Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Siaran Langsung TVRI Laga Penentu Nasib Argentina, Inggris, dan Portugal

Minggu, 28 Juni 2026 01:00 WIB

Proyek Rahasia Skuad Garuda: John Herdman Kantongi 16 Nama Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia

Sabtu, 27 Juni 2026 21:53 WIB

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Sabtu, 27 Juni 2026 21:38 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini: Siaran Langsung TVRI Laga Penentu Nasib Argentina, Inggris, dan Portugal
  • Proyek Rahasia Skuad Garuda: John Herdman Kantongi 16 Nama Pemain Diaspora Baru untuk Timnas Indonesia
  • Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius
  • Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis
  • Siap-siap Begadang! Ini Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia Minggu 28 Juni 2026 di TVRI
  • Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha
  • Vivo X Fold 6 Bawa Baterai Badak dan Kamera 200 MP, Simak Spesifikasi dan Harganya
  • Nestapa Wakil Timur Tengah di Piala Dunia 2026: Gagal Total di Fase Grup, Jadi Bulan-bulanan Netizen Asia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 28 Juni 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Detik-detik Mencekam Saat Topan Fung-Wong Mengamuk di Filipina, Ombak Capai 3 Meter

By Aga GustianaSelasa, 11 November 2025 15:23 WIB2 Mins Read
Filipina diterjang Topang Fung-Wong. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Topan kuat Fung-Wong menghantam wilayah timur laut Filipina pada Minggu malam (9 November 2025), membawa angin kencang, hujan lebat, dan ancaman banjir besar di Pulau Luzon saat badai bergerak ke arah barat.

Menurut keterangan Badan Meteorologi, Geofisika, dan Astronomi Filipina (PAGASA), badai tersebut mendarat di Dinalungan, Provinsi Aurora sekitar pukul 21.10 waktu setempat, kemudian melintas menuju Kasibu, Nueva Vizcaya dua jam berikutnya. Curah hujan di sejumlah daerah diperkirakan menembus 200 milimeter, menimbulkan risiko tanah longsor, banjir besar, dan pemadaman listrik akibat terpaan angin.

Topan yang di Filipina dikenal dengan nama lokal Uwan itu membawa kecepatan angin maksimum 185 km/jam dan embusan hingga 230 km/jam, sehingga dikategorikan sebagai badai Kelas 3 pada skala Saffir–Simpson. Hingga kini, dua korban jiwa dilaporkan meninggal dunia, sementara lebih dari satu juta penduduk telah mengungsi sebelum badai mencapai daratan.

Presiden Ferdinand Marcos Jr. memerintahkan penghentian sementara aktivitas pemerintahan di Metro Manila dan wilayah sekitarnya pada hari Senin, serta menunda kegiatan belajar-mengajar hingga Selasa (11 November). Pemerintah juga memberikan keleluasaan kepada sektor swasta untuk menyesuaikan operasional masing-masing.

Baca Juga:  Waspada Cuaca Ekstrem! Angin Kencang Diprediksi Landa Indonesia 5 Hari ke Depan

Wakil Administrator Pertahanan Sipil Bernardo Rafaelito Alejandro menyebut sekitar 1,18 juta warga telah dievakuasi secara preventif. Ia menambahkan, seorang warga di Viga, Catanduanes tewas akibat banjir bandang, sementara di Catbalogan, Samar, seorang perempuan berusia 64 tahun dilaporkan meninggal setelah terjatuh dari jembatan darurat dan terseret arus kuat.

Baca Juga:  Kiper Persib Kaget dengan Timnas Indonesia: Saya hanya Bisa Melihat Mereka dari Belanda

PAGASA juga memperingatkan potensi gelombang badai setinggi lebih dari tiga meter yang dapat mengancam daerah pesisir dalam dua hari ke depan.

Menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan AS (JTWC), Fung-Wong diprediksi bergerak kembali ke Samudra Pasifik pada Senin sebelum berbelok ke utara dan melemah ketika mendekati Taiwan pada akhir pekan mendatang.

Badai ini menjadi topan mematikan kedua dalam sepekan setelah Kalmaegi yang menewaskan lebih dari 200 orang di Filipina bagian tengah. Serangkaian badai besar tersebut kembali memicu kritik publik terhadap dugaan korupsi dalam proyek pengendalian banjir bernilai miliaran peso.

Baca Juga:  Angin Kencang Terjang Jawa Barat, BMKG Jelaskan Penyebabnya

Sementara itu, Badan Meteorologi Jepang juga mengingatkan bahwa hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi masih mungkin terjadi di wilayah yang tidak langsung terdampak.

“Ketika ombak semakin kuat, banyak rumah ringan warga mulai roboh. Perabotan mereka hanyut terbawa arus,” ujar Anggota Kongres Jose Teves kepada stasiun radio DZRH.

Hampir 400 penerbangan domestik terpaksa dibatalkan, sementara acara publik, termasuk misa gereja dan pertandingan olahraga di Manila, ikut dihentikan.

Setiap tahun, sekitar 20 badai tropis melintasi Filipina, menjadikannya salah satu negara paling rentan terhadap bencana alam di dunia

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

angin kencang Badai Tropis Banjir Besar evakuasi Filipina Luzon Topan Fung-Wong
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan El Nino, Studi Ungkap Biang Kerok Utama yang Bikin Eropa Membara hingga 44 Derajat Celsius

Ilustrasi gempa

Dua Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Alarm Bahaya ‘The Big One’ di San Andreas Kini Berstatus Kritis

Blunder Fatal? Niat Membantah, Anggota Dewan Malah Akui Bentak Dokter Icha

Mau Jaga Toko atau Ikut Perang? Tragedi Latihan Militer Koperasi Desa, 5 Nyawa Jadi Korban!

Gunakan Besi hingga Rokok, Taufik Hidayat Lampiaskan Amarah ke YTR Gegara Cemburu dan Stres Kerja

Lari ke Berbagai Daerah demi Kelabuhi Petugas, Taufik Hidayat Sempat Menggelandang dan Tidur di SPBU

Terpopuler
  • Viral Handuk Putih Anak vs Ibu, Warganet Berburu Link Asli! Ternyata Isinya Bikin Kaget
  • Viral! Video ‘Handuk Putih Ibu dan Anak’ Bikin Netizen Penasaran, Ini Faktanya
  • Cut Salwa Jadi Trending Topic, Benarkah Ada Video 10 Menit? Ini Fakta yang Terungkap
  • Jangan Klik Link Ini! Tren Viral TikTok ‘Handuk Putih’ Picu Ancaman Phishing Serius
  • Api Mendadak Berkobar di RM Tamagochi Bandung, Diduga Berawal dari Meja Konsumen
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.