bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi turun tangan selesaikan kisruh keterlambatan dalam mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) di SMAN 7 Cirebon. Keterlambatan itu membuat para siswa-siswi di sekolah ini terancam tak bisa mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
“Saya datang ke sini agar masalahnya selesai,” kata Dedi Mulyadi di SMA Negeri 7 Cirebon, Jalan Perjuangan, Kota Cirebon, Jawa Barat, Jumat (7/2/2025).
Dedi menegaskan, ia akan membantu dengan cara memberikan suport ke pihak sekolah agar bisa mendaftarkan siswa-siswinya untuk mengikuti SNBP.
“Saya memberikan support agar sekolah ini bisa menyelesaikan problem yang menyangkut kelangsungan siswa yang akan meneruskan ke Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur prestasi,” jelasnya.
Bantuan yang disiapkan Dedi adalah biaya operasional. Selain itu, Dedi akan mencoba berkomunikasi dengan kementerian terkait agar memberi kesempatan kepada SMAN 7 Cirebon untuk menyelesaikan proses pendaftaran siswa.
“Kita ngasih supporting honor buat para petugasnya. Saya minta ditambah menjadi 5 orang. Kemudian saya nanti komunikasi dengan kementeriannya untuk portalnya segera dibuka, agar seluruh masyarakat, orang tua, tidak mengalami kecemasan dan siswa bisa berkuliah di Perguruan Tinggi Negeri melalui jalur prestasi,” pungkasnya.
108 Sekolah Terlambat Isi PDSS
Di sisi lain, menurut Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan Jawa Barat, Awan Suparwana mengungkapkan, sebanyak 108 sekolah di Jawa Barat mengalami keterlambatan dalam mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
“Permasalahan itu yang tidak mengisi sampai saat ini ada 108 sekolah negeri dan swasta. Itu di Jawa Barat dan ini juga terjadi di semua provinsi ada kendala yang sama, ada sekolah yang memang statusnya seperti itu. Yang 108 itu posisinya tidak selesai,” jelasnya.
Pihaknya saat ini sedang berupaya mengajukan permohonan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk bisa membuka kembali portal PDSS.
“Sekarang saya lagi ke Jakarta untuk menyampaikan surat permohonan ke Kemendiktisaintek untuk bisa membuka kembali portal PDSS supaya sekolah bisa menyelesaikan pengisian,” katanya.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











