Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Kabar Gembira! 7.550 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bandung Bakal Jadi Penuh Waktu Januari 2027

Minggu, 20 September 2026 11:38 WIB

Tak Mau Ulangi Catatan Musim Lalu, Marc Klok Tantang Persijap Jepara

Minggu, 20 September 2026 11:30 WIB

Bukan Cuma Enak! 5 Tempat Makan Viral di Bandung 2026 yang Bikin Pengunjung Rela Antre

Minggu, 20 September 2026 11:03 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kabar Gembira! 7.550 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bandung Bakal Jadi Penuh Waktu Januari 2027
  • Tak Mau Ulangi Catatan Musim Lalu, Marc Klok Tantang Persijap Jepara
  • Bukan Cuma Enak! 5 Tempat Makan Viral di Bandung 2026 yang Bikin Pengunjung Rela Antre
  • Cek Sebelum Keluar Rumah! Ini Prakiraan Cuaca Bandung dan Kabupaten Bandung Hari Ini
  • 4,65 Detik Mengubah Segalanya: Jejak Robby dari Gresik hingga Jadi Raja Speed Dunia
  • Persiapan Mepet, Igor Tolic Ungkap Tantangan Persib Jelang Kontra Persijap
  • 10 Wisata Kuliner Legendaris di Karawang yang Wajib Dicoba
  • Lebih dari Sekadar Dodol: 11 Rekomendasi Wisata Kuliner Legendaris di Garut yang Wajib Dicoba
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 20 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Kronologi Tragedi Resepsi Pernikahan Wakil Bupati Garut: Tiga Orang Meninggal

By Aga GustianaJumat, 18 Juli 2025 18:17 WIB3 Mins Read
Tragedi di pernikahan Wabup Garut-Maula
Tragedi di pernikahan Wabup Garut-Maula. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Momen bahagia yang seharusnya menjadi ajang berbagi justru berubah menjadi insiden memilukan. Tiga orang dilaporkan meninggal dunia dalam acara makan gratis yang digelar usai pernikahan putra Gubernur Jawa Barat dan putri Wakil Bupati Garut, Jumat (18/7/2025).

Ribuan warga memadati kawasan Pendopo Garut, tempat resepsi digelar. Informasi soal pembagian makanan menyebar dengan cepat, mengundang antusiasme luar biasa dari masyarakat lokal hingga luar kota. Namun sayangnya, antusiasme itu tak diimbangi dengan kesiapan pengamanan yang memadai.

Desak-desakan Tak Terhindarkan

Insiden bermula tak lama setelah salat Jumat. Massa mulai bergerak menuju lokasi, sebagian besar ingin merasakan kemeriahan dan mendapat makanan gratis. Tanpa sistem antrean yang jelas dan batasan jumlah pengunjung, kerumunan mulai tidak terkendali.

Ketika gerbang dibuka, warga saling berdesakan masuk. Dalam kekacauan itu, beberapa orang terjatuh dan terinjak oleh massa. Suasana panik pun tak terelakkan.

Baca Juga:  Program Jalan Desa Jabar Jadi Sorotan, DPRD Jatim Datang Belajar Langsung

Korban Meninggal dan Luka-luka

Tiga nyawa melayang akibat peristiwa tersebut:

  • Seorang anak perempuan berusia 8 tahun asal Sukamentri, Garut.
  • Seorang nenek berusia 61 tahun, warga Jakarta Utara yang sedang berkunjung ke kerabat.
  • Seorang anggota kepolisian berusia 39 tahun yang bertugas mengamankan acara.

Selain korban jiwa, sejumlah warga lainnya mengalami luka. Mereka mengalami sesak napas, cedera akibat terinjak-injak, dan beberapa bahkan mengalami trauma psikologis. Korban luka dilarikan ke RSUD dr. Slamet dan RS Guntur untuk mendapatkan perawatan.

Kondisi di Rumah Sakit dan Suara Warga

Situasi di rumah sakit berlangsung penuh sesak. Keluarga korban berdatangan, mencari informasi dan berharap kabar baik. Petugas medis terlihat kewalahan menangani pasien yang datang bersamaan, sementara aparat berjaga agar situasi tetap kondusif.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi: Rakyat dan Politisi Sama-sama Buas dan Serakah

Seorang warga yang ikut dalam antrean, Ibu R (36), menuturkan ketegangan yang dialaminya:

“Niatnya cuma mau ambil makanan, karena kan katanya gratis. Tapi begitu masuk, orang-orang nyerbu dari semua arah. Saya sampai harus tarik anak saya ke atas pagar supaya nggak ikut kejepit,” katanya.

Minimnya Regulasi dan Evaluasi Pengamanan

Insiden ini menuai kritik terhadap standar keamanan dalam acara publik berskala besar, terlebih ketika melibatkan pejabat daerah. Ketiadaan manajemen kerumunan, sistem antrean, serta kapasitas ruang yang tak disesuaikan menjadi sorotan utama.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Revitalisasi Gedung Sate, Tegaskan Bukan Bangun Ulang

Pihak kepolisian mengonfirmasi akan menyelidiki lebih lanjut terkait tanggung jawab pengamanan dalam acara tersebut. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari keluarga penyelenggara terkait kronologi ataupun evaluasi acara.

Pelajaran Berharga dari Tragedi

Peristiwa memilukan ini menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap bentuk kegiatan publik. Kemeriahan tak boleh mengaburkan aspek keamanan, apalagi ketika menyangkut nyawa manusia.

Pengelolaan kerumunan, evaluasi risiko, dan kesiapan logistik harus dirancang matang dalam setiap kegiatan, terlebih jika melibatkan ribuan peserta. Tragedi ini memberi pelajaran yang mahal—dan semoga tidak terulang kembali.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi Maula Akbar Putri Karlina
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kabar Gembira! 7.550 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bandung Bakal Jadi Penuh Waktu Januari 2027

Ilustrasi Hujan.

Cek Sebelum Keluar Rumah! Ini Prakiraan Cuaca Bandung dan Kabupaten Bandung Hari Ini

Ilustrasi begal

Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Skandal Pungli Alkid Jogja Memanas! Owner Bolosego Skakmat Klarifikasi Jukir di Depan Wawali, Publik Geram!

Kronologi Lengkap Mahasiswa UPI Tewas Usai Kecelakaan di Jalan A.H. Nasution Bandung

Jejak Pengabdian Danny Setiawan: Dari Camat di Lebak hingga Kursi Gubernur Jawa Barat

Terpopuler
  • Proyek Kabel Gatot Subroto Bandung Amburadul, Internet IndiHome Mati Nyaris Sepekan dan Bikin Rugi
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.