Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Persib

Bojan Hodak Bertahan di Persib? Negosiasi Kontrak Masih Panas!

Minggu, 29 Maret 2026 21:56 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Viral TikTok dan X! Ini Fakta di Balik Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’

Minggu, 29 Maret 2026 20:08 WIB

Avatar Versi Nyata? Mengenal Suku Dinka, Manusia Raksasa dari Lembah Nil!

Minggu, 29 Maret 2026 19:34 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bojan Hodak Bertahan di Persib? Negosiasi Kontrak Masih Panas!
  • Viral TikTok dan X! Ini Fakta di Balik Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’
  • Avatar Versi Nyata? Mengenal Suku Dinka, Manusia Raksasa dari Lembah Nil!
  • Bojan Hodak Beri Tugas Spesial ke Jupe di Persib, Bukan Sekadar Pemain
  • Geger! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Part 2 ‘No Sensor’ Viral, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget
  • BREAKING! Pemerintah Tunda Seleksi ASN 2026, Formasi Belum Diumumkan
  • Live Streaming! Indonesia vs Bulgaria Malam Ini, Klik Link Resmi Nonton Final FIFA Series 2026
  • Gila! Persib Siapkan ‘Skuad Monster’ 2026/2027, 4 Pos Krusial Langsung Disikat
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 29 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi Ungkap Strategi di Balik Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat 5,20 Persen

By Aga GustianaSabtu, 8 November 2025 11:50 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: bukamata/ Putra Juang.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat pada kuartal III tahun 2025 mencatat kinerja positif, mencapai 5,20 persen (year on year) — lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 5,04 persen.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, angka ini menempatkan Jabar di posisi kelima secara nasional dengan kontribusi 12,73 persen terhadap perekonomian Indonesia.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPS Jawa Barat Darwis Sitorus menjelaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari dukungan kebijakan pemerintah daerah serta peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Mobilitas masyarakat sepanjang Januari–September, produksi padi yang meningkat, dan juga capaian realisasi investasi PMA dan PMDN yang mendorong sektor konstruksi serta komponen PMTB,” terang Darwis.

Baca Juga:  KDM Angkat Adik Korban Ojol Jadi Anak Asuh, Janjikan Rumah untuk Keluarga Affan

Selama sembilan bulan kepemimpinannya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi disebut konsisten menjalankan lima kebijakan utama untuk menopang laju ekonomi daerah.

Salah satunya adalah pembangunan 666 kilometer jalan yang didanai dari pajak kendaraan.

“Mobilitas masyarakat bisa mendorong tumbuhnya perekonomian,” ujar Dedi.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas infrastruktur, terutama jalan dan jaringan irigasi.

“Kalau jalannya cepat rusak, maka akibatnya pembangunan balik lagi ke jalan. Kita tidak punya kesempatan untuk berinvestasi di sumber daya manusia yang lebih besar ke depan,” tegasnya.

Baca Juga:  Emak-emak Heboh, Gerakan ‘Seribu Sehari’ Dedi Mulyadi Tuai Protes

Selain memperkuat infrastruktur, Dedi juga mendorong transparansi pengelolaan keuangan daerah. Ia rutin melaporkan kondisi kas daerah setiap hari melalui akun media sosial pribadinya.

Di bidang investasi, pemerintah provinsi menerapkan sejumlah langkah strategis untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif — mulai dari pemberantasan premanisme melalui pembentukan satuan tugas, hingga peluncuran aplikasi “NyariGawe” untuk menghapus praktik percaloan tenaga kerja di sektor industri.

Selain itu, Pemprov Jabar juga aktif memfasilitasi dan menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi investor.

Data dari Kementerian Investasi/BKPM menunjukkan, nilai investasi di Jawa Barat pada triwulan III 2025 mencapai Rp77,13 triliun, atau sekitar 15,7 persen dari total investasi nasional. Angka ini meningkat 36,34 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 yang tercatat Rp56,57 triliun.

Baca Juga:  Jabar Luncurkan BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Informal, Target 3 Juta Peserta

“Investasi tidak hanya soal angka, tapi bagaimana memberikan dampak nyata bagi pembangunan manusia di Jawa Barat,” kata Dedi.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Provinsi akan tetap fokus menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kita anggap berbagai sindiran, nyinyiran, atau kritik yang dialamatkan pada saya sebagai obat agar saya tidak jumawa, terus mawas diri, dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat,” tuturnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BPS Jabar Dedi Mulyadi ekonomi jawa barat investasi jabar Pertumbuhan Ekonomi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Avatar Versi Nyata? Mengenal Suku Dinka, Manusia Raksasa dari Lembah Nil!

CPNS

BREAKING! Pemerintah Tunda Seleksi ASN 2026, Formasi Belum Diumumkan

Fisik Terbatas, Tekad Tanpa Batas! Adinda Adprilaa: Bukti Nyata Gunung Bukan Hanya Milik Mereka yang Sempurna

Pria Gagal Bunuh Diri di Flyover Kiaracondong Bandung, Motif Asmara Terungkap

Pengelola Wisata Rahong Sigap Tangani Bencana Pohon Tumbang di Pangalengan, Evakuasi Berjalan Cepat

Berani Banget! Sambil Mandi Lumpur, Bocah Gemoy Ini Kritik Pedas Jalan Rusak

Terpopuler
  • Mumpung Masih Aktif! Sikat Kode Redeem FF 28 Maret 2026: Peluang Dapat M1887 SG Ungu dan Bundle Sultan Gratis
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.