Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Link Viral Diburu Warga! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar Bukan Kejadian Nyata

Minggu, 26 April 2026 12:13 WIB

Dedi Mulyadi Disorot Bobotoh! Klarifikasi Panas Soal Bonus Rp5 Miliar Persib

Minggu, 26 April 2026 11:49 WIB

Arsenal vs Lyon, Siapa Melaju ke Final Liga Champions Wanita?

Minggu, 26 April 2026 10:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Link Viral Diburu Warga! Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Terbongkar Bukan Kejadian Nyata
  • Dedi Mulyadi Disorot Bobotoh! Klarifikasi Panas Soal Bonus Rp5 Miliar Persib
  • Arsenal vs Lyon, Siapa Melaju ke Final Liga Champions Wanita?
  • 3 Nama Besar Persib Dipanggil Timnas, Siapa Amankan Slot Utama?
  • PASIEN MEMBLUDAK! Totok Sirih Viral: Pengobatan Ajaib atau Sekadar Sugesti?
  • Gak Perlu Top Up! Ini Kode Redeem FF 26 April 2026 yang Bikin Akun Makin GG
  • Rumor Transfer: Persib dan Persija Disinyalir Bersaing Demi Tanda Tangan Pratama Arhan
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FC Mobile 26 April 2026: Ambil Pack Pemain Gratis dan Gems untuk Perkuat Skuadmu
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 26 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Disorot Bobotoh! Klarifikasi Panas Soal Bonus Rp5 Miliar Persib

By SusanaMinggu, 26 April 2026 11:49 WIB3 Mins Read
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Suasana pertandingan antara Persib Bandung melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) beberapa waktu lalu tidak hanya menyisakan hasil di lapangan, tetapi juga memunculkan dinamika di luar pertandingan.

Sebuah spanduk bertuliskan “Shut Up KDM” yang terbentang di Tribun Utara menjadi sorotan publik dan memicu berbagai tafsir di kalangan suporter.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Bobotoh atas kritik yang disampaikan secara langsung di stadion.

Spanduk di GBLA Jadi Sorotan

Spanduk tersebut muncul saat laga berlangsung dan langsung menarik perhatian penonton di stadion maupun warganet. Tulisan bernada kritik itu diduga ditujukan kepada Dedi Mulyadi terkait sikap dan pernyataannya mengenai Persib dalam beberapa kesempatan sebelumnya.

Meski sempat menimbulkan tanda tanya, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari kelompok suporter terkait motif utama aksi tersebut. Namun, kejadian ini memunculkan diskusi lebih luas tentang relasi antara figur publik, politik, dan dunia sepak bola.

Baca Juga:  Bojan Hodak Tanggapi Kritik Bobotoh Terhadap Mailson Lima

Dedi Mulyadi: “Saya Sudah Diingatkan”

Menanggapi spanduk tersebut, Dedi Mulyadi mengaku menghormati aspirasi yang disampaikan Bobotoh. Ia menilai pesan tersebut sebagai bentuk pengingat agar batas antara sepak bola, nasionalisme, dan politik tetap dijaga.

“Temen-temen Bobotoh di Tribun Utara GBLA saat melawan Arema, spanduk yang dibentangkannya yang intinya melarang saya untuk tidak bicara mengenai Persib, saya yakin itu berasal dari keinginan agar nasionalisme sepak bola tetap terjaga tanpa tercederai oleh politik. Saya ucapkan terima kasih, saya sudah diingatkan,” ujar Dedi.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak memandang aksi tersebut sebagai bentuk penolakan pribadi, melainkan sebagai bagian dari dinamika sehat dalam dunia sepak bola.

