Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Tampil Gemilang Lawan Persik, Fitrah Maulana Ungkap Persaingan dengan Teja Paku Alam

Senin, 19 Oktober 2026 20:05 WIB

Misteri Perempuan Hilang di Kaki Gunung Burangrang, Ditemukan Luka di Kepala hingga Kaki

Senin, 19 Oktober 2026 19:35 WIB

Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur

Senin, 19 Oktober 2026 19:17 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Tampil Gemilang Lawan Persik, Fitrah Maulana Ungkap Persaingan dengan Teja Paku Alam
  • Misteri Perempuan Hilang di Kaki Gunung Burangrang, Ditemukan Luka di Kepala hingga Kaki
  • Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur
  • Bukan Sekadar Guru PJOK, Yusuf Buka Jalan Devina Aqila Menuju Mimpi Besar di Dunia Futsal
  • Iseng Masukkan Jari Kelingking ke Lubang Kursi, Siswa di Bandung Minta Bantuan Damkar
  • Tiga Hari Dicari, Pemancing Hilang di Waduk Cirata Ditemukan Meninggal Dunia
  • BSU 2026 Rp900 Ribu Cair Kapan? Cek Informasi Resmi Kemnaker
  • Diduga Berawal dari Ilalang Belakang Rumah, Gudang Plastik di Karawang Ludes Dilalap Si Jago Merah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 19 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Ogah Tawar Kebijakan, Demo Tak Ubah Larangan Study Tour

By Aga GustianaSelasa, 22 Juli 2025 08:30 WIB3 Mins Read
pekerja pariwisata
Sekitar 4.000 pekerja pariwisata dari berbagai wilayah Jawa Barat memadati halaman Gedung Sate, Bandung, Senin pagi (21/7/2025). Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya memberikan tanggapan terkait aksi protes para pelaku sektor pariwisata yang menolak kebijakan pelarangan kegiatan study tour. Aksi tersebut berlangsung di Gedung Sate dan diwarnai dengan penutupan akses Jalan Layang Pasupati pada Senin (21/7/2025).

Dalam pernyataannya melalui akun Instagram @dedimulyadi71 pada Selasa (22/7/2025), Dedi mengungkapkan bahwa demonstrasi tersebut justru menegaskan bahwa kegiatan study tour lebih mengarah pada aktivitas rekreasi ketimbang edukasi.

“Demonstrasi kemarin menunjukkan semakin jelas bahwa kegiatan study tour itu sebenarnya kegiatan piknik, kegiatan rekreasi. Bisa dibuktikan, yang berdemonstrasi adalah para pelaku jasa kepariwisataan,” ujarnya.

Dedi juga menyebut bahwa aksi protes itu mendapat dukungan bukan hanya dari pelaku wisata di Jawa Barat, tetapi juga dari sejumlah asosiasi di luar provinsi, termasuk operator jeep wisata Merapi di Yogyakarta.

Baca Juga:  Survei LSI: Dedi-Erwan Potensial Menang Fenomenal di Pilgub Jabar

Menurut Dedi, pelarangan study tour merupakan langkah perlindungan terhadap orang tua siswa agar tidak terbebani pengeluaran yang tidak bersifat esensial, serta memastikan pendidikan tetap berfokus pada penguatan karakter dan peningkatan kualitas belajar.

“Insya Allah Gubernur Jawa Barat akan tetap berkomitmen menjaga ketenangan orangtua siswa, agar tidak terlalu banyak pengeluaran biaya di luar kebutuhan pendidikan,” kata dia.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa kebijakannya berpihak pada kepentingan masyarakat luas dan mendukung efisiensi dalam dunia pendidikan.

“Sikap saya akan tetap berpihak pada kepentingan rakyat banyak, menjaga kelangsungan pendidikan dan mengefisienkan pendidikan dari beban biaya yang tidak ada kaitannya dengan pendidikan karakter dan pertumbuhan pendidikan,” tegasnya.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Minta Warga Jabar Waspada pada 10-11 Maret, Ada Apa?

Meski begitu, Dedi tetap berharap sektor pariwisata di Jawa Barat terus berkembang, namun dengan menyasar wisatawan yang memang memiliki daya beli yang sesuai.

“Semoga industri pariwisata tumbuh sehingga nanti yang datang berwisata itu adalah orang luar negeri, orang-orang yang punya uang dan memang murni bertujuan melakukan kepariwisataan, bukan orang-orang yang berpenghasilan pas-pasan dengan alasan study tour akhirnya dipaksa harus pergi piknik,” lanjutnya.

Protes Pekerja Pariwisata atas Kebijakan SE Gubernur

Sebelumnya, ribuan pekerja di sektor wisata—termasuk sopir bus, kernet, hingga pelaku UMKM—menggelar unjuk rasa menolak poin ketiga dari Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 45/PK.03.03/KESRA, yang memuat larangan penyelenggaraan study tour.

Aksi yang dipimpin oleh Solidaritas Para Pekerja Pariwisata Jawa Barat (P3JB) itu menyuarakan keprihatinan atas anjloknya jumlah kunjungan wisatawan sejak kebijakan tersebut diberlakukan. Penurunan drastis tersebut menyebabkan banyak agenda pariwisata dibatalkan, transaksi ekonomi tersendat, dan pendapatan ribuan keluarga pun terdampak.

Baca Juga:  Usulan Hutan Permanen di Pasirlangu Dinilai Efisien, Pakar Ingatkan Kebijakan Harus Berbasis Risiko, Bukan Uang!

Salah seorang orator menyampaikan keresahan tersebut dari atas mobil komando: “Kami tidak menolak aturan, tapi kami butuh kebijakan yang adil, berpihak, dan melibatkan para pelaku langsung di lapangan.”

Mereka menekankan bahwa sektor pariwisata merupakan bagian penting dari perekonomian, terutama di daerah pedesaan. Jika kebijakan dibuat secara sepihak tanpa melibatkan masyarakat terdampak, dampaknya bisa sangat serius.

Koordinator aksi menutup pernyataannya dengan sebuah harapan: “Jangan buat kebijakan dari balik meja tanpa melihat realitas di lapangan. Pariwisata adalah sumber kehidupan kami.”

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Gubernur Jabar jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Misteri Perempuan Hilang di Kaki Gunung Burangrang, Ditemukan Luka di Kepala hingga Kaki

Rapimnas PII 2026 Anugerahkan Penghargaan Narendra Dharma Abiyanta kepada Tiga Gubernur

Iseng Masukkan Jari Kelingking ke Lubang Kursi, Siswa di Bandung Minta Bantuan Damkar

Tiga Hari Dicari, Pemancing Hilang di Waduk Cirata Ditemukan Meninggal Dunia

Diduga Berawal dari Ilalang Belakang Rumah, Gudang Plastik di Karawang Ludes Dilalap Si Jago Merah

peredaran narkoba

Polisi Gerebek Peracik Tembakau Sintetis di Bandung Barat, 1 Kg Narkoba Disita

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.