Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video ukhti mukena pink.

Viral di TikTok dan X, Ternyata Ini Alasan Video Mukena Pink Bikin Penasaran Publik

Selasa, 17 Maret 2026 10:00 WIB

Link Live CCTV Tol Lebaran 2026: Cara Praktis Pantau Macet Jalur Mudik Secara Real-Time via HP

Selasa, 17 Maret 2026 09:13 WIB

Usai Cetak Gol, Adam Alis Minta Maaf, Ada Apa?

Selasa, 17 Maret 2026 09:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral di TikTok dan X, Ternyata Ini Alasan Video Mukena Pink Bikin Penasaran Publik
  • Link Live CCTV Tol Lebaran 2026: Cara Praktis Pantau Macet Jalur Mudik Secara Real-Time via HP
  • Usai Cetak Gol, Adam Alis Minta Maaf, Ada Apa?
  • Inspirasi Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 yang Tidak Pasaran, Cocok untuk Status WA dan IG!
  • Netizen Penasaran: Apakah Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Asli?
  • Heboh! Video ‘Ukhti Mukena Pink’ Viral di TikTok, Netizen Penasaran Versi Tanpa Sensor
  • Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026
  • Link Video Ukhti Mukena Pink Jadi Buruan di X dan TikTok, Ternyata Ini Fakta di Balik Kotak Putih yang Viral!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Cucu Pahlawan Sukabumi: Jangan Panggil Anies Capres, Tapi Presiden 2024

By Putra JuangKamis, 21 September 2023 08:51 WIB2 Mins Read
Presiden
Bacapres Anies Baswedan usai ziarah ke makam Pahlawan Nasional Sukabumi, KH Ahmad Sanusi. Foto: Istimewa
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Doa dan dukungan kepada bakal calon presiden (bacapres), Anies Baswedan terus mengalir. Kali ini doa didapatkan Anies dari Hj. Neni Fauziah, cucu Pahlawan Nasional asal Sukabumi KH Ahmad Sanusi.

Doa tersebut didapat Anies saat silaturahmi ke Ponpes Syamsul ‘Ulum yang berada di Kota Sukabumi, Rabu (20/9/2023). Di sana, Anies disambut berbagai tokoh masyarakat termasuk Neni Fauziah yang notabene Pimpinan Ponpes Syamsul ‘Ulum.

“Semoga rahmat Allah diturunkan hari ini untuk mengantarkan keinginan kita semua menjadikan Pak Anies sebagai presiden yang akan datang,” ujarnya disambut pekik takbir para tamu dan undangan.

Akan tetapi, ada satu yang mengganjal bagi Ummi Neni, sapaan akrabnya Neni Fauziah. Ia enggan memanggil mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu dengan sebutan calon presiden (capres).

Baca Juga:  Impikan Bogor di Masa Depan, Bima Arya Singgung PR Wali Kota Mendatang

“Jangan panggil calon presiden, tapi presiden 2024. Karena dengan doa, ini bisa dikabulkan,” ucap Ummi Neni.

Dalam kesempatan itu, Ummi Neni pun menitipkan aspirasinya pada Anies. Ia berharap Anies bisa memajukan pendidikan pesantren, melakukan perubahan, dan merajut perdamaian.

Baca Juga:  Soal Tarif Kereta Cepat, Jokowi Serahkan ke KCIC

“Kita titipkan pada Pak Anies harapan dan cita-cita, terutama pendidikan di pesantren lebih baik, ada keikhlasan, adakan perubahan. Ciptakan tanda perdamaian,” kata Ummi Neni.

Ummi Neni bercerita, Bung Karno sempat mengadakan perundingan dengan mendiang KH. Ahmad Sanusi. Saat itu, Bung Karno belum jadi presiden.

“Hari ini Pak Anies berkumpul juga di rumah ini, sebelum ia jadi presiden,” tutur Ummi Neni dengan suara bergetar.

Sementara itu, Anies mengucapkan terima kasih pada keluarga besar Ponpes Syamsul ‘Ulum yang sudah berkenan menerima kehadirannya.

Baca Juga:  Masuki Musim Kemarau, Harga Cabai Makin Pedas di Sumedang

“Kami ucapkan terima kasih pada keluarga besar karena sudah berkenan menerima silaturahmi ini,” kata Anies.

Pertemuan ini, lanjut Anies, adalah upaya menyambung ikatan silaturahmi antarorang tua. Sebab, kakek Anies dan Ummi Neni merupakan pejuang saat menggulung kolonialisme dulu.

“Kakek-kakek kita menggulung kolonialisme. Kini tanggung jawab kita anak-anaknya meneruskan perjuangan dengan menggelar keadilan dan kesejahteraan,” pungkas eks Gubernur DKI Jakarta itu.

Setelah silaturahmi, Anies menyempatkan waktu untuk ziarah ke makam KH Ahmad Sanusi, di area pesantren.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Anies baswedan Featured KH Ahmad Sanusi Neni Fauziah Pahlawan Ponpes Syamsul Ulum presiden
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Puasa Hari ke-27, Cek Waktu Imsak di Bandung 17 Maret 2026

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.