Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Dapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game, tukarkan poin dengan uang cash.

Peluang Emas Hari Ini: Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp150.000 Lewat Fitur Resmi Terbaru

Selasa, 15 September 2026 06:00 WIB

Dafa Al Gasemi Tinggalkan Dewa United, Persikad Depok Jadi Pelabuhan Baru

Selasa, 15 September 2026 05:00 WIB

Tak Cuma untuk Sarapan, 3 Bubur Ayam Bandung Ini Cocok Diburu Tengah Malam

Selasa, 15 September 2026 04:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Peluang Emas Hari Ini: Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp150.000 Lewat Fitur Resmi Terbaru
  • Dafa Al Gasemi Tinggalkan Dewa United, Persikad Depok Jadi Pelabuhan Baru
  • Tak Cuma untuk Sarapan, 3 Bubur Ayam Bandung Ini Cocok Diburu Tengah Malam
  • Angkot Masuk Bandara Husein Sastranegara? Ini Rute yang Disiapkan
  • Klaim Sekarang! Daftar Kode Redeem FF 15 September 2026 untuk Dapatkan Hadiah Eksklusif Gratis
  • Panduan Liburan ke Bandung: 14 Tempat Wisata Paling Populer dengan Panorama Alam Memukau
  • Telepon Masuk Bikin Rapat Mendadak Diskors, Purbaya Tak Lama Kemudian Dicopot dari Menkeu
  • Punclut Bandung Kebakaran! Asap Membubung ke Arah Permukiman Warga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 15 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Di Akhir Masa Jabatan Ridwan Kamil, Energi Terbarukan Jabar Ungguli Nasional

By Fahlevi MercedesKamis, 31 Agustus 2023 21:46 WIB2 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ekonomi hijau terus digalakan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil selama masa kepemimpinannya. Bahkan urusan bauran pembangkit energi terbarukan tak luput dari perhatian.

Di hadapan ratusan tamu undangan pada acara GASPOL Transisi Energi Daerah Penghasil Migas, Ridwan Kamil mengungkap berbagai capaian pembangunan energi terbarukan di Jabar dalam kurun 5 tahun.

Menurutnya, kualitas udara bagaimana pun salah satunya bergantung pada mobilitas manusia. Sedangkan saat ini, mobilitas penduduk sangat padat tampak dari kendaraan lalu lalang di jalanan.

“Jadi kurangi mobilitas, walaupun harus mobilitas bisa gak ganti ke listrik, atau shifting ke public transport. Nah ini masih susah,” kata Kang Emil, sapaannya di Hotel Pullman Bandung, Kamis (31/8/2023).

Baca Juga:  Pemprov Jabar Bakal Sanksi Caleg ASN dan BUMD Bila Tidak Mundur dari Jabatan

Orang nomor satu di Jabar yang akan segera mengakhiri masa jabatannya mengungkapkan, transportasi publik sulit untuk diwujudkan lantaran biaya pembangunannya sangat mahal. Begitu juga dengan Jabar, urusan membangun transportasi publik menyeluruh angkat tangan.

“Kami di daerah gak sanggup. Jakarta aja, untuk 10 juta (penduduk), APBD Rp80 triliun, terkaya se-Indonesia, setengah MRT aja dibayarin APBN. Itu Jakarta,” ungkap Kang Emil.

Bicara pembangkit listrik, lanjut Kang Emil, kebanyakan di negeri ini masih menggunakan batu bara. Alasannya tak lain karena biayanya yang murah.

“Padahal Allah sudah memberikan kekayaan yang namanya panas matahari terik tropis, air-air yang mengalir, panas bumi, karena banyak gunung berapinya di Indonesia. Angin, kalau dihitung secara matematis menghasilkan 400 giga watt,” beber Kang Emil.

Baca Juga:  Pj Gubernur Jabar Lepas 14 PMI Terlatih Pengelasan ke Korea Selatan

Mantan Wali Kota Bandung ini menyebut, 300 juta penduduk Indonesia hanya perlu mengkonsumsi separuhnya alias 200 giga watt. Olah karenanya, Indonesia dikatakan sebagai negara yang surplus energi.

“Kenapa masih tersendat-sendat. This is political will, bukan theoritical will. Jawa Barat sudah paling keren,” ujarnya.

“Energi terbarukan kami yang menjadi sumber listrik sudah mendekati 30 persen, lumayan. Sementara Indonesia masih 11 persen. Nasional,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pesan Ridwan Kamil, Pemimpin Harus Niat Semata-mata Ibadah

Kang Emil menyontohkan, salah satu energi terbarukan di Jawa Barat adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung atau Kebun Matahari di Waduk Cirata. Nilai investasinya triliunan.

“Kenapa di atas air supaya tanahnya bisa buat pertanian. Jadi mikroorganisme tetap hidup. Atasnya jadi ada manfaat,” ucapnya.

Untuk mempromosikan energi terbarukan, Kang Emil mengaku sudah sejak 4 tahun silam memakai kendaraan listrik. Padahal saat itu belum ada pejabat yang menggunakan kendaraan listrik.

“Pejabat pertama yang pakai mobil listrik ini saya. Zaman masih Hyundai aja, belum ada yang lain. Termasuk vorijder saya mobil listrik,” ungkapnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Featured Jabar ridwan kamil
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Angkot Masuk Bandara Husein Sastranegara? Ini Rute yang Disiapkan

Telepon Masuk Bikin Rapat Mendadak Diskors, Purbaya Tak Lama Kemudian Dicopot dari Menkeu

Punclut Bandung Kebakaran! Asap Membubung ke Arah Permukiman Warga

Bikin Jalan Bandung Menyempit, Pembangunan Halte BRT Cicadas Ditarget Rampung 2 Minggu

Resmi Jabat Menkeu, Suahasil Nazara Singgung Peluang Tinjau Ulang Kebijakan Mutasi Purbaya Yudhi Sadewa

Purbaya Diganti! Suahasil Nazara Kini Pegang Kursi Menteri Keuangan

Terpopuler
  • Aksi Sosial PT MBK Ventura di Purwakarta: Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Donor Darah untuk Warga
  • Link Full 7 Menit Kasir Indomaret Coolmax Viral, Benarkah Ada Video Utuh?
  • Gemuruh GBLA Bikin Merinding, Balsa Sekulic Terpukau oleh Militansi Bobotoh Persib
  • Semarak HUT TNI ke-81, Ribuan Peserta Siap Ikuti Fun Run di Cimahi
  • Uang Mertua Rp17 Miliar Raib, Shabrina Adfi Buka Suara Soal Kejahatan Perbankan di BTN
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.