Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Catat! 5 Tempat Kuliner di Bandung Ini Punya Menu Unik, Cocok Buat Wisata Kuliner

Rabu, 14 Oktober 2026 05:00 WIB

Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!

Rabu, 14 Oktober 2026 04:00 WIB
Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 03:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Catat! 5 Tempat Kuliner di Bandung Ini Punya Menu Unik, Cocok Buat Wisata Kuliner
  • Mau Nonton Persib Vs Cong Viettel? Catat Lokasi dan Jam Penukaran Tiketnya!
  • Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026
  • Menggugah Selera! Ini 5 Spot Kuliner Hits di Cimahi yang Bikin Ketagihan
  • Destinasi Wisata Pilihan di Sekitar Stasiun Cimahi untuk Liburan Singkat
  • Mentereng! Ini Catatan Statistik John Herdman Selama Nahkodai Timnas Indonesia
  • PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar
  • Klok Minta Bobotoh Terus Bersama Persib, Target Besar Menanti di ACL Two
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 14 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Peringatan Keras Iran di Jalur Minyak Dunia: AS Dituding Manipulasi Pasar Energi

By Aga GustianaRabu, 11 Maret 2026 13:06 WIB2 Mins Read
Potret Selat Hormuz
Potret Selat Hormuz. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Teheran kembali memanaskan situasi di jalur perdagangan energi dunia, Selat Hormuz. Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) secara terang-terangan memberikan peringatan keras bahwa setiap kapal militer milik Amerika Serikat (AS) maupun sekutunya kini berada dalam bidikan senjata Iran.

Langkah provokatif ini merupakan respons atas klaim sepihak Washington terkait pengawalan kapal tanker di perairan strategis tersebut. Iran menegaskan bahwa kehadiran militer asing di sana hanya akan memicu konfrontasi fisik.

Bantahan Keras Terhadap Klaim Pengawalan AS

Ketegangan terbaru ini bermula dari pernyataan Menteri Energi AS, Chris Wright, yang menyebut Angkatan Laut AS telah melakukan pengawalan terhadap sebuah tanker minyak. Meski unggahan tersebut segera dihapus dari platform X, pihak Iran bereaksi cepat dengan membantah narasi tersebut sebagai informasi sampah.

Kepala Angkatan Laut IRGC, Alireza Tangsiri, menegaskan bahwa wilayah tersebut tetap berada di bawah pengawasan ketat pasukannya. Ia memperingatkan risiko fatal bagi armada Barat yang mencoba pamer kekuatan di sana.

Baca Juga:  Tel Aviv Lumpuh Usai Serangan Rudal Iran, Warga Mengungsi dan Aktivitas Kota Terhenti

“Klaim tentang sebuah kapal tanker minyak yang melewati Selat Hormuz dengan pengawalan militer AS sama sekali tidak benar. Setiap pelayaran armada AS dan sekutunya akan dihentikan oleh rudal dan drone bunuh diri Iran,” tegas Tangsiri.

Baca Juga:  Rumor Netanyahu Tewas Mencuat: Keheningan Otoritas Israel dan Kejanggalan di Tel Aviv Jadi Sorotan

Tudingan Manipulasi Pasar Keuangan

Tak hanya dari sisi militer, kecaman juga datang dari jalur diplomasi. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menilai bahwa penyebaran berita mengenai pengawalan tanker tersebut adalah taktik kotor Gedung Putih untuk menenangkan pasar energi global yang sedang bergejolak.

Araghchi melontarkan kritik pedas melalui akun media sosialnya, menyebut bahwa kebohongan publik tersebut tidak akan mampu menyelamatkan ekonomi AS dari krisis internal.

Baca Juga:  Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!

“Para pejabat AS menyebarkan berita palsu untuk memanipulasi pasar. Itu tidak akan melindungi mereka dari tsunami inflasi yang telah mereka timpakan kepada rakyat Amerika,” tulis Araghchi dalam unggahannya.

Ia juga menambahkan peringatan mengenai ancaman krisis pasokan energi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah modern.

“Pasar menghadapi kekurangan terbesar dalam sejarah: lebih besar dari Embargo Minyak Arab, Revolusi Islam Iran, dan invasi Kuwait gabungan,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

berita internasional
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bansos

Saldo KKS Masih Kosong? Ini Cara Cek Status Bansos PKH dan BPNT Oktober 2026

PMI Asal Bandung Barat Diduga Disekap di Dubai, Keluarga Menanti Kabar

Warga Keluhkan Lagi Kebisingan, Lapangan Padel di Surya Sumantri Bakal Diperiksa

Segera cair bansos KLJ Agustus 2025,

BSU Oktober 2026 Rp900 Ribu Belum Pasti Cair, Ini Penjelasan Kemnaker

Satu Mahasiswa Di-DO! Telkom University Jatuhkan Sanksi ke 4 Pelaku Perundungan Asrama

Dugaan Bullying di Kuningan, Siswa SMP Dilarikan ke RS Usai Telan Cairan Karbol

Terpopuler
  • Dari Kampus ke Gedung DPR RI, KPMJ Ilmu Komunikasi UIN Bandung Pelajari Dunia Keprotokolan dan Kehumasan
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.
    BLT Kesra 2026 Kapan Cair? Cek Update Bantuan Sosial Akhir Tahun dan Cara Cek NIK Kemensos
  • Terbongkar! Pengakuan Jujur Anggun C Sasmi Soal Paspor Prancis yang Selama Ini Disembunyikan
  • Ilustrasi video syur
    Viral Video Syur Perempuan Berseragam Poltekkes Bandung, Begini Kata Kemenkes
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.