Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Rabu, 18 Maret 2026 21:45 WIB
Skuad Persib Bandung 2025/2026.

Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara

Rabu, 18 Maret 2026 21:00 WIB
Viral video part 2 ibu tiri vs anak tiri.

Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari

Rabu, 18 Maret 2026 20:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet
  • Sembilan Laga Penentu, Persib Tak Boleh Lengah Demi Gelar Juara
  • Video Pendek Ibu Tiri dan Anak Tiri Bikin Media Sosial Panas, Link Telegram Dicari
  • Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final
  • Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis
  • Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah
  • Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya
  • H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 18 Maret 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Disdik Jabar Izinkan Sekolah dengan Rombel 50 Siswa Belajar di Luar Kelas, Ini Syaratnya

By SusanaSelasa, 5 Agustus 2025 16:00 WIB3 Mins Read
Siswa sekolah. (Foto: Ilustrasi/Freepik)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberi kelonggaran bagi sekolah jenjang SMA/SMK yang mengalami kelebihan siswa dalam satu rombongan belajar (rombel). Sekolah diperbolehkan menggelar kegiatan belajar mengajar di luar kelas apabila jumlah siswa mencapai 40 hingga 50 orang per kelas.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jabar, Purwanto, mengungkapkan banyak keluhan datang dari siswa yang belajar di ruang kelas dengan jumlah murid melebihi kapasitas ideal. Hal ini membuat suasana kelas terasa sesak dan panas, sehingga mengganggu kenyamanan belajar.

“Penambahan rombel memang sering menimbulkan kendala karena ruang kelas menjadi terlalu sempit. Padahal, model pembelajaran seharusnya bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan konsep outing class atau belajar di luar ruangan,” ujar Purwanto di Bandung, Selasa (5/8/2025).

Belajar di Luar Kelas Jadi Solusi Inovatif

Baca Juga:  Server PPDB Jabar Down, Sekda Herman Minta Operator Sekolah Bantu Para Pendaftar

Disdik Jabar tak melarang sekolah menggelar proses belajar mengajar di luar kelas. Namun, kegiatan tersebut harus tetap sesuai dengan materi pelajaran yang diajarkan.

“Anak-anak bisa belajar di luar kelas, itu yang seharusnya diterapkan oleh para guru. Selama ini banyak sekolah masih terpaku bahwa belajar harus di dalam ruangan, padahal pembelajaran modern tidak terbatas tempat,” jelasnya.

Purwanto mencontohkan mata pelajaran biologi yang ideal diterapkan di luar kelas, seperti dengan mengenalkan langsung jenis-jenis tumbuhan atau makhluk hidup. Hal ini akan membuat pembelajaran lebih kontekstual dan menarik.

Baca Juga:  Pemprov Jabar Siap Hadapi Gugatan di PTUN, Yakin Menang Demi Anak Bangsa

Disdik Dorong Guru Lakukan Variasi Metode Pembelajaran

Purwanto menegaskan bahwa SMA dan SMK di Jawa Barat perlu mengadopsi pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel dan variatif. Guru didorong untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, khususnya saat siswa mulai merasa jenuh atau kepanasan di dalam kelas.

“Kalau siswa sudah mulai merasa boring, atau kondisi ruangannya terlalu panas, maka variasi pembelajaran harus diterapkan. Guru perlu kreatif melakukan rekayasa pembelajaran agar proses belajar tetap berjalan optimal,” katanya.

Pemprov Jabar Pasang AC di 397 Ruang Kelas Padat

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga tengah mengupayakan pemasangan pendingin ruangan (AC) di sekolah-sekolah yang mengalami penambahan rombel. Hingga kini, AC telah dipasang di 397 ruang kelas yang dianggap darurat dan membutuhkan penanganan segera.

Baca Juga:  Publik Kena Prank! Anggaran Beasiswa Anak Miskin Jabar Ternyata Kosong di APBD Murni 2026

“Kami sudah pasang AC di 397 kelas, terutama di sekolah-sekolah yang sangat membutuhkan. Tentu pemasangan ini akan terus dilanjutkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” terang Purwanto.

Sekolah di Depok dan Bandung Jadi Prioritas

Menurut Purwanto, pemasangan AC terbanyak saat ini berada di SMA dan SMK wilayah Kota Depok, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bogor. Wilayah-wilayah ini menjadi prioritas karena rombelnya mencapai 48 hingga 50 siswa per kelas.

“Kelas yang diisi 48 sampai 50 siswa itu sangat padat. Karena itu kami utamakan dua unit AC per kelas untuk sekolah-sekolah tersebut,” tandasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Disdik Jabar pembelajaran fleksibel rombel 50 siswa sekolah belajar di luar kelas
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Inovasi Baru! Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Praktis dan Bebas Ribet

Jadwal Idul Fitri 2026: Muhammadiyah Pastikan 20 Maret, NU Belum Final

Berjalan Kaki Pulang Kampung: Kisah Inspiratif Penjual Cilok dari Bandung ke Ciamis

Salat Id Pindah ke Gedung Sate, Pemprov Jabar Kejar Kekhusyukan Ibadah

Buka Puasa Hari Ini di Bandung? Ini Waktu Maghrib dan Doa Lengkapnya

H-3 Lebaran Membludak! 71 Ribu Kendaraan Serbu Jalur Nagreg

Terpopuler
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Netizen Penasaran! Video Mukena Pink ‘No Sensor’ Viral, Banyak yang Buru Link Aslinya
  • Kronologi dan Isi Video Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit yang Viral
  • Viral video ukhti mukena pink.
    Hati-hati! Link Video Viral Mukena Pink ‘No Sensor’ Bisa Sebarkan Malware
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Waspada Klaim Full Durasi Video Ukhti Mukena Pink ‘No Sensor’, Ini Faktanya
  • Video Viral Ukhti Mukena Pink
    Fenomena Ukhti Mukena Pink Viral di TikTok, Pakar Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Link Video
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.