Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two

Senin, 14 September 2026 03:00 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Senin, 14 September 2026 01:00 WIB

Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi

Minggu, 13 September 2026 19:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Persib Mulai Perang Asia! FC Seoul Jadi Ujian Pertama Maung Bandung di ACL Two
  • Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari
  • Bukan Cuma Polemik Batam, Jejak Digital Uan Juicy Luicy Ramai Dikulik Lagi
  • Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun
  • BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan
  • Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat
  • Jadwal Persib Bikin Deg-degan: Persija Baru Lewat, FC Seoul Sudah Menunggu di Korea
  • Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 14 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Demonstrasi Ricuh di Nepal, Krisis Ekonomi Jadi Pemicu Utama

By Aga GustianaRabu, 10 September 2025 17:39 WIB3 Mins Read
Demo di Nepal berujung kericuhan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Demonstrasi besar-besaran di Nepal berubah ricuh ketika massa membakar rumah mantan Perdana Menteri Jhalanath Khanal. Tragisnya, istri Khanal menjadi korban jiwa dalam insiden tersebut.

Aksi protes ini dipicu kebijakan pemerintah yang memblokir akses ke media sosial seperti Facebook, X, dan YouTube, memicu kemarahan publik. Selain itu, pengunjuk rasa juga menyoroti kondisi ekonomi yang dinilai jauh dari harapan.

Krisis Lapangan Kerja di Nepal

Menurut laporan Bank Dunia, antara 2010 hingga 2018 hanya empat dari sepuluh penduduk usia kerja yang mendapatkan pekerjaan formal. Sebagian besar pekerjaan bersifat informal, bergaji rendah, dan minim jaminan keamanan maupun prospek karier.

“Peluang kerja khususnya terbatas di daerah pedesaan, di mana investasi swasta dan penciptaan lapangan kerja masih tertinggal. Situasi ini sangat menantang bagi kaum muda. Lebih dari sepertiga penduduk berusia 15-24 tahun tidak mengenyam pendidikan, pekerjaan, atau pelatihan. Sementara itu, bagi perempuan, partisipasi angkatan kerja masih sangat rendah, hanya 29% atau setengah dari angka laki-laki,” tulis laporan Bank Dunia yang dirilis 13 Agustus 2025, dikutip Rabu (10/9/2025).

Baca Juga:  Dewan Pers Kecam Kekerasan Aparat pada Jurnalis di DPR, Minta Propam Lakukan Penyelidikan

Tingginya Tingkat Pengangguran dan Migrasi

Bank Dunia menilai, rendahnya investasi dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia memperlebar kesenjangan antara pencari kerja dan lapangan pekerjaan. Tingkat pengangguran generasi muda, khususnya generasi Z, mencapai 20,8%, sementara tingkat pengangguran nasional Nepal tetap di atas 10% dalam beberapa tahun terakhir.

Minimnya lapangan kerja mendorong banyak warga Nepal bekerja di luar negeri, terutama ke negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Malaysia. Pada 2021, lebih dari 7% penduduk Nepal bermigrasi untuk mencari pekerjaan, meningkatkan remitansi dan jumlah rumah tangga penerimanya.

Baca Juga:  Dituding Pemicu Serangan Doxing Aktivis, Diskominfo Jabar Tegaskan Tujuan Edukasi Publik

Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi

Meski krisis sosial berlangsung, pertumbuhan ekonomi Nepal pada paruh pertama fiskal 2025 (H1FY25) mencapai 4,9%, meningkat dari 4,3% pada periode sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ditopang sektor pertanian dan industri, meski sektor jasa melambat.

Sektor pariwisata terdampak bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, menimbulkan kerugian sekitar 0,8% PDB. Perbaikan Bandara Internasional Tribhuvan sejak November 2024 juga membatasi operasional penerbangan, memengaruhi jumlah wisatawan dan harga tiket.

Baca Juga:  Geger! Link Video Cut Salwa 'No Sensor' Viral Ramai Dicari Warganet

Nepal mencatat inflasi 5% pada 2025, turun dari 6,5% pada tahun sebelumnya. Inflasi non-makanan menurun, namun inflasi makanan tetap tinggi di 7,5% akibat kenaikan harga sayuran hingga 26,6%.

Tantangan dan Prospek Masa Depan

Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Nepal tumbuh 4,5% pada fiskal 2025, meningkat dari 3,9% pada 2024, dengan rata-rata pertumbuhan 5,4% per tahun pada 2026-2027. Sektor jasa diprediksi menjadi penggerak utama pertumbuhan.

Meski demikian, produktivitas tenaga kerja rendah, persaingan di logistik dan transportasi lemah, serta infrastruktur terbatas masih menghambat ekspor dan pertumbuhan ekonomi riil. Sektor pariwisata juga belum optimal karena regulasi kompleks, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan literasi digital.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

kekerasan media sosial Pengangguran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Tragedi KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, 6 Orang Tewas dan 140 Masih Dicari

Bukan Cuma Susu! Serba Susu Lembang Hadirkan 12 Produk Baru di Usia 17 Tahun

BRT Bandung Bikin Jalan Makin Sempit? Ini Penjelasan soal 28 Halte di Tengah Jalan

Kecelakaan Maut di AH Nasution Bandung, Motor Terpental dan Pengendara Tewas di Tempat

Detik-Detik Pencarian Kapal Virgo Transport 8: 103 Orang Dievakuasi, 1 Meninggal

Bukan Sekadar Sertifikat! Abah Ucu Ungkap Alasan 125 Juru Masak SPPG Wajib Kompeten

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Heboh Video Viral Kasir Indomaret, Lylia Beri Klarifikasi dan Bongkar Hal Ini
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.