Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 18:35 WIB
Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Sabtu, 28 Maret 2026 15:49 WIB
Pemain Persib, Andrew Jung.

Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor

Sabtu, 28 Maret 2026 15:43 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Haru! Momen Relawan Jadi ‘Mata’ Bagi Anak Difabel di Laga Timnas Indonesia
  • Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran
  • Gelar Juara Jadi Harga Mati, Bomber Persib Andrew Jung Tak Ambisi Kejar Top Skor
  • Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi
  • Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga
  • Dulu Peluk Boneka Sendirian, Sekarang Punch Berani Pasang Badan untuk Sang ‘Pacar’ Momo-Chan
  • Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit
  • Update Ranking FIFA: Indonesia Meroket ke Posisi 120, Malaysia Terjun Bebas Usai Skandal Pemain Naturalisasi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 28 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dinkes Sebut 10 Kasus Positif Covid-19 Tercatat di Kota Sukabumi

By Putri Mutia RahmanSabtu, 30 Desember 2023 11:26 WIB2 Mins Read
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Pixabay).
ADVERTISEMENT

bukamata.id- Dinas Kesehatan Kota Sukabumi mencatat penambahan kasus COVID-19 terjadi di bulan Desember 2023. Sebanyak 10 warga dinyatakan positif COVID-19 per Jumat (29/12/2023).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Wita Darmawanti mengatakan, secara total ada 124 warga positif COVID-19, 118 di antaranya sembuh dan 6 orang masih isolasi mandiri.

“Iya saat ini masih landai tapi tetap ada penambahan. Sebelum-sebelumnya 114 itu terakhir di bulan Mei 2023, baru ada kenaikan kasus lagi di tanggal 15 Desember 2023 sampai sekarang,” kata Wita dikutip dari detik Jabar pada Sabtu (30/12).

Dia mengatakan, warga yang terpapar COVID-19 ini memiliki riwayat perjalanan dari Jepang dan Bali. Mereka mengalami gejala COVID-19 seperti flu, batuk hingga sesak nafas.

“Kalau yang awal kita temukan perjalanan dari Jepang, satu lagi dari Bali. Setelah itu pastinya kemana-mana, mobilitas orang sudah tinggi jadi mungkin sudah tidak bisa lagi tracing darimana, dalam penyelidikan epidemiologinya ya kita kontak eratnya sudah tidak bisa menentukan dari perjalanan mana yang terakhir,” ujarnya.

Lebih lanjut¸ pasien pertama kali terdeteksi saat melakukan pengobatan di rumah sakit dengan keluhan gejala flu berat. Satu orang sempat diisolasi di RSUD Syamsudin SH dan kini sudah dinyatakan sembuh.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Perketat Kembali Protokol Kesehatan Usai Kenaikan Angka Covid 19

“Akhirnya ketika dicoba di PCR sesuai dengan sop COVID-19 ya ternyata memang positif. Kalau yang pertama, dia (isolasi) di rumah sakit karena gejalanya agak lumayan berat dan sesak, tapi sekarang sudah sembuh,” lanjutnya.

Wita mengimbau masyarakat tetap menjaga kesehatan dengan tetap memakai masker saat bepergian.

“Pakai masker dianjurkan ketika kita keluar dan berinteraksi banyak orang. Kemudian dengan kondisi sekarang, orang batuk, pilek, cepat tertular. Apapun penyakitnya sekarang bukan sesuatu yang baru. Kalau mau menggunakan masker ya gunakan masker, apalagi yang punya penyakit komorbid (penyakit bawaan) dianjurkan untuk pakai masker,” tutupnya.

Baca Juga:  Monumen Pahlawan COVID-19, Mengukir Ketangguhan dan Solidaritas Bandung

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Covid-19 Dinkes Sukabumi Kota Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Donald Trump

Bukan Selat Hormuz, Donald Trump Kini Beri Nama Baru ‘Selat Trump’ di Tengah Konflik Iran

Viral Pemuda di Ciamis Ngamuk Rusak Mobil Pemudik, Akhirnya Minta Maaf dan Ganti Rugi

Diterjang Angin Kencang, Reklame Raksasa di Buah Batu Bandung Roboh Timpa Mobil dan Pos Jaga

Alarm Bahaya di Jalan Raya Indonesia: Satu Nyawa Melayang Tiap 20 Menit

Sempat Ingin Polisikan Netizen, Hendrik Irawan Kini Pasrah Dapurnya Disegel Buntut Joget Nyeleneh

Kejutan Panglima! Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Prajurit TNI Penghafal Al-Qur’an

Terpopuler
  • Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.
    Netizen Penasaran! Video Viral Kebun Sawit Ini Bisa Mengandung Risiko Digital
  • Link Video Ojol vs Bule 17 Menit Viral, Ternyata Settingan WNA di Bali demi Konten
  • Video Viral Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit: Dari TikTok Hingga Ancaman Pidana UU ITE
  • Viral di TikTok! Kronologi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit
  • Heboh! Link Telegram Video ‘Ibu Tiri vs Anak Tiri’ di Kebun Sawit Ramai Diburu, Ini Fakta Sebenarnya
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.