidak benar. Setiap pelayaran armada AS dan sekutunya akan dihentikan oleh rudal dan drone bunuh diri Iran,” tegas Tangsiri.

Tudingan Manipulasi Pasar Keuangan

Tak hanya dari sisi militer, kecaman juga datang dari jalur diplomasi. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menilai bahwa penyebaran berita mengenai pengawalan tanker tersebut adalah taktik kotor Gedung Putih untuk menenangkan pasar energi global yang sedang bergejolak.

Araghchi melontarkan kritik pedas melalui akun media sosialnya, menyebut bahwa kebohongan publik tersebut tidak akan mampu menyelamatkan ekonomi AS dari krisis internal.

“Para pejabat AS menyebarkan berita palsu untuk memanipulasi pasar. Itu tidak akan melindungi mereka dari tsunami inflasi yang telah mereka timpakan kepada rakyat Amerika,” tulis Araghchi dalam unggahannya.

Ia juga menambahkan peringatan mengenai ancaman krisis pasokan energi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah modern.

“Pasar menghadapi kekurangan terbesar dalam sejarah: lebih besar dari Embargo Minyak Arab, Revolusi Islam Iran, dan invasi Kuwait gabungan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Armada Militer AS berita internasional Harga Minyak Dunia IRGC Konflik Iran AS Krisis Energi selat hormuz
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Diduga Live TikTok Saat Bekerja, ASN Bandung Barat Viral Usai Singgung Fee Proyek

Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis

Polda Jabar Imbau Bobotoh Rayakan Kemenangan Persib dengan Tertib, Hindari Vandalisme dan Provokasi

Polisi Tangkap Pembuat Video AI Manipulasi Presiden Prabowo, Pelaku Ngaku Ingin Kontennya FYP

Marbot Masjid di Purwakarta Tewas Dibacok Tetangga Sendiri Saat Hendak Adzan

SDN 026 Bojongloa Sempat Digembok Ahli Waris, Disdik Bandung Siapkan Relokasi

Terpopuler
  • FOTO: Dedikasi Tanpa Batas Tim Medis Mengawal Keselamatan Laga Piala Presiden 2026
  • Menuju Muswil VII KAHMI Jabar, Pansel Umumkan 16 Calon Presidium dengan Rekam Jejak Strategis
  • 16 Bakal Calon Presidium MW KAHMI Jabar Jalani Verifikasi, Siapkan Pemimpin Baru Periode 2026-2031
  • Pengelola Harian SixNine Buka Suara soal Dugaan Penebangan Pohon di Jalan Riau: Kami Hanya Jalankan Operasional
  • Gebrakan atau Kontroversi? Polemik Hadiah Tangkap Begal ala Dedi Mulyadi di Tengah Resah Warga Jabar
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.