Baca Juga:  Polisi Imbau Bobotoh Bertindak Dewasa saat Nobar Final Persib Vs Madura United

Klarifikasi Soal Bonus Rp5 Miliar untuk Persib

Selain isu spanduk, perhatian publik juga tertuju pada pernyataan Dedi Mulyadi terkait bonus untuk pemain Persib Bandung. Ia menjelaskan bahwa dana bonus tersebut tidak bersumber dari anggaran pemerintah, melainkan dari kontribusi pihak ketiga.

Menurutnya, bantuan itu berasal dari pertemuan bersama Asep Ara Sirait, yang akrab ia sebut “Bang Ara”, serta pihak manajemen klub.

“Dalam pertemuan itu kami membahas tantangan Persib untuk meraih hattrick juara. Secara spontan Bang Ara menyampaikan akan memberikan bonus Rp1 miliar untuk lima pertandingan, total sekitar Rp5 miliar,” jelasnya.

Dedi juga menegaskan bahwa sebelum pernyataan tersebut disampaikan ke publik, ia telah menanyakan aspek regulasi kepada pihak manajemen klub.

“Saya tanya apakah melanggar aturan atau tidak. Manajemen mengatakan tidak ada pelanggaran,” tambahnya.

Transparansi Jadi Alasan Publikasi

Meski disebut sempat diminta untuk tidak dipublikasikan, Dedi Mulyadi memilih menyampaikan informasi tersebut ke publik. Alasannya adalah prinsip transparansi dalam setiap bentuk dukungan terhadap klub kebanggaan Jawa Barat itu.

Baca Juga:  Gelar Juara di Tangan, Bobotoh Diimbau Tak Hadir di Laga Tandang Lawan Persita

“Bang Ara sebenarnya mengatakan tidak perlu disampaikan ke publik. Tapi saya sebagai orang yang menjunjung tinggi transparansi, saya sampaikan agar publik tahu ada dukungan nyata yang masuk,” tegasnya.

Respons Publik dan Dinamika Sepak Bola

Isu spanduk dan bonus ini kembali memunculkan perdebatan di ruang publik, khususnya terkait batas antara dukungan, politik, dan profesionalisme dalam sepak bola.

Sebagian pihak menilai keterbukaan informasi merupakan hal positif, sementara lainnya mengingatkan pentingnya menjaga independensi klub dari kepentingan eksternal.

Namun demikian, satu hal yang jelas, Persib Bandung tetap menjadi pusat perhatian, tidak hanya di dalam lapangan, tetapi juga dalam dinamika sosial dan politik yang mengikutinya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Berita Persib terbaru Bobotoh bonus Persib 5 miliar Dedi Mulyadi klarifikasi Dedi Mulyadi Persib KDM Persib Liga Indonesia Persib Bandung Arema FC spanduk GBLA
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

PASIEN MEMBLUDAK! Totok Sirih Viral: Pengobatan Ajaib atau Sekadar Sugesti?

Wajah Baru PWI Ciamis: Fokus Transformasi Digital dan Aksi Nyata untuk Lingkungan

Geger! Polisi Gerebek Daycare di Umbulharjo Jogja, Diduga Jadi Tempat Penyiksaan Anak

Benjamin Netanyahu

Netanyahu Tuding Hizbullah Ingin Gagalkan Stabilitas Israel-Lebanon, Operasi Militer Terus Berlanjut

Heboh Aksi Koboi di SPBU Bandung: Tak Terima Ditegur Serobot Antrean, Pria Berjaket Acungkan Senjata

Kemacetan

Bandung Siap Macet! Ini Daftar Event Besar Akhir Pekan Ini

Terpopuler
  • Viral ‘Vell Blunder di TikTok’: Link Video 8 Menit Heboh Dicari
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor’ Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber
  • Kena Ulti! Video Jogetnya Dihujat, Bocah SD Ini ‘Bungkam’ Netizen Pakai 400 Piala
  • Heboh Link Ibu Tiri vs Anak Tiri Full Durasi Ternyata Palsu, Ada Video Aslinya?
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Ternyata Hoaks! Link Full Berbahaya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.