bukamata.id – Aksi demonstrasi di Nepal terus memanas dan sulit dikendalikan. Belakangan, sejumlah pejabat tinggi menjadi sasaran kekerasan massa.
Menlu Arzu Deuba Jadi Target Massa
Menteri Luar Negeri Nepal, Arzu Deuba, berusia 63 tahun, dipukuli dan ditendang oleh sekelompok demonstran yang menyerbu rumahnya.
Dalam rekaman video yang dirilis NDTV, terlihat Deuba tengah menyeka darah dari wajahnya di tengah kerumunan massa.
Deuba menjadi target kemarahan publik setelah pemerintah memblokir akses media sosial, termasuk Facebook, X, dan YouTube.
Aksi Demo Semakin Meluas
Meski pemblokiran media sosial dicabut pada Senin (8/9/2025) malam, aksi protes justru semakin meluas. Sejumlah demonstran membakar rumah beberapa pejabat tinggi dan gedung parlemen, menambah eskalasi kekerasan di ibu kota.
Situasi semakin parah setelah 22 orang dilaporkan tewas akibat tindakan represif polisi.
Menteri Keuangan Nepal Juga Terluka
Selain Menlu Deuba, Menteri Keuangan Nepal, Bishnu Paudel, juga menjadi sasaran kemarahan massa. Paudel sempat dipukuli dan terpaksa menyelamatkan diri dengan terjun ke sungai, namun beberapa pengunjuk rasa tetap mengejarnya dan memukulinya.
Kekerasan ini mencerminkan tingginya ketegangan politik dan sosial di Nepal, yang dipicu oleh kebijakan pemerintah serta frustrasi publik terkait akses informasi dan situasi ekonomi.
Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News











