Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Liverpool Akhiri Paceklik Kemenangan, Fulham Dipaksa Pulang Tanpa Poin

Minggu, 12 April 2026 09:24 WIB
peltih persib, bojan hodak

Persib vs Bali United: Bojan Hodak Bertekad Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan di GBLA!

Minggu, 12 April 2026 06:00 WIB

Update Kode Redeem FC Mobile 12 April 2026: Klaim Pack Pemain Rating Tinggi & Gems Gratis!

Minggu, 12 April 2026 02:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Liverpool Akhiri Paceklik Kemenangan, Fulham Dipaksa Pulang Tanpa Poin
  • Persib vs Bali United: Bojan Hodak Bertekad Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan di GBLA!
  • Update Kode Redeem FC Mobile 12 April 2026: Klaim Pack Pemain Rating Tinggi & Gems Gratis!
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Einstein dari Bojonegoro! Bocah 9 Tahun Ini Mampu Rakit Mesin Secara Otodidak
  • Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten
  • Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 di Dapur, Benarkah Fakta atau Cuma Editan?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 12 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Tegaskan Fondasi Kesejahteraan Dimulai dari Rumah, Bukan Barang Mewah

By Muhammad Rafki Razif KiransyahJumat, 19 September 2025 08:19 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: bukamata.id/M Rafki)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti fenomena gaya hidup konsumtif masyarakat yang kerap mendahulukan penampilan ketimbang kebutuhan pokok. Menurutnya, kepemilikan rumah harus menjadi prioritas utama sebelum membeli barang-barang lain.

Hal itu ia sampaikan dalam pidato pada acara Peluncuran Program Penguatan Ekosistem Perumahan bertajuk “Imah Merendah, Hirup Tumaninah” di Gedung Sabuga ITB, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Kamis (18/9/2025).

Gubernur Jawa Barat menegaskan, rumah adalah fondasi utama kesejahteraan keluarga. Tanpa rumah yang layak, kesejahteraan hanya menjadi angan-angan, meski masyarakat tampak mentereng dengan barang konsumtif.

“Jangan dulu kredit baju kalau belum punya rumah. Jangan dulu kredit mobil kalau rumah belum ada. Jangan dulu kredit motor kalau fondasi kemakmuran belum kokoh,” ucap Dedi.

Baca Juga:  Kronologi Tragedi Resepsi Pernikahan Wakil Bupati Garut: Tiga Orang Meninggal

Ia juga menekankan, negara memiliki tanggung jawab besar dalam mengurangi beban pengeluaran rakyat. Bagi Dedi, kemiskinan tidak cukup diselesaikan dengan meningkatkan pendapatan, melainkan dengan memastikan rakyat tidak terbebani biaya hidup yang tinggi.

“Saya selalu bilang, membangun kemakmuran rakyat itu jangan dulu bicara soal menambah pendapatan. Yang harus dilakukan negara adalah memastikan rakyat keluar duitnya sedikit,” katanya.

Baca Juga:  Yai Mim Bertemu Dedi Mulyadi, Ngaku Fans Hingga Jelaskan Konflik dengan Sahara

Dedi mengaku pandangan tersebut lahir dari pengalaman pribadinya. Sebagai anak desa yang lahir dari keluarga sederhana, ia merasakan betul bagaimana ibunya, seorang perempuan dengan sembilan anak, mampu mengatur pengeluaran sehingga semua anak bisa mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Orang tua kita dulu bisa mendidik anak dengan sedikit pengeluaran. Kalau sekarang beda, tidak punya kuota saja sudah panik. Tidak bisa jalan-jalan, hidup terasa tidak tenang. Inilah problem zaman,” ungkapnya.

Baca Juga:  Targetkan Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran, Ridwan Kamil: Jabar sebagai Penentu

Ia menilai, pola perilaku kelas menengah saat ini kerap salah arah. Mereka terjebak pada obsesi untuk meniru gaya hidup kalangan di atasnya. Alhasil, uang yang seharusnya bisa ditabung untuk membeli rumah justru habis untuk gaya hidup semu.

Karena itu, Dedi mengingatkan para pejabat agar tidak memamerkan gaya hidup mewah di media sosial. “Tidak boleh pejabat posting sesuatu yang tidak terjangkau rakyatnya. Misalnya belanja di Singapura. Walaupun uang sendiri, itu menimbulkan obsesi,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi gaya hidup konsumtif Imah Merendah Hirup Tumaninah jawa barat kesejahteraan keluarga rumah prioritas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Buntut Sumpah Berujung Penistaan, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Penginjak Al-Qur’an di Banten

Warga Meradang! Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Picu Ketakutan: Anak Itu Bukan Mainan!

Trump Gertak Iran: Siap Buka Paksa Selat Hormuz Meski Tanpa Izin Teheran!

Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Tantangan Wagub Kalbar, Pilih Fokus Bangun Jabar

program MBG

Warning! Keracunan Massal Usai Santap MBG Terjadi Lagi di Jabar, Kali Ini Ratusan Siswa di Tasik Jadi Korban

Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Heboh! Video Viral Ibu Tiri di Ladang Sawit Bikin Netizen Berburu Link 7 Menit ‘No Sensor’
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2’ Gegerkan Medsos, Link Full Video Ternyata Berbahaya!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.