Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kejutan Last Minute, Persib Bandung Rekrut Bintang Brasil Caxambu?

Kamis, 24 September 2026 09:01 WIB

Akhirnya Terbongkar! Inilah Sosok Dirtek Java United Arogan yang Berani Usir Shin Tae-yong, Pantes Suka Berulah

Kamis, 24 September 2026 08:07 WIB
Bansos

Panduan Lengkap Pencairan Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026: Jenis Bantuan, Skema, dan Cara Cek NIK

Kamis, 24 September 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kejutan Last Minute, Persib Bandung Rekrut Bintang Brasil Caxambu?
  • Akhirnya Terbongkar! Inilah Sosok Dirtek Java United Arogan yang Berani Usir Shin Tae-yong, Pantes Suka Berulah
  • Panduan Lengkap Pencairan Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026: Jenis Bantuan, Skema, dan Cara Cek NIK
  • Kuliner Pagi di Bandung, 4 Tempat Sarapan Ini Bikin Susah Move On
  • Garudayaksa FC Datangkan 2 Talenta Muda Indonesia, Ada Eks Timnas U17!
  • September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, Begini Cara Cek Penerima
  • Deretan Wisata Kuliner Legendaris dan Tempat Nongkrong Hits di Bogor yang Wajib Dicoba
  • Rekomendasi Liburan Singkat: 20 Destinasi Wisata Hits di Bogor yang Wajib Masuk Itinerary Akhir Pekan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 24 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Disorot Bobotoh! Klarifikasi Panas Soal Bonus Rp5 Miliar Persib

By SusanaMinggu, 26 April 2026 11:49 WIB3 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana pertandingan antara Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) beberapa waktu lalu tidak hanya menyisakan hasil di lapangan, tetapi juga memunculkan dinamika di luar pertandingan.

Sebuah spanduk bertuliskan “Shut Up KDM” yang terbentang di Tribun Utara menjadi sorotan publik dan memicu berbagai tafsir di kalangan suporter.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Bobotoh atas kritik yang disampaikan secara langsung di stadion.

Spanduk di GBLA Jadi Sorotan

Spanduk tersebut muncul saat laga berlangsung dan langsung menarik perhatian penonton di stadion maupun warganet. Tulisan bernada kritik itu diduga ditujukan kepada Dedi Mulyadi terkait sikap dan pernyataannya mengenai Persib dalam beberapa kesempatan sebelumnya.

Meski sempat menimbulkan tanda tanya, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari kelompok suporter terkait motif utama aksi tersebut. Namun, kejadian ini memunculkan diskusi lebih luas tentang relasi antara figur publik, politik, dan dunia sepak bola.

Baca Juga:  Viral Orang Tua Beri Nama Anak dengan Unsur Persib, Bukti Cinta Sejati Bobotoh

Dedi Mulyadi: “Saya Sudah Diingatkan”

Menanggapi spanduk tersebut, Dedi Mulyadi mengaku menghormati aspirasi yang disampaikan Bobotoh. Ia menilai pesan tersebut sebagai bentuk pengingat agar batas antara sepak bola, nasionalisme, dan politik tetap dijaga.

“Temen-temen Bobotoh di Tribun Utara GBLA saat melawan Arema, spanduk yang dibentangkannya yang intinya melarang saya untuk tidak bicara mengenai Persib, saya yakin itu berasal dari keinginan agar nasionalisme sepak bola tetap terjaga tanpa tercederai oleh politik. Saya ucapkan terima kasih, saya sudah diingatkan,” ujar Dedi.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memandang aksi tersebut sebagai bentuk penolakan pribadi, melainkan sebagai bagian dari dinamika sehat dalam dunia sepak bola.

Baca Juga:  Dukung Persib di Nobar Biru, Temui Pemain Legendaris dan Nikmati Laga Seru!

Klarifikasi Soal Bonus Rp5 Miliar untuk Persib

Selain isu spanduk, perhatian publik juga tertuju pada pernyataan Dedi Mulyadi terkait bonus untuk pemain Persib Bandung. Ia menjelaskan bahwa dana bonus tersebut tidak bersumber dari anggaran pemerintah, melainkan dari kontribusi pihak ketiga.

Menurutnya, bantuan itu berasal dari pertemuan bersama Asep Ara Sirait, yang akrab ia sebut “Bang Ara”, serta pihak manajemen klub.

“Dalam pertemuan itu kami membahas tantangan Persib untuk meraih hattrick juara. Secara spontan Bang Ara menyampaikan akan memberikan bonus Rp1 miliar untuk lima pertandingan, total sekitar Rp5 miliar,” jelasnya.

Dedi juga menegaskan bahwa sebelum pernyataan tersebut disampaikan ke publik, ia telah menanyakan aspek regulasi kepada pihak manajemen klub.

“Saya tanya apakah melanggar aturan atau tidak. Manajemen mengatakan tidak ada pelanggaran,” tambahnya.

Transparansi Jadi Alasan Publikasi

Meski disebut sempat diminta untuk tidak dipublikasikan, Dedi Mulyadi memilih menyampaikan informasi tersebut ke publik. Alasannya adalah prinsip transparansi dalam setiap bentuk dukungan terhadap klub kebanggaan Jawa Barat itu.

Baca Juga:  Momen Emosional Putros, Persib Punya Wakil di Piala Dunia 2026

“Bang Ara sebenarnya mengatakan tidak perlu disampaikan ke publik. Tapi saya sebagai orang yang menjunjung tinggi transparansi, saya sampaikan agar publik tahu ada dukungan nyata yang masuk,” tegasnya.

Respons Publik dan Dinamika Sepak Bola

Isu spanduk dan bonus ini kembali memunculkan perdebatan di ruang publik, khususnya terkait batas antara dukungan, politik, dan profesionalisme dalam sepak bola.

Sebagian pihak menilai keterbukaan informasi merupakan hal positif, sementara lainnya mengingatkan pentingnya menjaga independensi klub dari kepentingan eksternal.

Namun demikian, satu hal yang jelas, Persib Bandung tetap menjadi pusat perhatian, tidak hanya di dalam lapangan, tetapi juga dalam dinamika sosial dan politik yang mengikutinya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Persib terbaru Bobotoh Liga Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

September Jadi Bulan Terakhir Bansos Tahap 3, Begini Cara Cek Penerima

Borong Penghargaan! bank bjb Sabet Kategori Inovasi Ekonomi dan UMKM di Ajang Radar Banten Awards 2026

Demo Jakarta

Demo Besar 24 September Digelar, Ini Ruas Jakarta yang Perlu Diwaspadai

345 Kilometer! Jasad ABK Kapal Jurnalis Ditemukan Jauh dari Lokasi Terakhir Terdeteksi

Turis Belanda Tewas di Hotel Grand Preanger Bandung, Polisi Ungkap Kondisi Jasad Korban

Viral Plang Larangan Merokok Ancaman Denda Rp50 Juta di Pantai Pangandaran

Terpopuler
  • Bukan Uang Biasa? Jejak Tanda Tangan Purbaya di Rp100 Ribu Mulai Dicari Kolektor
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • 118 Gempa dalam 38 Hari, Apa yang Sebenarnya Bergerak di Bawah Kabupaten Bandung?
  • Unjani dan Djarum Foundation Kolaborasi Dorong Green Campus dan Green Leadership
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
    Bursa Pilgub Jabar: Nama Purbaya Yudhi Sadewa Mulai Diperhitungkan, Parpol Pilih Wait and See
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.