Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Game Free Fire

Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 1 Agustus 2026, Buruan Ambil Hadiah Skin & Bundle Gratis

Sabtu, 1 Agustus 2026 01:00 WIB

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Jumat, 31 Juli 2026 23:06 WIB

Arya Sinulingga Sebut Bandung Layak Jadi Tuan Rumah Semifinal Piala Presiden 2026

Jumat, 31 Juli 2026 22:57 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 1 Agustus 2026, Buruan Ambil Hadiah Skin & Bundle Gratis
  • Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan
  • Arya Sinulingga Sebut Bandung Layak Jadi Tuan Rumah Semifinal Piala Presiden 2026
  • Igor Tolic Puji Bobotoh Usai Persib Tekuk Tampines, Fokus Siapkan Tim ke Semifinal
  • Tendangan Roket Balsa Sekulic Antar Maung Bandung ke Semifinal Piala Presiden 2026
  • Tak Terbendung! Persib Sapu Bersih Grup A dan Siap Mengamuk di Semifinal Piala Presiden
  • Klasemen Piala AFF 2026 Berubah Drastis! Timnas Indonesia Naik ke Puncak, Vietnam Mulai Terancam
  • Rekomendasi Batagor Terenak di Bandung 2026, Ada yang Bertahan Sejak Tahun 1970-an!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 1 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Disorot Bobotoh! Klarifikasi Panas Soal Bonus Rp5 Miliar Persib

By SusanaMinggu, 26 April 2026 11:49 WIB3 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana pertandingan antara Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) beberapa waktu lalu tidak hanya menyisakan hasil di lapangan, tetapi juga memunculkan dinamika di luar pertandingan.

Sebuah spanduk bertuliskan “Shut Up KDM” yang terbentang di Tribun Utara menjadi sorotan publik dan memicu berbagai tafsir di kalangan suporter.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Bobotoh atas kritik yang disampaikan secara langsung di stadion.

Spanduk di GBLA Jadi Sorotan

Spanduk tersebut muncul saat laga berlangsung dan langsung menarik perhatian penonton di stadion maupun warganet. Tulisan bernada kritik itu diduga ditujukan kepada Dedi Mulyadi terkait sikap dan pernyataannya mengenai Persib dalam beberapa kesempatan sebelumnya.

Meski sempat menimbulkan tanda tanya, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari kelompok suporter terkait motif utama aksi tersebut. Namun, kejadian ini memunculkan diskusi lebih luas tentang relasi antara figur publik, politik, dan dunia sepak bola.

Dedi Mulyadi: “Saya Sudah Diingatkan”

Menanggapi spanduk tersebut, Dedi Mulyadi mengaku menghormati aspirasi yang disampaikan Bobotoh. Ia menilai pesan tersebut sebagai bentuk pengingat agar batas antara sepak bola, nasionalisme, dan politik tetap dijaga.

“Temen-temen Bobotoh di Tribun Utara GBLA saat melawan Arema, spanduk yang dibentangkannya yang intinya melarang saya untuk tidak bicara mengenai Persib, saya yakin itu berasal dari keinginan agar nasionalisme sepak bola tetap terjaga tanpa tercederai oleh politik. Saya ucapkan terima kasih, saya sudah diingatkan,” ujar Dedi.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memandang aksi tersebut sebagai bentuk penolakan pribadi, melainkan sebagai bagian dari dinamika sehat dalam dunia sepak bola.

Klarifikasi Soal Bonus Rp5 Miliar untuk Persib

Selain isu spanduk, perhatian publik juga tertuju pada pernyataan Dedi Mulyadi terkait bonus untuk pemain Persib Bandung. Ia menjelaskan bahwa dana bonus tersebut tidak bersumber dari anggaran pemerintah, melainkan dari kontribusi pihak ketiga.

Menurutnya, bantuan itu berasal dari pertemuan bersama Asep Ara Sirait, yang akrab ia sebut “Bang Ara”, serta pihak manajemen klub.

“Dalam pertemuan itu kami membahas tantangan Persib untuk meraih hattrick juara. Secara spontan Bang Ara menyampaikan akan memberikan bonus Rp1 miliar untuk lima pertandingan, total sekitar Rp5 miliar,” jelasnya.

Dedi juga menegaskan bahwa sebelum pernyataan tersebut disampaikan ke publik, ia telah menanyakan aspek regulasi kepada pihak manajemen klub.

“Saya tanya apakah melanggar aturan atau tidak. Manajemen mengatakan tidak ada pelanggaran,” tambahnya.

Transparansi Jadi Alasan Publikasi

Meski disebut sempat diminta untuk tidak dipublikasikan, Dedi Mulyadi memilih menyampaikan informasi tersebut ke publik. Alasannya adalah prinsip transparansi dalam setiap bentuk dukungan terhadap klub kebanggaan Jawa Barat itu.

“Bang Ara sebenarnya mengatakan tidak perlu disampaikan ke publik. Tapi saya sebagai orang yang menjunjung tinggi transparansi, saya sampaikan agar publik tahu ada dukungan nyata yang masuk,” tegasnya.

Respons Publik dan Dinamika Sepak Bola

Isu spanduk dan bonus ini kembali memunculkan perdebatan di ruang publik, khususnya terkait batas antara dukungan, politik, dan profesionalisme dalam sepak bola.

Sebagian pihak menilai keterbukaan informasi merupakan hal positif, sementara lainnya mengingatkan pentingnya menjaga independensi klub dari kepentingan eksternal.

Namun demikian, satu hal yang jelas, Persib Bandung tetap menjadi pusat perhatian, tidak hanya di dalam lapangan, tetapi juga dalam dinamika sosial dan politik yang mengikutinya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Persib terbaru Bobotoh bonus Persib 5 miliar Dedi Mulyadi klarifikasi Dedi Mulyadi Persib KDM Persib Liga Indonesia Persib Bandung Arema FC spanduk GBLA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tantan Sulthon Bukhawan Resmi Maju Calon Ketua PWI Jabar, Bawa Program 1.000 UKW Gratis untuk Wartawan

Desak Evaluasi Otonomi Daerah, APKASI Nyaring Suarakan Revisi UU Nomor 23 Tahun 2014

Pelecehan Seksual

Demi Rujuk, Ayah di Bandung Barat Siksa Anak Kandung hingga Berdarah dan Direkam

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Resmi Cair! PKH Tahap 3 dan BPNT Rp600 Ribu Agustus 2026, Begini Cara Cek Status Penerima

Pemkot Bandung Siap Relokasi SLB Karya Bhakti, Siswa ABK Bakal Dapat Alat Bantu Dengar hingga Kursi Roda

CPNS

Kapan Jadwal Resmi CPNS 2026 Dibuka? Ini Penjelasan Terbaru BKN

Terpopuler
  • Fakta Baru Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur: Polisi Tegaskan Belum Ada Tersangka
  • Rindang Jadi Beton! 9 Pohon di Cihapit Ditebang Demi Lapangan Padel?
  • Dikenalkan Bos Hartono, Ini Sosok Dr. Veronica yang Bikin Irfan Hakim Penasaran Soal Akupunktur Telinga
  • Bandung Tak Lagi Aman? Sisi Gelap Geng Begal Malam Hari dan Tekanan Ekonomi Modern!
  • Rahasia Persib Tak Terkalahkan Terungkap, Igor Tolic Sebut Faktor Ini Jadi Kunci Lolos ke Semifinal
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.