Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Kemacetan

Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya

Jumat, 23 Oktober 2026 22:15 WIB

Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos

Jumat, 23 Oktober 2026 22:03 WIB

Lebih Banyak Peluang tapi Kalah, Sandy Walsh Ungkap Penyebab Persib Tumbang

Jumat, 23 Oktober 2026 21:41 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya
  • Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
  • Lebih Banyak Peluang tapi Kalah, Sandy Walsh Ungkap Penyebab Persib Tumbang
  • Sudah Ada Sejak 1986, Ini 5 Surabi Legendaris yang Masih Diburu di Bandung
  • Sempurna di Asia, Persib Siap Hadapi Raksasa Australia di Jalak Harupat
  • Kirab Jampana HJKB 216 Besok! Ini Rute dan Jam yang Perlu Dihindari Pengendara
  • Bela Ibu dari Amukan Ayah, Remaja 15 Tahun di Cicalengka Meninggal Dunia
  • Getok Harga Cuanki Rp50 Ribu di Bandung Bikin Heboh, Wali Kota Farhan Minta Pedagang Jujur
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 23 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Demo Ojol 17 September: Desak Copot Menhub dan Usut Tragedi 28 Agustus

By Aga GustianaRabu, 17 September 2025 08:48 WIB2 Mins Read
Ribuan pengemudi ojol melakukan aksi damai di depan Istana Merdeka, 20 Mei 2025.
Ilustrasi, Ojol. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Aksi demonstrasi besar-besaran pengemudi ojek online (ojol) dijadwalkan berlangsung hari ini, Rabu (17/9/2025). Garda Indonesia selaku inisiator menyebut ribuan driver akan turun ke jalan. Mereka juga kompak mematikan aplikasi selama aksi berlangsung sehingga warga diimbau menyiapkan moda transportasi lain.

Rangkaian unjuk rasa akan dimulai dari markas Garda di kawasan Cempaka Mas, Jakarta Pusat, sekitar pukul 11.00 WIB. Selanjutnya, massa ojol akan konvoi menuju Istana Negara, Kementerian Perhubungan, dan diperkirakan tiba di DPR/MPR sekitar pukul 12.00–13.00 WIB.

“Himbauan Garda terhadap warga Jakarta agar memilih moda transportasi alternatif pada Rabu 17 September 2025 karena sebagian besar transportasi online akan mematikan aplikasi secara masif sebagai bentuk solidaritas pergerakan aksi demontrasi ojek online ke Kemenhub, Istana dan DPR RI,” kata Ketua Umum Garda Indonesia, Igun Wicaksono, dalam keterangan tertulis, Rabu (17/9/2025).

Baca Juga:  Megathrust Selat Sunda Ancam Jakarta, Bisa Sebabkan Gempa M 9,1 hingga Tsunami

Didukung Mahasiswa

Menurut Igun, aksi hari ini tidak hanya melibatkan pengemudi ojol, tetapi juga mahasiswa dari berbagai kampus.
“Asosiasi Pengemudi Ojek Online Garda Indonesia bersama gabungan aliansi, komunitas-komunitas ojek online, mahasiswa dari BEM UI dan aliansi-aliansi mahasiswa lainnya akan melakukan aksi unjuk rasa akbar dimulai dari Kementerian Perhubungan lalu ke Istana Presiden dan berakhir aksi unjuk rasa di DPR RI,” ujarnya.

Tuntutan Aksi

Dalam aksi ini, para driver membawa tujuh poin tuntutan. Salah satunya adalah desakan agar Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengusut tuntas tragedi 28 Agustus 2025 yang menewaskan Affan Kurniawan, seorang ojol yang terlindas kendaraan taktis (rantis) polisi.

Baca Juga:  5 Remaja yang Buat Lelucon Korban Palestina Minta Maaf, Pihak Sekolah Ikut Klarifikasi

Selain itu, mereka juga meminta agar Menteri Perhubungan Dudy Purwaghandi dicopot dari jabatannya. Igun menilai kepemimpinan Dudy membuat Kemenhub semakin mundur karena kebijakan yang ada dinilai berpihak kepada perusahaan aplikasi transportasi online.

“Silahkan masyarakat juga menilai apa prestasi konkrit dari Menteri Perhubungan yang menjabat saat ini terhadap bangsa dan rakyat Indonesia secara umum, bahkan pada ekosistem transportasi online Menteri Perhubungan berlaku layaknya pengusaha bukan sebagai menteri,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, “Menteri Perhubungan lebih memilih mendukung perusahaan-perusahaan aplikasi transportasi online bahkan perusahaan-perusahaan transportasi online berhasil membuat Menteri Perhubungan menjadi juru bicara para pebisnis tersebut untuk menolak aspirasi Rakyat Indonesia yang berprofesi sebagai ojek online.”

Baca Juga:  Nyoblos di Bandung, Ridwan Kamil Harap Pemimpin Jabar Bisa Lanjutkan Prestasinya

Daftar Tuntutan Ojol

Berikut tujuh poin tuntutan utama aksi ojol R2, driver online R4, dan kurir online hari ini:

  1. Memasukkan RUU Transportasi Online ke Prolegnas 2025–2026.
  2. Potongan aplikator maksimal 10% bersifat harga mati.
  3. Penetapan regulasi tarif antar barang dan makanan.
  4. Audit investigatif terhadap potongan 5% yang sudah diambil aplikator.
  5. Penghapusan sistem Aceng, Slot, Multi Order, hingga Member Berbayar.
  6. Pencopotan Menteri Perhubungan.
  7. Pengusutan tuntas tragedi 28 Agustus 2025.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Jakarta
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Kemacetan

Awas Macet! Sabtu-Minggu Ini Bandung Penuh Acara, Catat Jadwal dan Lokasinya

Kirab Jampana HJKB 216 Besok! Ini Rute dan Jam yang Perlu Dihindari Pengendara

Bela Ibu dari Amukan Ayah, Remaja 15 Tahun di Cicalengka Meninggal Dunia

Semangkuk cuanki hangat di Cuanki Serayu

Getok Harga Cuanki Rp50 Ribu di Bandung Bikin Heboh, Wali Kota Farhan Minta Pedagang Jujur

Viral KDKMP di KBB Berdiri di Atas Bukit: Indah Tapi Kok Jauh dari Permukiman?

Suhu Panas Bandung Tembus 39 Derajat, Kapan Cuaca Kembali Normal?

Terpopuler
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Flexing Nikah Berbuah Hujatan! Nasib Tragis Juan dan Evelyn hingga Gulung Tikar dari Youtube!
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
  • Kisah Santri Cipasung yang Berhasil Mengubah Sejarah Pendidikan Islam Indonesia
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.