Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Viral! Pengeroyokan di Cileunyi Gunakan Ambulans Desa, 2 Pelaku Ditangkap

Senin, 4 Mei 2026 16:03 WIB

Link Live Streaming Persib vs PSIM Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB

Senin, 4 Mei 2026 15:16 WIB

Jangan Klik Sembarangan! Link Viral Batang Bisa Jadi Jebakan Berbahaya

Senin, 4 Mei 2026 14:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Viral! Pengeroyokan di Cileunyi Gunakan Ambulans Desa, 2 Pelaku Ditangkap
  • Link Live Streaming Persib vs PSIM Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB
  • Jangan Klik Sembarangan! Link Viral Batang Bisa Jadi Jebakan Berbahaya
  • Bojan Hodak Bantah Isu Rasisme Marc Klok, Desak Bhayangkara FC Beri Klarifikasi
  • Bukan Sekadar Ramalan? Bedah Sosok Tirta Siregar dan Sosok yang ‘Membisikkan’ Pesan Misterius
  • Fenomena Link Video Tasya Bandar Batang Viral, Pakar Ingatkan Bahaya ‘Clickbait’ dan Pencurian Data
  • Update Harga BBM Senin 4 Mei 2026: Pertamina Dex Melonjak, Cek Daftar Lengkapnya!
  • Bursa Transfer Panas! Persib Incar 7 Bintang Dunia, 2 Pemain Sudah Deal?
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 4 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Tragedi Resepsi Pernikahan Wakil Bupati Garut: Tiga Orang Meninggal

By Aga GustianaJumat, 18 Juli 2025 18:17 WIB3 Mins Read
Tragedi di pernikahan Wabup Garut-Maula
Tragedi di pernikahan Wabup Garut-Maula. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Momen bahagia yang seharusnya menjadi ajang berbagi justru berubah menjadi insiden memilukan. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dalam acara makan gratis yang digelar usai pernikahan putra Gubernur Jawa Barat dan putri Wakil Bupati Garut, Jumat (18/7/2025).

Ribuan warga memadati kawasan Pendopo Garut, tempat resepsi digelar. Informasi soal pembagian makanan menyebar dengan cepat, mengundang antusiasme luar biasa dari masyarakat lokal hingga luar kota. Namun sayangnya, antusiasme itu tak diimbangi dengan kesiapan pengamanan yang memadai.

Desak-desakan Tak Terhindarkan

Insiden bermula tak lama setelah salat Jumat. Massa mulai bergerak menuju lokasi, sebagian besar ingin merasakan kemeriahan dan mendapat makanan gratis. Tanpa sistem antrean yang jelas dan batasan jumlah pengunjung, kerumunan mulai tidak terkendali.

Ketika gerbang dibuka, warga saling berdesakan masuk. Dalam kekacauan itu, beberapa orang terjatuh dan terinjak oleh massa. Suasana panik pun tak terelakkan.

Baca Juga:  Kata Dedi Mulyadi Soal Citarum Lautan Sampah: Sadar Dong, Cara Buang Sampah Saja Belum Bisa

Korban Meninggal dan Luka-luka

Tiga nyawa melayang akibat peristiwa tersebut:

  • Seorang anak perempuan berusia 8 tahun asal Sukamentri, Garut.
  • Seorang nenek berusia 61 tahun, warga Jakarta Utara yang sedang berkunjung ke kerabat.
  • Seorang anggota kepolisian berusia 39 tahun yang bertugas mengamankan acara.

Selain korban jiwa, sejumlah warga lainnya mengalami luka. Mereka mengalami sesak napas, cedera akibat terinjak-injak, dan beberapa bahkan mengalami trauma psikologis. Korban luka dilarikan ke RSUD dr. Slamet dan RS Guntur untuk mendapatkan perawatan.

Baca Juga:  Batal Jadi Tersangka, Dedi Mulyadi Sebut Ada Kebahagiaan atas Bebasnya Pegi Setiawan

Kondisi di Rumah Sakit dan Suara Warga

Situasi di rumah sakit berlangsung penuh sesak. Keluarga korban berdatangan, mencari informasi dan berharap kabar baik. Petugas medis terlihat kewalahan menangani pasien yang datang bersamaan, sementara aparat berjaga agar situasi tetap kondusif.

Seorang warga yang ikut dalam antrean, Ibu R (36), menuturkan ketegangan yang dialaminya:

“Niatnya cuma mau ambil makanan, karena kan katanya gratis. Tapi begitu masuk, orang-orang nyerbu dari semua arah. Saya sampai harus tarik anak saya ke atas pagar supaya nggak ikut kejepit,” katanya.

Minimnya Regulasi dan Evaluasi Pengamanan

Insiden ini menuai kritik terhadap standar keamanan dalam acara publik berskala besar, terlebih ketika melibatkan pejabat daerah. Ketiadaan manajemen kerumunan, sistem antrean, serta kapasitas ruang yang tak disesuaikan menjadi sorotan utama.

Baca Juga:  Bela Kepentingan Rakyat, Dedi Mulyadi: Kita Bekerja Bukan untuk Partai!

Pihak kepolisian mengonfirmasi akan menyelidiki lebih lanjut terkait tanggung jawab pengamanan dalam acara tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari keluarga penyelenggara terkait kronologi ataupun evaluasi acara.

Pelajaran Berharga dari Tragedi

Peristiwa memilukan ini menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap bentuk kegiatan publik. Kemeriahan tak boleh mengaburkan aspek keamanan, apalagi ketika menyangkut nyawa manusia.

Pengelolaan kerumunan, evaluasi risiko, dan kesiapan logistik harus dirancang matang dalam setiap kegiatan, terlebih jika melibatkan ribuan peserta. Tragedi ini memberi pelajaran yang mahal—dan semoga tidak terulang kembali.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Makan Gratis Garut Maula Akbar Putri Karlina Wakil Bupati Garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Viral! Pengeroyokan di Cileunyi Gunakan Ambulans Desa, 2 Pelaku Ditangkap

Bukan Sekadar Ramalan? Bedah Sosok Tirta Siregar dan Sosok yang ‘Membisikkan’ Pesan Misterius

Viral CCTV Begal Astanaanyar! Dua Pelaku Tertangkap, Dua Masih Buron

Definisi Hilang Jalur VIP! Bocah Ini Malah Jadi ‘Artis’ Dadakan di Polres Labuhanbatu

Menjual Masa Lalu, Mengabaikan Masa Depan? Catatan Kritis di Balik Hari Tatar Sunda

HUT ke-40, PATELKI Tekankan Skrining Kesehatan Jadi Gaya Hidup Wajib

Terpopuler
  • Link Video Viral Vell Blunder Durasi Panjang, Waspada Modus Phising!
  • Link Video Bandar Batang Viral! Waspada Phising
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Viral ‘Video Bandar Membara’ di Media Sosial, Warganet Cari Link Asli No Sensor
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.