Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Prediksi Bayern Munchen vs Real Madrid, Siapa Lolos ke Semifinal?

Rabu, 15 April 2026 11:03 WIB

Menolak Lupa Mimpi: Kisah Dessy, Mahasiswi yang ‘Terjebak’ di Ruang Kelas Demi Sebuah Janji

Rabu, 15 April 2026 10:04 WIB

Gagal Saat Lawan Bali United, Teja Masih Berpeluang Cetak Sejarah

Rabu, 15 April 2026 09:32 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Prediksi Bayern Munchen vs Real Madrid, Siapa Lolos ke Semifinal?
  • Menolak Lupa Mimpi: Kisah Dessy, Mahasiswi yang ‘Terjebak’ di Ruang Kelas Demi Sebuah Janji
  • Gagal Saat Lawan Bali United, Teja Masih Berpeluang Cetak Sejarah
  • Buruan Klaim! Kode Redeem FF 15 April 2026: Ada Skin Senjata & Bundle Premium Gratis Hari Ini
  • Detik-Detik Pohon Tumbang di Bandung, Toyota Noah Rusak Parah
  • Jawa Barat Siaga Kemarau Ekstrem 2026: Lebih Kering dan Panjang dari Biasanya!
  • Rumah Layak untuk Rakyat: Sinergi bank bjb dan Kementerian PKP Luncurkan BSPS 2026 di Jawa Barat
  • Lari Gratis di Surabaya! bank bjb Bagi-Bagi Tiket Suroboyo 10K Lewat Program Nabung Seru
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 15 April 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Demonstrasi Ricuh di Nepal, Krisis Ekonomi Jadi Pemicu Utama

By Aga GustianaRabu, 10 September 2025 17:39 WIB3 Mins Read
Demo di Nepal berujung kericuhan. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Demonstrasi besar-besaran di Nepal berubah ricuh ketika massa membakar rumah mantan Perdana Menteri Jhalanath Khanal. Tragisnya, istri Khanal menjadi korban jiwa dalam insiden tersebut.

Aksi protes ini dipicu kebijakan pemerintah yang memblokir akses ke media sosial seperti Facebook, X, dan YouTube, memicu kemarahan publik. Selain itu, pengunjuk rasa juga menyoroti kondisi ekonomi yang dinilai jauh dari harapan.

Krisis Lapangan Kerja di Nepal

Menurut laporan Bank Dunia, antara 2010 hingga 2018 hanya empat dari sepuluh penduduk usia kerja yang mendapatkan pekerjaan formal. Sebagian besar pekerjaan bersifat informal, bergaji rendah, dan minim jaminan keamanan maupun prospek karier.

“Peluang kerja khususnya terbatas di daerah pedesaan, di mana investasi swasta dan penciptaan lapangan kerja masih tertinggal. Situasi ini sangat menantang bagi kaum muda. Lebih dari sepertiga penduduk berusia 15-24 tahun tidak mengenyam pendidikan, pekerjaan, atau pelatihan. Sementara itu, bagi perempuan, partisipasi angkatan kerja masih sangat rendah, hanya 29% atau setengah dari angka laki-laki,” tulis laporan Bank Dunia yang dirilis 13 Agustus 2025, dikutip Rabu (10/9/2025).

Baca Juga:  Viral! Diteriaki Penculik, Nenek di Cianjur Jadi Korban Main Hakim Sendiri

Tingginya Tingkat Pengangguran dan Migrasi

Bank Dunia menilai, rendahnya investasi dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia memperlebar kesenjangan antara pencari kerja dan lapangan pekerjaan. Tingkat pengangguran generasi muda, khususnya generasi Z, mencapai 20,8%, sementara tingkat pengangguran nasional Nepal tetap di atas 10% dalam beberapa tahun terakhir.

Minimnya lapangan kerja mendorong banyak warga Nepal bekerja di luar negeri, terutama ke negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Malaysia. Pada 2021, lebih dari 7% penduduk Nepal bermigrasi untuk mencari pekerjaan, meningkatkan remitansi dan jumlah rumah tangga penerimanya.

Baca Juga:  Ilham Habibie Sebut Ekonomi Industri Kunci Tekan Pengangguran di Jabar

Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi

Meski krisis sosial berlangsung, pertumbuhan ekonomi Nepal pada paruh pertama fiskal 2025 (H1FY25) mencapai 4,9%, meningkat dari 4,3% pada periode sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ditopang sektor pertanian dan industri, meski sektor jasa melambat.

Sektor pariwisata terdampak bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, menimbulkan kerugian sekitar 0,8% PDB. Perbaikan Bandara Internasional Tribhuvan sejak November 2024 juga membatasi operasional penerbangan, memengaruhi jumlah wisatawan dan harga tiket.

Baca Juga:  Viral, Pria Mengaku Debt Collector Tantang Tarik Kendaraan Milik Aparat: Bukan Soal Kasta!

Nepal mencatat inflasi 5% pada 2025, turun dari 6,5% pada tahun sebelumnya. Inflasi non-makanan menurun, namun inflasi makanan tetap tinggi di 7,5% akibat kenaikan harga sayuran hingga 26,6%.

Tantangan dan Prospek Masa Depan

Bank Dunia memproyeksikan ekonomi Nepal tumbuh 4,5% pada fiskal 2025, meningkat dari 3,9% pada 2024, dengan rata-rata pertumbuhan 5,4% per tahun pada 2026-2027. Sektor jasa diprediksi menjadi penggerak utama pertumbuhan.

Meski demikian, produktivitas tenaga kerja rendah, persaingan di logistik dan transportasi lemah, serta infrastruktur terbatas masih menghambat ekspor dan pertumbuhan ekonomi riil. Sektor pariwisata juga belum optimal karena regulasi kompleks, keterbatasan infrastruktur, dan kesenjangan literasi digital.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bank Dunia Demonstrasi Nepal Jhalanath Khanal kekerasan krisis ekonomi media sosial Migrasi Tenaga Kerja Nepal Pengangguran
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Menolak Lupa Mimpi: Kisah Dessy, Mahasiswi yang ‘Terjebak’ di Ruang Kelas Demi Sebuah Janji

Detik-Detik Pohon Tumbang di Bandung, Toyota Noah Rusak Parah

Jawa Barat Siaga Kemarau Ekstrem 2026: Lebih Kering dan Panjang dari Biasanya!

Rumah Layak untuk Rakyat: Sinergi bank bjb dan Kementerian PKP Luncurkan BSPS 2026 di Jawa Barat

Perkuat Likuiditas Nasional, bank bjb Sabet Penghargaan Bergengsi di SPPA BEI Award 2025

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

Viral BSU Rp600 Ribu April 2026, Kemnaker Tegaskan Ini Faktanya!

Terpopuler
  • Link Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Part 2 Viral, Hati-Hati Bisa Bobol Rekening
  • Link Video Diburu Netizen, Fakta di Balik Ibu Tiri vs Anak Tiri Terbongkar
  • Terungkap! Rahasia di Balik Video Viral ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ Bikin Geger
  • Update Kode Redeem FF 12 April 2026: Buruan Ambil Skin Titan & Emote Langka Hari Ini!
  • Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri, Fakta Asli dari Kebun Sawit hingga Dapur Terungkap
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.