Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto

Minggu, 8 November 2026 14:11 WIB

Jelang Persib vs Java United, Igor Tolic Minta Bobotoh Utamakan Keselamatan

Minggu, 8 November 2026 13:31 WIB

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Minggu, 8 November 2026 13:21 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Ogah Cari Istri Baru! Demian Aditya Blak-blakan Tak Kepikiran Nikah Lagi Usai Cerai dari Sara Wijayanto
  • Jelang Persib vs Java United, Igor Tolic Minta Bobotoh Utamakan Keselamatan
  • Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang
  • Lelah Bukan Alasan! Marc Klok Minta Persib Habis-habisan di Jatidiri
  • Apes! Veda Ega Pratama Kedelapan di Kualifikasi, tapi Terlempar ke Start ke-14
  • Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung
  • Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan
  • 10 Laga dalam 30 Hari! Igor Tolic Ungkap Kondisi Persib Jelang Lawan Java United
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 8 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Disorot Bobotoh! Klarifikasi Panas Soal Bonus Rp5 Miliar Persib

By SusanaMinggu, 26 April 2026 11:49 WIB3 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana pertandingan antara Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) beberapa waktu lalu tidak hanya menyisakan hasil di lapangan, tetapi juga memunculkan dinamika di luar pertandingan.

Sebuah spanduk bertuliskan “Shut Up KDM” yang terbentang di Tribun Utara menjadi sorotan publik dan memicu berbagai tafsir di kalangan suporter.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Bobotoh atas kritik yang disampaikan secara langsung di stadion.

Spanduk di GBLA Jadi Sorotan

Spanduk tersebut muncul saat laga berlangsung dan langsung menarik perhatian penonton di stadion maupun warganet. Tulisan bernada kritik itu diduga ditujukan kepada Dedi Mulyadi terkait sikap dan pernyataannya mengenai Persib dalam beberapa kesempatan sebelumnya.

Meski sempat menimbulkan tanda tanya, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari kelompok suporter terkait motif utama aksi tersebut. Namun, kejadian ini memunculkan diskusi lebih luas tentang relasi antara figur publik, politik, dan dunia sepak bola.

Baca Juga:  Persib vs Persija Panas di Segiri! Adam Alis Siap Tampil Total Lawan Mantan Klub

Dedi Mulyadi: “Saya Sudah Diingatkan”

Menanggapi spanduk tersebut, Dedi Mulyadi mengaku menghormati aspirasi yang disampaikan Bobotoh. Ia menilai pesan tersebut sebagai bentuk pengingat agar batas antara sepak bola, nasionalisme, dan politik tetap dijaga.

“Temen-temen Bobotoh di Tribun Utara GBLA saat melawan Arema, spanduk yang dibentangkannya yang intinya melarang saya untuk tidak bicara mengenai Persib, saya yakin itu berasal dari keinginan agar nasionalisme sepak bola tetap terjaga tanpa tercederai oleh politik. Saya ucapkan terima kasih, saya sudah diingatkan,” ujar Dedi.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memandang aksi tersebut sebagai bentuk penolakan pribadi, melainkan sebagai bagian dari dinamika sehat dalam dunia sepak bola.

Baca Juga:  Laga Krusial! Persib Wajib Tundukkan Bhayangkara FC Demi Gelar Juara

Klarifikasi Soal Bonus Rp5 Miliar untuk Persib

Selain isu spanduk, perhatian publik juga tertuju pada pernyataan Dedi Mulyadi terkait bonus untuk pemain Persib Bandung. Ia menjelaskan bahwa dana bonus tersebut tidak bersumber dari anggaran pemerintah, melainkan dari kontribusi pihak ketiga.

Menurutnya, bantuan itu berasal dari pertemuan bersama Asep Ara Sirait, yang akrab ia sebut “Bang Ara”, serta pihak manajemen klub.

“Dalam pertemuan itu kami membahas tantangan Persib untuk meraih hattrick juara. Secara spontan Bang Ara menyampaikan akan memberikan bonus Rp1 miliar untuk lima pertandingan, total sekitar Rp5 miliar,” jelasnya.

Dedi juga menegaskan bahwa sebelum pernyataan tersebut disampaikan ke publik, ia telah menanyakan aspek regulasi kepada pihak manajemen klub.

“Saya tanya apakah melanggar aturan atau tidak. Manajemen mengatakan tidak ada pelanggaran,” tambahnya.

Transparansi Jadi Alasan Publikasi

Meski disebut sempat diminta untuk tidak dipublikasikan, Dedi Mulyadi memilih menyampaikan informasi tersebut ke publik. Alasannya adalah prinsip transparansi dalam setiap bentuk dukungan terhadap klub kebanggaan Jawa Barat itu.

Baca Juga:  Farhan Ajak Bobotoh Rayakan Euforia Juara dengan Tertib dan Aman

“Bang Ara sebenarnya mengatakan tidak perlu disampaikan ke publik. Tapi saya sebagai orang yang menjunjung tinggi transparansi, saya sampaikan agar publik tahu ada dukungan nyata yang masuk,” tegasnya.

Respons Publik dan Dinamika Sepak Bola

Isu spanduk dan bonus ini kembali memunculkan perdebatan di ruang publik, khususnya terkait batas antara dukungan, politik, dan profesionalisme dalam sepak bola.

Sebagian pihak menilai keterbukaan informasi merupakan hal positif, sementara lainnya mengingatkan pentingnya menjaga independensi klub dari kepentingan eksternal.

Namun demikian, satu hal yang jelas, Persib Bandung tetap menjadi pusat perhatian, tidak hanya di dalam lapangan, tetapi juga dalam dinamika sosial dan politik yang mengikutinya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Persib terbaru Bobotoh Liga Indonesia
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kabar Duka! Bobotoh Meninggal saat Menuju Laga Persib di Semarang

Gagal Refund Gegara Aplikasi Error dan Tenggat 7×24 Jam, Penumpang Gugat KAI ke PN Bandung

Hilang Kontak Hampir Sebulan, PMI Cililin Diduga Korban TPPO Akhirnya Ditemukan

Ilustrasi video syur

Heboh 7 Versi Video Mesum Karyawati Pabrik di Jombang, Mantan Kekasih Diringkus Polisi!

Geger Balita 2 Tahun di Garut Diculik Mobil Avanza Putih, Polisi Buru Pelaku

Misteri Poster Munaslub Golkar 29 November: Siapa ‘Gank Solo’ & Komprador di Balik Layar?

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ramai Dicari Netizen! Terbongkar Kebenaran Isu Link Video Egar dan Fina Asal Banyuwangi
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.