Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Senin, 14 September 2026 19:55 WIB

Andre Taulany Nikah Lagi?! Ini Sosok Calon Istri Ketua Geng Prediksi

Senin, 14 September 2026 19:31 WIB

Misi Balas Kekalahan dari Persija? Persib Langsung Latihan Setibanya di Korea

Senin, 14 September 2026 18:55 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu
  • Andre Taulany Nikah Lagi?! Ini Sosok Calon Istri Ketua Geng Prediksi
  • Misi Balas Kekalahan dari Persija? Persib Langsung Latihan Setibanya di Korea
  • Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa
  • Purbaya Diganti! Suahasil Nazara Kini Pegang Kursi Menteri Keuangan
  • Viral Pasutri Bandung Disebut Tinggal di Makam, Fakta Sebenarnya Terungkap
  • Rumor Panas Paruh Musim: Bek Persija Digandeng Legia Warszawa, Persib Siap Datangkan Penyerang Eropa
  • Terbongkar! Sindikat Narkotika di Cirebon Manfaatkan Sistem Pesan Antar dan COD
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dana Operasional Tembus Rp28 Miliar, Netizen Kepo Modal Ngonten Dedi Mulyadi

By Aga GustianaRabu, 10 September 2025 16:14 WIB3 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berdialog dengan para pekerja sektor informal, seperti pengemudi ojek online dan buruh harian, Senin (1/9/2025). Pemdaprov Jabar berkomitmen melindungi pekerja nonformal melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan. Foto : Yogi Prayoga - Biro Adpim Jabar.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Anggaran fantastis yang digelontorkan untuk biaya operasional Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan berserta wakilnya Erwan Setiawan menjadi perbincangan panas. Publik bertanya-tanya, apakah kegiatan sang gubernur yang kerap wara-wiri bikin konten di media sosial juga ikut dibiayai APBD?

Rp28,8 Miliar Biaya Operasional

Dalam APBD 2025, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengalokasikan Rp33,2 miliar untuk gaji, tunjangan, dan biaya operasional Gubernur Dedi Mulyadi serta Wakil Gubernur Erwan Setiawan. Dari jumlah itu, gaji pokok dan tunjangan hanya sekitar Rp2,2 miliar, sementara dana operasional gubernur dan wakil gubernur membengkak hingga Rp28,8 miliar.

Kondisi ini memantik reaksi keras warga. Di mana, pejabat bisa digaji sampai ratusan juta bahkan miliaran. Sementara rakyat sendiri, untuk dapat Rp500 ribu sebulan saja susahnya minta ampun

Publik Kepo: Ngonten Dibayar APBD?

Dedi Mulyadi dikenal rajin membuat konten di YouTube maupun media sosial lain, mulai dari blusukan, berbincang dengan warga, hingga aksi sosial yang kerap direkam kamera. Dengan dana operasional yang tembus Rp28 miliar, warganet pun ramai menduga, jangan-jangan aktivitas “ngonten” itu ikut disokong APBD.

Baca Juga:  Gelar Rapim Perdana, Bey Machmudin dan Dedi Mulyadi Bahas Program Strategis

Komentar pedas bermunculan: “Berarti selama ini ngider sambil bikin konten pun dibiayai uang rakyat, dong?” tanya netizen.

“Gubernur influencer memang begitu, pura2 merakyat seperti jokowi, marah2, maki2 orang lalu menggusur kayak Ahog jadi berhenti tertipu dgn politisi yg kosong,” ujar netizen lain.

“Mewah kali dedi mulyadi pantesan punya duit buat ngonten,” timpal netizen.

Rincian Gaji dan Fasilitas Gubernur

Berdasarkan Pergub Jabar Nomor 30 Tahun 2025, berikut rincian gaji dan tunjangan gubernur dan wakil gubernur:

  • Gaji Pokok: Rp75,6 juta
  • Tunjangan Jabatan: Rp136,4 juta
  • Tunjangan Keluarga, Beras, dan Khusus: Rp20,4 juta
  • Iuran Jaminan Sosial: Rp8,5 juta
  • Insentif Pajak Daerah: Rp1,97 miliar
  • Dana Operasional: Rp28,8 miliar
  • Total: Rp33,2 miliar
Baca Juga:  Survei LSI: Dedi-Erwan Potensial Menang Fenomenal di Pilgub Jabar

Artinya, gaji dan tunjangan yang diterima pertahun sebesar Rp33,2 miliar atau setara dengan Rp2,7 miliar perbulan.

Lebih mencengangkan lagi, pajak penghasilan (PPh 21) pejabat ini justru ikut ditanggung negara alias pakai uang rakyat.

Kontras dengan Kehidupan Rakyat

Di saat pejabat menikmati fasilitas super mewah, rakyat kecil kian terjepit oleh mahalnya harga kebutuhan pokok dan sulitnya mencari pekerjaan.

“Ekonomi makin sulit, pengangguran tinggi. Dapat Rp50 ribu sehari saja sudah syukur. Tapi pejabat bisa habiskan miliaran buat operasional. Itu uang siapa? Uang rakyat,” ujar warga Bandung Bernama Dudi.

Hasil Ngonten untuk Warga

Sementara itu, Gubernur Dedi Mulyadi sempat blak-blakan soal penghasilan ngontennya yang bisa mencapai miliaran.

Baca Juga:  Kasus ISPA Jawa Barat Tertinggi di Indonesia, Tembus 1,8 Juta Kasus!

Dalam sidang paripurna Kabupaten Cirebon, ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengambil penghasilan dari YouTube untuk kepentingan pribadi.

“Tapi Rp1 pun saya tidak pernah mengambil biaya operasional tersebut,” tegasnya.

Menurut Dedi, dana itu didistribusikan untuk masyarakat, termasuk membantu biaya pengobatan dan kebutuhan darurat warga.

“Saya distribusikan untuk pengobatan, termasuk juga tadi malam, untuk yang sesar. Untuk anaknya yang kembar siam, harus dibelah dua, sekarang sudah selesai,” jelasnya.

DPRD Juga Disorot

Tak hanya eksekutif, DPRD Jabar juga jadi sasaran kritik publik. Wakil Ketua DPRD MQ Iswara membantah isu anggota dewan menerima Rp120 juta per bulan, dan menyebut take home pay hanya sekitar Rp16 juta. Namun, publik menilai angka itu tetap terlalu tinggi dibanding kondisi mayoritas rakyat Jawa Barat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

APBD Dedi Mulyadi Erwan Setiawan jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Diganti! Suahasil Nazara Kini Pegang Kursi Menteri Keuangan

Viral Pasutri Bandung Disebut Tinggal di Makam, Fakta Sebenarnya Terungkap

peredaran narkoba

Terbongkar! Sindikat Narkotika di Cirebon Manfaatkan Sistem Pesan Antar dan COD

Kabupaten Bogor

35 Persen Wilayah Purwakarta Terdampak Kekeringan, Distribusi Air Bersih Tembus 1 Juta Liter

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.