Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Wisata Subang

Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!

Sabtu, 4 April 2026 12:47 WIB
Ilustrasi isi BBM

Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat

Sabtu, 4 April 2026 11:23 WIB

Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two

Sabtu, 4 April 2026 11:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Eksplorasi Subang 2026: 6 Destinasi Hits yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan Anda!
  • Jangan Sampai Ditolak SPBU! Begini Cara Daftar Barcode MyPertamina untuk Program Subsidi Tepat
  • Dompet Persib Terkuras Rp1,1 Miliar! Rekap Sanksi ‘Gila’ AFC di Liga Champions Asia Two
  • Update Harga Emas Antam Hari Ini 4 April 2026: Masih Bertahan di Level Rp2,85 Juta per Gram
  • Tega! Teman Ditinggalkan di Hutan Demi Puncak, Berujung Blacklist 5 Tahun
  • Daftar Lengkap Harga Emas 17K hingga 24K per 4 April 2026: Ada yang Stabil, Ada yang Turun!
  • Banjir Item Sultan! Kode Redeem FF 4 April 2026: Klaim AK47 Unicorn Ice Age & Rampage Evo Bundle Gratis
  • Bocoran Kode Redeem FF 4 April 2026: Kesempatan Emas Ambil Legendary Rampage Bundle Varclasher!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 4 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Nilai Kehadiran Muhammadiyah Ringankan Beban Negara

By Putra JuangSelasa, 18 November 2025 14:15 WIB2 Mins Read
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto: Biro Adpim Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat Indonesia. Menurutnya, kontribusi tersebut telah meringankan beban negara dalam menangani berbagai persoalan bangsa.

Hal itu disampaikan Gubernur saat menghadiri Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah di Kampus Universitas Muhammadiyah Bandung, Selasa (18/11/2025).

“Sesungguhnya Muhammadiyah sudah mengambil peran negara sehingga beban negara menjadi lebih ringan dalam menyelesaikan problematika bangsa,” ujar Dedi.

KDM menjelaskan Muhammadiyah konsisten berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Organisasi Islam terbesar di Indonesia ini memiliki lebih dari 10 ribu lembaga pendidikan di semua jenjang serta ratusan rumah sakit yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk di Jawa Barat.

Baca Juga:  Serba Putih, Dedi-Erwan Resmi Daftar Cagub-Cawagub ke KPU Jabar

“Muhammadiyah berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan rakyat yang ditandai banyaknya lembaga pendidikan dan rumah sakit,” ucapnya.

Memasuki usia ke-113 tahun, KDM berharap Muhammadiyah dapat terus menjaga ketauladanan gerakannya. Ia menegaskan kiprah Muhammadiyah tidak hanya hadir di majelis pengajian, tetapi juga di ruang-ruang keilmuan, lembaga kesehatan, pertanian, perdagangan, dan ekonomi.

“Semoga ketauladanan Muhammadiyah terus terjaga sepanjang masa dan semoga Nur Nabi Muhammad senantiasa hidup dalam seluruh geraknya bukan hanya hidup di majelis-majelis pengajian tetapi hidup di majelis-majelis keilmuan, hidup di rumah sakit, di lembaga pembelajaran, di dunia pertanian, di dunia perdagangan, dan dunia ekonomi,” harapnya.

Baca Juga:  Warga Tasikmalaya Hampir Tertipu Hadiah Rp50 Juta Bermodus Wajah Mirip Dedi Mulyadi

KDM juga menginginkan spirit kemandirian dan kepedulian sosial Muhammadiyah tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa Barat. Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat menjadi benteng agar warga tidak terjerat praktik rentenir atau bank emok yang kini menjadi persoalan serius di Jabar.

“Andaikan warga Jabar memiliki spirit Muhammadiyah mungkin saya tidak akan pusing setiap hari didatangi oleh warga yang didatangi oleh bank emok, karena ini salah satu problem orang Jabar,” katanya.

Baca Juga:  Pemerintah Akan Beri Muhammadiyah Tambang Batu Bara Bekas Adaro atau Arutmin

Milad ke-113 Muhammadiyah turut dihadiri mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, Kapolri, serta ribuan penggembira. Kota Bandung dipilih menjadi tuan rumah karena memiliki sejarah panjang dengan Muhammadiyah, termasuk suksesnya penyelenggaraan Muktamar tahun 1965.

Muhammadiyah didirikan pada 18 November 1912 di Yogyakarta oleh KH Ahmad Dahlan dan sejak itu konsisten menjadi gerakan dakwah dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi KDM Muhammadiyah
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPRD Jabar Soroti LKPJ 2025: Gini Ratio hingga Tunda Bayar Jadi Catatan

Cuaca Ekstrem Bandung Makan Korban! Pohon Tumbang di Caringin Tewaskan Pengendara

Musda Golkar Jabar Berakhir, Daniel Mutaqien Resmi Jadi Ketua

pembunuhan

Tragis! Bocah 11 Tahun Tewas Terserempet Kereta saat Menuju Rumah Nenek

Cuaca Ekstrem Hantam Bandung, BMKG Ingatkan Potensi Bencana Hidrometeorologi Sepekan ke Depan

Hujan Angin Hantam Bandung! Pohon Tumbang hingga Billboard Raksasa Roboh

Terpopuler
  • Viral Misterius! Potongan Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Kebun Sawit Bikin Heboh, Fakta Aslinya Mengejutkan
  • Di Balik Viral Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit, Ada Ancaman Phishing Mengintai
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Viral! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 di Dapur, Fakta atau Settingan?
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri yang Bikin Penasaran, Link Telegram Banyak Dicari
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.