bukamata.id – Tim Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Citamiang, Polres Sukabumi Kota berhasil mengamankan seorang pria berinisial SA (34) yang diduga kuat melakukan penculikan terhadap anak berusia 13 tahun di wilayah Kampung Tonjong, Kelurahan Gedongpanjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.
Aksi penculikan ini sempat terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. SA, yang diketahui merupakan warga Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, berhasil ditangkap pada Senin, 9 Juni 2025 di sebuah rumah kontrakan di Kampung Sukaraja.
Modus Pelaku: Iming-Iming Kuota dan Uang Rp100 Ribu
Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti, mengungkapkan bahwa pelaku membujuk korban dengan menawarkan kuota internet gratis serta uang tunai sebesar Rp100.000. SA berdalih ingin dibantu mencari cincin dan ponsel miliknya yang diklaim hilang.
Korban yang saat itu sedang bermain bersama teman-temannya akhirnya mengikuti pelaku dan naik ke atas sepeda motor yang dikendarai SA.
Namun, saat melintasi Jalan Limusnunggal, sepeda motor tersebut tiba-tiba berhenti. Dalam kondisi sadar dan panik, korban langsung melompat dari motor dan berteriak meminta pertolongan warga.
Pelaku pun langsung melarikan diri. Diketahui, jarak dari lokasi awal hingga titik korban melompat mencapai sekitar tiga kilometer.
Barang Bukti dan Identitas Pelaku
Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:
- Rekaman CCTV aksi penculikan
- Sepeda motor milik pelaku
- Satu lembar kain sarung
- Baju kemeja yang dikenakan SA saat kejadian
Hasil penyelidikan juga mengungkap bahwa SA merupakan residivis kasus narkoba dan pencurian dengan pemberatan, sehingga proses hukum terhadap pelaku akan dikenakan pasal berlapis.
Imbauan Kepolisian untuk Orang Tua
Saat ini pelaku telah ditahan di Mapolsek Citamiang guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih waspada terhadap lingkungan anak-anak dan selalu mengawasi aktivitas mereka agar kejadian serupa tidak terulang.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News










