Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Cairkan Segera! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Kamis 30 April 2026 Lewat Fitur Resmi

Kamis, 30 April 2026 06:00 WIB

Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?

Kamis, 30 April 2026 05:00 WIB

Ramai Dicari! Link Video Tasya Gym Ternyata Banyak Jebakan

Kamis, 30 April 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Cairkan Segera! Cara Klaim Saldo DANA Gratis Kamis 30 April 2026 Lewat Fitur Resmi
  • Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?
  • Ramai Dicari! Link Video Tasya Gym Ternyata Banyak Jebakan
  • Bobotoh Wajib Tahu! Jadwal dan Lokasi Nobar Persib Terbaru
  • Fenomena Video Viral di Bandar Batang: Mengapa Kita Harus Lebih Bijak Menyikapi Tren Media Sosial?
  • Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral
  • Terungkap! Ini Dugaan di Balik Video Viral ‘Bandar Bergetar’
  • Laga Krusial! Persib Wajib Tundukkan Bhayangkara FC Demi Gelar Juara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 30 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Minta Warga Jabar Waspada pada 10-11 Maret, Ada Apa?

By SusanaKamis, 6 Maret 2025 11:15 WIB3 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan warga Jabar untuk tetap waspada pada 10-11 Maret 2025, karena hujan deras diprediksi akan kembali mengguyur wilayah tersebut.

Untuk itu, Dedi menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. Ia mengingatkan agar warga tidak hanya panik saat hujan dan bencana melanda, tetapi juga tetap peduli terhadap lingkungan sepanjang tahun, termasuk saat musim kemarau.

“Saya sampaikan agar tetap waspada karena diprediksi hujan akan kembali deras sekitar tanggal 10-11 Maret 2025. Untuk itu, kita harus mengantisipasi berbagai kemungkinan,” kata Dedi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Kamis (6/3/2025).

Ia juga mengingatkan warga untuk tidak membeton seluruh area resapan air, mengelola sampah dengan baik, serta memastikan saluran air berfungsi sebagaimana mestinya.

Baca Juga:  Ditinggal NTB dan Yogyakarta, Pendapatan-Belanja Jabar Merosot di Era Dedi Mulyadi

“Apa yang kita sepelekan hari ini suatu saat bisa menjadi penyebab bencana bagi kita,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, Dedi berencana melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap kebijakan tata ruang agar tidak lagi bertentangan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Saya akan memperbaiki kekurangan yang ada dan mengevaluasi kesalahan. Ke depan, akan dilakukan penataan dan pembangunan yang lebih berwawasan lingkungan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali,” tegasnya.

Dalam video lainnya, Dedi tampak geram dan menyebut bahwa bencana alam yang terjadi merupakan akibat dari eksploitasi lahan yang tidak sesuai peruntukan.

Ia menyoroti kawasan Puncak Bogor yang seharusnya menjadi daerah hijau, tetapi justru dipenuhi bangunan beton seperti vila dan tempat wisata.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Tuntaskan 121 Rumah yang Belum Teraliri Listrik di 2025

Selain itu, ia juga menyinggung pembangunan perumahan yang awalnya dijanjikan aman dan nyaman, tetapi justru terkena dampak banjir akibat tata ruang yang tidak sesuai.

Dedi pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengembalikan kawasan yang telah mengalami degradasi lingkungan.

“Ayo, berani nggak kita bersama-sama menyulap kawasan Puncak menjadi hijau lagi, bukan kawasan beton? Jangan hanya ribut saat hujan deras, lalu lupa ketika musim kemarau tiba. Mari kita selesaikan dan tuntaskan bersama, tanpa kepentingan lain selain konservasi,” pungkasnya.

Seperti diketahui, hujan deras yang mengguyur pada Minggu (2/3/2025) menyebabkan banjir dan longsor di berbagai wilayah Jabar, termasuk Puncak, Bogor, Bekasi, Cirebon, hingga Karawang.

Baca Juga:  ITB Ditantang Dedi Mulyadi Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa Kota Depok terdampak banjir akibat hujan deras sejak Senin (3/3/2025). Air mulai menggenangi permukiman warga pada Selasa dini hari pukul 01.30 WIB, merendam rumah-rumah di 8 kecamatan dan 15 kelurahan.

Di Kota Bekasi, banjir merendam 25 kelurahan di 12 kecamatan, mengakibatkan 61.233 jiwa terdampak. Sementara itu, di Kabupaten Bekasi, sebanyak 51.320 jiwa terkena dampak banjir berdasarkan data per Selasa (4/3/2025) pukul 19.00 WIB.

Di Kabupaten Karawang, hujan deras sejak Selasa (4/3/2025) pukul 16.00 WIB menyebabkan 10.180 jiwa terdampak, dengan 375 warga mengungsi di titik Desa Karangligar, menurut data BNPB per Rabu (5/3/2025) pukul 11.39 WIB.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi hujan deras Jabar
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Setara PNS, PPPK Dapat Hak Jaminan Sosial Lengkap, Apa Saja?

Koordinasi Amburadul, Spanduk Penutupan Jalan Diponegoro Dicopot Usai Viral

Jangan Lewatkan! Jadwal Upacara Hardiknas 2026 dan Filosofinya

Pemerintah Tetapkan Gaji ke-13 2026, Simak Jadwal dan Ketentuannya

Wanita di KBB Ditemukan Tewas Misterius, Polisi Kuatkan Dugaan Pembunuhan

Miris! Bocah Disabilitas di Bandung Barat Makan Rumput, Keluarga Ungkap Tak Pernah Sentuh Bansos

Terpopuler
  • Link Asli Video Bandar Membara Full Durasi, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Gebrakan Mewah di Bursa Transfer: Persib Bandung Incar Bintang-bintang Eks Eropa
  • Heboh Link Video “Bandar Membara Viral” : Waspada Jeratan UU ITE Menanti!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.