Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok, Netizen Buru Link Part 2 di Kebun Sawit dan Dapur

Selasa, 17 Maret 2026 01:00 WIB
Viral video ukhti mukena pink.

Apa Sebenarnya Isi Video Mukena Pink No Sensor? Fenomena Viral Ini Bikin Internet Heboh

Senin, 16 Maret 2026 20:34 WIB

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Senin, 16 Maret 2026 20:22 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Video Ibu Tiri vs Anak Tiri Viral di TikTok, Netizen Buru Link Part 2 di Kebun Sawit dan Dapur
  • Apa Sebenarnya Isi Video Mukena Pink No Sensor? Fenomena Viral Ini Bikin Internet Heboh
  • Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu
  • Jagat Maya Geger! Video Kebaya Hitam Viral di TikTok, Netizen Buru Versi Tanpa Sensor
  • Siskaeee Sentil Polisi: Kasus Gue Cepat Banget, Giliran Penyiram Air Keras Kok Belum Ketangkap?
  • Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya
  • Link Video 17 Menit ‘Ojol Bali’ Buruan Netizen, Ternyata Begini Kronologi di Balik Rekaman Viral Tersebut!
  • Video VCS 21 Detik Mirip Maureen Worth Bareng Pria Dewasa Tersebar, Link Diburu Netizen
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 17 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dinilai Ugal-ugalan, Dedi Mulyadi Soroti Ketimpangan Dana Hibah di Jabar

By SusanaSelasa, 21 Januari 2025 16:35 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat terpilih periode 2025-2030, Dedi Mulyadi, mengungkapkan keprihatinannya terkait ketimpangan dalam distribusi dana hibah di Jabar.

Dedi mengungkapkan bahwa ada lembaga yang menerima dana hibah hingga 50 miliar rupiah setiap tahunnya selama dua tahun berturut-turut.

Menurutnya, hal ini menunjukkan adanya ketimpangan, di mana ada lembaga yang sangat besar alokasi anggarannya, sementara lembaga lain yang seharusnya bekerja dengan optimal justru mendapat anggaran yang terbatas.

Mantan Bupati Purwakarta dua periode itu pun memberikan contoh, seperti Kasatpol PP yang menerima hibah jauh lebih kecil, hanya sekitar Rp500 juta per tahun, dibandingkan dengan lembaga yang menerima dana hibah hingga miliaran rupiah.

Baca Juga:  Deklarasi B4L4DEW4 Istimewa Dukung Dedi-Erwan, Optimis Raih 70 Persen Suara di Pilgub Jabar

“Dana hibah pernah mencapai angka satu triliun, dan anggaran tertinggi pernah mencapai tiga triliun rupiah. Namun sekarang, ada keanehan yang saya dengar mengenai verifikasi dan pencairan dana hibah,” ungkap KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Selasa (21/1/2025).

KDM menekankan bahwa dirinya membaca adanya ketimpangan dalam proses pencairan dana hibah tersebut, di mana ada lembaga-lembaga resmi seperti OPD pemerintah yang seharusnya mendapatkan dukungan lebih besar, namun justru menerima anggaran yang sangat minim.

Baca Juga:  Tak Ingin Mubazir, Dedi Mulyadi Ingin Satu Produk Digital untuk Semua Layanan Publik

“Saya baca terjadi ketimpangan pada lembaga-lembaga resmi OPD pemerintah yang bekerja, pada satu sisi ada yang sangat jubel anggarannya, satu sisi lembaga yang bekerja ini ada yang minim tadi kaya Satpol PP 500 juta setahun, ,” ungkapnya.

Baca Juga:  Larangan Study Tour Tuai Protes Siswa, Dedi Mulyadi Tegaskan Hal Ini

KDM berharap ke depan, distribusi dana hibah di Jabar lebih transparan dan tepat sasaran, serta bisa membantu meningkatkan kinerja dan kualitas layanan dari lembaga-lembaga pemerintah daerah.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

dana hibah Dedi Mulyadi Jabar KDM
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Masalah Uang! Alasan Tegas Sahrial Tolak Hadiah di Bandara Kualanamu

Detik-detik Kios Pasar Soreang Ambruk, Pedagang Sebut Sudah Retak Sebelumnya

Jangan Salah Waktu! Ini Jadwal Adzan Magrib Bandung 16 Maret 2026

Update Kasus Fitnah via WhatsApp: Polisi Periksa Oknum Pengurus Gereja di Bandung

kekerasan

Pura-pura Obati Nenek, Oknum Guru Ngaji di Garut Malah Cabuli Cucu Saat Warga Tarawih

Tragedi di Pasar Soreang! Atap Blok 3 Runtuh Timpa Kios, Satu Orang Tewas

Terpopuler
  • Viral Video Kebun Sawit Ibu Tiri vs Anak Tiri, Apa Isinya? Hati-hati Jebakan Batman!
  • Video Aksi Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit Viral, Link Diburu Netizen
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.