Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal & Rekor Pertemuan Madura United vs Persib: Maung Bandung Dominan!

Selasa, 20 Oktober 2026 15:56 WIB

Rifky Yafianda Sumbang Emas, Indonesia Koleksi 10 Medali di Asian Para Games 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 15:34 WIB

Kabar Kim Jong-un Meninggal Viral, Benarkah Pemimpin Korea Utara Telah Tiada?

Selasa, 20 Oktober 2026 15:11 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal & Rekor Pertemuan Madura United vs Persib: Maung Bandung Dominan!
  • Rifky Yafianda Sumbang Emas, Indonesia Koleksi 10 Medali di Asian Para Games 2026
  • Kabar Kim Jong-un Meninggal Viral, Benarkah Pemimpin Korea Utara Telah Tiada?
  • 3.248 Personel Gabungan Amankan Demo Bandung, Ini Titik Pengamanan Polisi
  • Igor Tolic Ingin Marc Klok Bertahan, Sang Kapten Tunggu Kabar Baik Persib
  • Dulu Sinetron, Sekarang Layar Lebar Hollywood! Perkembangan Agnez Mo Bikin Syok
  • Langgar 115 Aturan Finansial, Manchester City Berpotensi Terdepak dari Liga Inggris!
  • Siap-siap Macet! Ini Titik Demonstrasi Jakarta 20 Oktober dan Jalur Pintasnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Bela Kepentingan Rakyat, Dedi Mulyadi: Kita Bekerja Bukan untuk Partai!

By Aga GustianaRabu, 20 Agustus 2025 08:02 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata.id/ M Rafki.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa arah pembangunan di Jawa Barat tidak boleh hanya sebatas pencitraan politik atau kepentingan kelompok tertentu. Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Jabar dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Barat, Selasa (19/8/2025).

Dalam pidatonya, Dedi menekankan pentingnya pembangunan yang nyata, bukan sekadar dipoles untuk terlihat indah di media sosial.

“Maka pembangunan kita harus menginjak bumi, tidak penting dipuji orang. Tidak penting bagus dalam tayangan, tidak penting reka-reka gambar dibuat-buat di media sosial. Yang harus kita ceritakan adalah fakta yang sebenarnya, bukan pembangunan kamuflatif,” ujar Dedi.

Ia mencontohkan berbagai persoalan yang masih dihadapi Jawa Barat, mulai dari anak sekolah yang masih kesulitan baca tulis, kematian ibu melahirkan, hingga akses air bersih yang belum merata. Dedi menegaskan, fakta tersebut harus diakui secara jujur agar pemerintah mampu mencari solusi yang tepat.

Baca Juga:  Innalillahi, Kadisnakertrans Jabar Teppy Wawan Dharmawan Tutup Usia

Lebih jauh, Dedi mengingatkan bahwa perkembangan media sosial saat ini membuat masyarakat semakin terbuka dalam menyuarakan masalah di lingkungannya. Dari TikTok hingga platform lainnya, warga Jawa Barat aktif menceritakan kondisi nyata, seperti sekolah yang nyaris roboh, jembatan rusak, hingga anak-anak yang harus menyeberang sungai dengan rakit demi bersekolah.

Menurutnya, suara rakyat yang lahir dari kesadaran publik itulah yang seharusnya menjadi dasar bagi para pemimpin dalam menyusun kebijakan.

Baca Juga:  Jabar Kolaborasi dengan Heilongjiang China untuk Tingkatkan Kualitas Produk Pertanian

“Untuk itu, demokrasi yang dibuka, media sosial yang terbuka harus melahirkan pemimpin yang peka. Bahwa kita bekerja bukan untuk partai, kita bekerja bukan untuk dipilih kembali. Kita bekerja untuk apa? Sebuah pengabdian,” tegasnya.

Dedi menambahkan, pengabdian tersebut harus diwujudkan dalam upaya mengentaskan kemiskinan, menghilangkan kebodohan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa misi utama pemerintah adalah mengangkat derajat kaum miskin dan anak yatim, sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW.

Kiprah Politik Dedi Mulyadi

Meski menegaskan pentingnya bekerja demi pengabdian, Dedi Mulyadi tidak lepas dari kiprah politik nasional. Pada Pemilu 2024 lalu, ia resmi bergabung dengan Partai Gerindra dan menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Baca Juga:  Lingkaran Setan Judi Online Menjerat Ribuan Anak, Kang Arfi: Saya Prihatin

Dedi mengaku memiliki pengalaman positif bersama keluarga Prabowo, khususnya dengan Hashim Djojohadikusumo, yang pernah membantu memperbaiki patung-patung Pandawa Lima di Purwakarta pada 2011. Hal itu, menurutnya, menjadi salah satu alasan kedekatan politiknya dengan Gerindra.

Ia bahkan menegaskan tekadnya untuk turut memenangkan Prabowo Subianto sebagai Presiden RI pada Pilpres 2024. Bagi Dedi, dukungan tersebut merupakan bagian dari upayanya kembali berpolitik untuk mengurus kampung, menata kota, serta membangun Jawa Barat agar lebih sejahtera.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi DPRD Jabar Gerindra jawa barat Politik Prabowo Subianto
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kabar Kim Jong-un Meninggal Viral, Benarkah Pemimpin Korea Utara Telah Tiada?

3.248 Personel Gabungan Amankan Demo Bandung, Ini Titik Pengamanan Polisi

Demo Jakarta

Siap-siap Macet! Ini Titik Demonstrasi Jakarta 20 Oktober dan Jalur Pintasnya

Ribuan Mahasiswa Demo di Bandung Hari Ini, Jalan Asia Afrika dan DPRD Jabar Jadi Sasaran

Sama-Sama Tercekik Biaya Hidup! Warga Prancis Berani Runtuhkan Kota, Rakyat RI Cuma Sibuk Mode Bertahan?

Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.