Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Publik Terbelah! Wayang Kulit Pakai AI, Inovasi Keren atau Malah Merusak Budaya Asli?

Rabu, 17 Juni 2026 14:47 WIB

Heboh! Cut Salwa Jadi Trending, Warganet Ramai Cari Kebenaran Video yang Beredar

Rabu, 17 Juni 2026 13:39 WIB

Disparbud Jabar Optimistis Aktivasi Penerbangan Jet di Bandara Husein Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Bandung

Rabu, 17 Juni 2026 13:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Publik Terbelah! Wayang Kulit Pakai AI, Inovasi Keren atau Malah Merusak Budaya Asli?
  • Heboh! Cut Salwa Jadi Trending, Warganet Ramai Cari Kebenaran Video yang Beredar
  • Disparbud Jabar Optimistis Aktivasi Penerbangan Jet di Bandara Husein Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Bandung
  • Panduan Puasa Sunnah Bulan Muharram 2026 Beserta Jadwal Lengkapnya
  • Heboh Wahana Keranjang Sultan Situ Gunung Sukabumi Tabrakan di Ketinggian 180 Meter
  • ‘Until Lifted’ Status FIFA yang Bikin Persib Tak Bisa Rekrut Pemain Baru
  • Brace Mematikan! Mbappe Bikin Senegal Tak Berkutik di Piala Dunia 2026
  • Hari Ini! Ribuan Mahasiswa Serukan ‘Indonesia Darurat’ di Depan Gedung DPRD Jabar
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 17 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Disparbud Jabar Optimistis Aktivasi Penerbangan Jet di Bandara Husein Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Bandung

By Mulki AlbarRabu, 17 Juni 2026 13:38 WIB3 Mins Read
Kepala Disparbud Jawa Barat, Iendra Sofyan. (Foto: bukamata.id/Mulki Albar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat menilai optimalisasi kembali penerbangan di Bandara Husein Sastranegara Bandung berpotensi memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Kepala Disparbud Jawa Barat, Iendra Sofyan, mengatakan akses transportasi menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung perkembangan pariwisata, khususnya untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Barat.

” Salah satu persyaratan untuk perkembangan pariwisata adalah akses. Kemudian salah satu target dan indikator pariwisata adalah kunjungan wisatawan mancanegara,” kata Iendra saat diwawancarai di Museum Sri Baduga, Kota Bandung, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, saat ini akses penerbangan internasional Jawa Barat masih bertumpu pada Bandara Internasional Kertajati di Majalengka yang terus dioptimalkan pemerintah. Namun, keberadaan Bandara Husein Sastranegara dinilai tetap memiliki peran strategis bagi pertumbuhan pariwisata Bandung dan sekitarnya.

Baca Juga:  Disparbud Jabar Luncurkan SWJ Academy, Bey Machmudin: Antisipasi Godaan Pinjol

Iendra menegaskan Bandara Husein sebenarnya tidak pernah ditutup. Hingga saat ini masih terdapat penerbangan komersial yang beroperasi, meskipun terbatas pada pesawat jenis baling-baling atau ATR sesuai ketentuan yang berlaku.

“Husein itu tidak ditutup. Penerbangan komersial masih ada. Tetapi sesuai peraturan Kementerian Perhubungan, bandara utama di Jawa Barat adalah Kertajati yang berstatus internasional. Karena itu bandara yang dikelola TNI AU seperti Husein dibatasi operasionalnya dan saat ini hanya melayani pesawat baling-baling,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini sudah terdapat sejumlah rute penerbangan dari Bandara Husein menuju beberapa kota seperti Semarang dan Yogyakarta. Namun, aspirasi dari pelaku usaha maupun wisatawan terus mengemuka agar Bandara Husein kembali dapat melayani penerbangan jet, termasuk rute internasional.

Baca Juga:  Selain Bandung dan Bogor, Destinasi Wisata di Cirebon Raya Bisa Jadi Pilihan Libur Lebaran 2024

“Saya mendengar langsung dari wisatawan Malaysia yang berharap Bandara Husein kembali melayani penerbangan dari Malaysia atau penerbangan lain dari luar Pulau Jawa. Karena untuk itu memang membutuhkan pesawat jet,” katanya.

Menurut Iendra, apabila kebijakan tersebut direalisasikan oleh Kementerian Perhubungan, dampaknya akan sangat signifikan terhadap peningkatan jumlah wisatawan dan pergerakan ekonomi di Jawa Barat.

“Kalau bicara dampak, pasti ada. Karena bandara merupakan pintu masuk dan keluar wisatawan. Dampaknya terhadap ekonomi dan perkembangan pariwisata tentu sangat besar,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut sudah terbukti sebelum pembatasan operasional Bandara Husein diberlakukan. Saat itu, aktivitas penerbangan yang lebih tinggi mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan usaha pendukung lainnya di Kota Bandung.

Baca Juga:  Gelar West Java Sales Mission, Upaya Disparbud Jabar Promosikan Potensi Pariwisata

Iendra juga menilai wisatawan asal Malaysia dan Singapura masih menjadi pasar potensial bagi Jawa Barat. Saat ini sebagian besar wisatawan dari kedua negara tersebut masih masuk melalui Bandara Soekarno-Hatta dan melanjutkan perjalanan ke Bandung menggunakan Kereta Cepat Whoosh.

“Segmentasi wisatawan Malaysia sekarang tidak hanya berbelanja, tetapi juga mengunjungi destinasi wisata alam. Jawa Barat memiliki potensi besar untuk itu,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan keputusan terkait perluasan operasional Bandara Husein sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan.

“Sekarang tinggal menunggu kebijakan dari Kementerian Perhubungan. Kalau akses penerbangan dibuka lebih luas lagi, tentu kami optimistis kunjungan wisatawan dan sektor ekonomi akan kembali berkembang,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandara Husein Sastranegara Disparbud Jabar Pariwisata Bandung Penerbangan Jet Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Publik Terbelah! Wayang Kulit Pakai AI, Inovasi Keren atau Malah Merusak Budaya Asli?

Heboh Wahana Keranjang Sultan Situ Gunung Sukabumi Tabrakan di Ketinggian 180 Meter

Hari Ini! Ribuan Mahasiswa Serukan ‘Indonesia Darurat’ di Depan Gedung DPRD Jabar

Dejavu Kasus Ojol! Pertemuan Gibran dan Perwakilan Mahasiswa Banjir Kecurigaan Warganet

Hadiri Haul Ponpes Al-Husaeni, Cucun Ahmad Syamsurijal Minta Pesantren Adaptif terhadap Teknologi

Gara-Gara Daun Bawang, David Beckham Mendadak ‘Direkrut’ Kementerian Pertanian RI, Kok Bisa?

Terpopuler
  • Link Video Cut Salwa Viral di TikTok dan X, Ini Fakta Sebenarnya yang Mengejutkan
  • Link Video Cut Salwa Viral ‘No Sensor’, Warganet Diminta Jangan Asal Klik!
  • Link Asli Video Cut Salwa di Hotel Diburu Warganet, Apa Isinya?
  • Antisipasi Demo Mahasiswa Memanas, 2.300 Personel Gabungan TNI-Polri Jaga Ketat Kota Bandung
  • Hilang 3 Tahun, Wanita Bandung Ditemukan dengan Wajah Hancur! Diduga Disekap Kekasih Sendiri
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.