Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jersey Supporter Edition Persib ACL Two 2026/27 Resmi Tersedia Dengan Harga Rp249 Ribu

Selasa, 22 September 2026 18:45 WIB

Detik-detik Penutupan Bursa Transfer, Persib Pilih Tutup Buku atau Bikin Kejutan di Ujung Waktu?

Selasa, 22 September 2026 18:43 WIB

Pesta Miras Oplosan Maut di Cianjur: 4 Tewas, Dua Remaja Putri Masih Kritis di Rumah Sakit

Selasa, 22 September 2026 18:37 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jersey Supporter Edition Persib ACL Two 2026/27 Resmi Tersedia Dengan Harga Rp249 Ribu
  • Detik-detik Penutupan Bursa Transfer, Persib Pilih Tutup Buku atau Bikin Kejutan di Ujung Waktu?
  • Pesta Miras Oplosan Maut di Cianjur: 4 Tewas, Dua Remaja Putri Masih Kritis di Rumah Sakit
  • Usai 12 Tahun Menikah, Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya
  • Rayakan HUT ke-36, JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Mitra Setia ke Tanah Suci
  • Usai Kalah dari Persija, Persib Langsung Bangkit! Eliano Reijnders Ungkap Rahasianya di Jepara
  • Karhutla Sumedang Tembus 64 Kejadian, Tertinggi di Jawa Barat hingga September 2026
  • Staycation di Bandung Makin Berkesan, 3 Hotel Ini Punya View Kota dari Ketinggian
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 22 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Gaya Hidup

Dari Luka Jadi Karya: Niska Alfina Rilis Buku Kita Sudah Tidak di Sana

By SusanaRabu, 16 Juli 2025 20:15 WIB3 Mins Read
Niska Alfina Saniya (24) penulis muda Kabupaten Bandung, Jawa Barat, saat meluncurkan buku prosa berjudul Kita Sudah Tidak di Sana. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Menulis bukan sekadar hobi bagi Niska Alfina Saniya, mahasiswi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Bagi perempuan kelahiran Bandung, 26 Desember 2001 ini, menulis adalah cara bertahan dalam diam.

Setelah proses panjang selama hampir satu dekade, ia akhirnya resmi meluncurkan buku prosa liris pertamanya berjudul Kita Sudah Tidak di Sana.

Peluncuran buku digelar di Kedai Kopi Batoe, Jalan Raya Banjaran, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung pada Rabu (16/7/2025).

Dalam acara tersebut, Niska membagikan cerita di balik lahirnya buku yang berisi serpihan perasaan dan perjalanan batin sejak tahun 2016.

“Awalnya naskah ini tidak dimaksudkan menjadi buku. Hanya ungkapan-ungkapan perasaan saat sedang merasa sedih dan tidak ada teman yang mendengarkan,” ujar Niska.

Proses Menulis yang Penuh Luka dan Ketulusan

Proses penulisan Kita Sudah Tidak di Sana dimulai sejak Niska masih duduk di bangku sekolah. Tulisan-tulisan itu merupakan hasil perenungan, kesedihan, dan ketidakberdayaan yang ia tuangkan secara diam-diam. Keinginan untuk menjadikannya sebagai buku baru muncul pada tahun 2022.

“Butuh waktu sembilan tahun untuk benar-benar menuntaskan buku ini,” jelas Niska.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam proses penyusunan bukan sekadar teknis menulis, melainkan proses mengingat luka lama yang dulu menjadi bahan bakar tulisannya.

“Saya ingin memperbaiki tulisan saya yang dulu, tapi juga mempertahankan rasa yang saya tulis saat itu. Dan untuk itu, saya harus benar-benar mengingat ulang apa yang saya rasakan. Itu sangat sulit.”

Isi Buku dan Gaya Bahasa yang Jujur

Buku Kita Sudah Tidak di Sana memuat prosa liris yang jujur, personal, dan kadang menyakitkan. Melalui untaian bahasa yang sederhana namun mengena, Niska mengajak pembaca menelusuri lorong-lorong kesepian, kehilangan, dan harapan yang nyaris padam.

Kecintaannya pada dunia tulis-menulis telah tumbuh sejak kecil. Sejak kelas 3 SD, ia terbiasa menulis diary, terinspirasi dari kegemarannya membaca buku.

Terinspirasi Sapardi dan Joko Pinurbo

Dalam gaya menulis, Niska mengaku sangat dipengaruhi oleh dua penyair besar Indonesia: Sapardi Djoko Damono dan Joko Pinurbo.

“Untaian diksi mereka sering kali sederhana, tapi maknanya sangat dalam. Itu yang membuat saya jatuh cinta pada cara mereka menulis,” ungkapnya.

Optimis di Tengah Digitalisasi: Buku Fisik Masih Hidup

Di era digital yang serba cepat, Niska tetap optimis buku fisik tidak kehilangan tempat. Ia percaya, komunitas pembaca seperti bookstagram dan pecinta sastra masih memberikan ruang hangat untuk buku cetak.

“Buku fisik mungkin mulai tenggelam, tapi tidak benar-benar hilang. Masih banyak yang setia membaca. Tinggal bagaimana kita memperkenalkannya kembali dengan cara yang relevan.”

Sudah Tersedia Online, Segera Hadir di Toko Buku

Buku Kita Sudah Tidak di Sana kini sudah bisa dipesan secara daring melalui tautan s.id/bukukstd, dan akan segera hadir di berbagai toko buku besar seperti Gramedia. Niska juga sedang menyiapkan sekuel lanjutan dari buku pertamanya.

Pesan untuk Generasi Muda: “Mulailah Sekarang!”

Di akhir perbincangan, Niska menyampaikan pesan menyentuh bagi generasi muda yang tengah berjuang meraih impian:

“Mulailah langkah pertamamu sekarang, karena waktu tidak mengenal frasa ‘tunggu sebentar’. Kalau tidak sekarang, maka bisa jadi tidak selamanya. Kamu harus berani melangkah. Setelahnya, semesta akan menilaimu sudah siap, lalu membantumu mewujudkannya,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Usai 12 Tahun Menikah, Sara Wijayanto Resmi Gugat Cerai Demian Aditya

Staycation di Bandung Makin Berkesan, 3 Hotel Ini Punya View Kota dari Ketinggian

Pernah Hampir Jadi Suami Amanda Rigby, Nofel Saleh Hilabi Kini Buka Suara

Wisata Kuliner di Sumedang: Menikmati Sajian Sunda Otentik Berlatar Alam Pegunungan yang Asri

Cuma Rp15 Ribuan! 4 Nasi Kuning Terenak di Bandung, Ada yang Buka sampai Dini Hari

Cari Hotel Murah di Bandung? 4 Penginapan Ini Tarifnya di Bawah Rp300 Ribu

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.