Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Polemik Perluasan SMKN 2 Bandung: DPRD Jabar Kawal Status Lahan dan Nasib Warga Terdampak

Jumat, 18 September 2026 17:22 WIB

8 Tahun Disimpan, Erin Ungkap Dugaan Perselingkuhan Andre Taulany dengan Sinden OVJ

Jumat, 18 September 2026 17:21 WIB

Komisi III DPRD Jabar Soroti Rendahnya Daftar Ulang Pajak Kendaraan dan Kinerja LDR Bank BJB di Cirebon

Jumat, 18 September 2026 17:20 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Polemik Perluasan SMKN 2 Bandung: DPRD Jabar Kawal Status Lahan dan Nasib Warga Terdampak
  • 8 Tahun Disimpan, Erin Ungkap Dugaan Perselingkuhan Andre Taulany dengan Sinden OVJ
  • Komisi III DPRD Jabar Soroti Rendahnya Daftar Ulang Pajak Kendaraan dan Kinerja LDR Bank BJB di Cirebon
  • Pansus XV DPRD Jabar Soroti Krisis Sampah Open Dumping dan Tambang di Sumedang
  • Viral! Suporter FC Seoul Nyaris Tertipu Chant ‘Plesetan’ Bobotoh Usai Laga ACL 2
  • Tiga Hari Tak Keluar Rumah, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Dalam Kamar
  • Efek Kemenangan Persib atas FC Seoul, Indonesia Naik di Ranking AFC
  • Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 18 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dentuman Keras dan Bola Api Gegerkan Cirebon, BRIN: Meteor Besar Jatuh di Laut Jawa

By Aga GustianaSenin, 6 Oktober 2025 10:07 WIB2 Mins Read
Penampakan benda jatuh mirip meteor di Cirebon. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Fenomena bola api yang melintas di langit Cirebon dan disertai suara dentuman keras dipastikan berasal dari meteor berukuran besar. Hal ini disampaikan oleh Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin.

“Saya menyimpulkan itu adalah ‘meteor cukup besar’ yg melintas memasuki wilayah Kuningan – Kab Cirebon dari arah barat daya sekitar pk 18.35 – 18.39,” tulis Thomas melalui akun media sosialnya, dikutip Senin (6/10/2025).

Thomas menjelaskan, ketika meteor masuk ke atmosfer bumi pada ketinggian yang lebih rendah, gelombang kejut yang ditimbulkannya dapat menghasilkan suara dentuman. Gelombang tersebut juga terdeteksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Cirebon pada pukul 18.39.12 WIB. Ia memastikan benda langit tersebut tidak jatuh di daratan.

“Meteor jatuh di laut Jawa,” ungkapnya.

Baca Juga:  Siap-siap, BMKG Prediksi Momen Libur Nataru Akan Dibarengi dengan Puncak Musim Hujan

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (5/10/2025) malam dan sempat membuat warga Cirebon heboh. Banyak yang melaporkan melihat cahaya terang seperti bola api melintas cepat, disusul dentuman keras yang terdengar di sejumlah wilayah.

Baca Juga:  BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem Terjang Indonesia saat Libur Nataru

Minimnya informasi saat kejadian sempat menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat. Fenomena tersebut kemudian viral di media sosial, dengan banyak netizen membagikan rekaman penampakan bola api.

Sementara itu, BMKG Stasiun Kertajati sempat menyampaikan kemungkinan penyebab suara dentuman, mulai dari sambaran petir, aktivitas seismik, hingga longsor.

“Biasanya suara ledakan atau getaran bisa muncul dari awan konvektif akibat sambaran petir. Berdasarkan citra satelit, tidak ada indikasi awan konvektif di sekitar wilayah Cirebon saat kejadian,” jelas Kepala Tim Kerja Prakiraan, Data, dan Informasi BMKG Kertajati, Muhammad Syifaul Fuad, seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga:  Siap-siap Bawa Payung, Wilayah Bandung Diprediksi Bakal Diguyur Hujan Sore Hari

Fuad juga menegaskan bahwa BMKG tidak memiliki alat khusus untuk memantau pergerakan meteor.

“Terkait fenomena meteor atau benda antariksa merupakan kewenangan lembaga yang membidanginya seperti BRIN,” ujarnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

BMKG BRIN
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Polemik Perluasan SMKN 2 Bandung: DPRD Jabar Kawal Status Lahan dan Nasib Warga Terdampak

Komisi III DPRD Jabar Soroti Rendahnya Daftar Ulang Pajak Kendaraan dan Kinerja LDR Bank BJB di Cirebon

Pansus XV DPRD Jabar Soroti Krisis Sampah Open Dumping dan Tambang di Sumedang

Tiga Hari Tak Keluar Rumah, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas di Dalam Kamar

Waspada Lonjakan Influenza A di Jabar, IDAI Ungkap Gejala hingga Kelompok Paling Rentan

Kolaborasi Seni dan Digital, Ketua Asosiasi Kreator Konten Jabar Hadiri Pameran “MULASARA” di Bali

Terpopuler
  • Jadwal Lengkap FC Seoul vs Persib Bandung di ACL 2: Waktu Kick-off dan Link Nonton
  • Game Free Fire
    Deretan Kode Redeem FF 15 September 2026, Klaim Reward Senjata Eksklusif Sekarang Juga!
  • Tradisi 60 Tahun Berujung Hujatan! Menelusuri Fakta di Balik Hebohnya Simbang Kulon Night Carnival 2026
  • Karpet Merah Mobilitas Publik atau Kuburan Ekonomi Rakyat: Menelisik Polemik di Balik Megaproyek BRT Bandung Raya
  • Link Live Streaming ACL 2: FC Seoul vs Persib Bandung, Nonton Gratis di Sini!
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.